Panen Sayuran Di Kebun Hatinya PKK, Bupati Sanggau: Menjadi Contoh bagi Masyarakat Bagaimana Manfaatkan Lahan Untuk Dijadikan Sumber Pangan


  • Senin, 5 April 2021
  • 17:29 WIB
  • Panen Sayuran Di Kebun Hatinya PKK, Bupati Sanggau: Menjadi Contoh bagi Masyarakat Bagaimana Manfaatkan Lahan Untuk Dijadikan Sumber Pangan

    Panen Sayuran Di Kebun Hatinya PKK, Bupati Sanggau: Menjadi Contoh bagi Masyarakat Bagaimana Manfaatkan Lahan Untuk Dijadikan Sumber Pangan

    //DISKOMINFO-SGU//

    SANGGAU – Kebun Hatinya Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sanggau di Antong Ngelayan, Komplek Sabang Merah, Kota Sanggau sudah menghasilkan pundi-pundi Rupiah. Berbagai jenis sayuran di lahan seluas 0,8 hektar itu dipasarkan secara online ke konsumen.

    “Disini (Kebun Hatinya PKK) sudah sering panen, cukup menghasilkan dan bisa menjadi pendapatan anak-anak disini,” tutur Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Arita Apolina, S.Pd, M.Si saat mendampingi Bupati Sanggau, Paolus Hadi, S.IP, M.Si memanen sayur-sayuran di Kebun Hatinya PKK, Senin (5/4/2021).

    Ketua TP PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Arita Apolina menyampaikan, hasil penjualan sayuran dari Kebun Hatinya PKK ini menjadi pembangkit semangat bagi anak-anak muda dan kader. Sudah setahun ini, kata Ny. Arita Apolina, tanaman yang dihasilkan dari Kebun Hatinya PKK dipasarkan ke konsumen.

    “Hari ini kita panen jagung dan sayuran hidroponik, ada lobak dan sawi. Biasanya begitu kita panen, dijual langsung habis,” imbuhnya.

    Sementara itu, Bupati Sanggau Paolus Hadi berharap Kebun Hatinya PKK menjadi percontohan bagi masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan sumber pangan.

    “Lahan ini dulunya gersang, tapi diolah sehingga jadi subur. Hari ini kita panen jagung dan sayuran hidroponik. Saya harap masyarakat Sanggau, ayo manfaatkan pekarangan. Kebun Hatinya PKK ini bisa menjadi contoh,” ujar Paolus Hadi.

    Dikatakan, untuk mengelola lahan supaya menjadi sumber pangan seperti yang dilakukan PKK tidak memerlukan biaya besar.

    “Asal mau belajar. Nah, tadi saya memanen bersama petani milenial, anak-anak muda Sanggau. Mereka dari Genre, FAD, Genpi, mereka semuanya terlibat mengolah kebun ini. Kelihatannya (kebun) ini kecil, tapi manfaatnya besar. Kalau mau kaya jangan malu jadi petani,” tegas Bupati Sanggau, Paolus Hadi.




    Like it? Share with your friends!