Polres Sanggau – Forum Koordinasi
Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tayan Hulu bersama pemerintah desa, TNI-Polri,
serta manajemen PT Sasmita Bumi Wijaya (SBW) melakukan pengecekan lapangan dan
rapat koordinasi sebagai tindak lanjut atas dugaan pencemaran Daerah Aliran Sungai
(DAS) Lape di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Senin (3/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk merespons keluhan masyarakat sekaligus
memastikan kondisi di lapangan melalui pemeriksaan yang objektif.
Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Tayan Hulu bersama pemerintah desa, TNI-Polri,
serta manajemen PT Sasmita Bumi Wijaya (SBW) melakukan pengecekan lapangan dan
rapat koordinasi sebagai tindak lanjut atas dugaan pencemaran Daerah Aliran Sungai
(DAS) Lape di Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau, Senin (3/8/2026).
Langkah tersebut dilakukan untuk merespons keluhan masyarakat sekaligus
memastikan kondisi di lapangan melalui pemeriksaan yang objektif.
Kegiatan diawali dengan
peninjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi titik munculnya endapan atau
residu di sekitar aliran pembuangan perusahaan. Pengecekan dilakukan setelah
beredarnya video yang disampaikan Kepala Desa Binjai, Heriyanto, A.Md., terkait
keluhan warga Dusun Hino, Desa Pandan Sembuat dan Dusun Tanjung, Desa Binjai,
mengenai perubahan kondisi air Sungai Lape yang diduga terdampak aktivitas
perusahaan.
peninjauan langsung ke lokasi yang diduga menjadi titik munculnya endapan atau
residu di sekitar aliran pembuangan perusahaan. Pengecekan dilakukan setelah
beredarnya video yang disampaikan Kepala Desa Binjai, Heriyanto, A.Md., terkait
keluhan warga Dusun Hino, Desa Pandan Sembuat dan Dusun Tanjung, Desa Binjai,
mengenai perubahan kondisi air Sungai Lape yang diduga terdampak aktivitas
perusahaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut
Camat Tayan Hulu Laurianus Yoka, S.H., Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna Mauludi,
Danramil Tayan Hulu LETDA Risbendoni Chaniago, Kanit Binmas AIPDA Khon, Kanit
Reskrim AIPDA Herkulanus Suherman, Kanit Intelkam AIPDA Syamsuwir, Kepala Desa
Binjai Heriyanto, A.Md., Mill Manager PT SBW Achmad Dhani, Humas PT SBW Randa,
serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Camat Tayan Hulu Laurianus Yoka, S.H., Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna Mauludi,
Danramil Tayan Hulu LETDA Risbendoni Chaniago, Kanit Binmas AIPDA Khon, Kanit
Reskrim AIPDA Herkulanus Suherman, Kanit Intelkam AIPDA Syamsuwir, Kepala Desa
Binjai Heriyanto, A.Md., Mill Manager PT SBW Achmad Dhani, Humas PT SBW Randa,
serta sejumlah pihak terkait lainnya.
Dalam rapat koordinasi yang
digelar usai peninjauan lapangan, Kepala Desa Binjai menyampaikan aspirasi
masyarakat agar pengelolaan limbah perusahaan terus ditingkatkan sehingga tidak
menimbulkan dampak terhadap lingkungan, khususnya kualitas air Sungai Lape yang
selama ini dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan.
digelar usai peninjauan lapangan, Kepala Desa Binjai menyampaikan aspirasi
masyarakat agar pengelolaan limbah perusahaan terus ditingkatkan sehingga tidak
menimbulkan dampak terhadap lingkungan, khususnya kualitas air Sungai Lape yang
selama ini dimanfaatkan warga untuk berbagai kebutuhan.
Menanggapi hal tersebut, Camat
Tayan Hulu Laurianus Yoka mengimbau agar setiap persoalan yang berkaitan dengan
lingkungan disampaikan melalui mekanisme koordinasi bersama Forkopimcam
sehingga dapat ditangani secara cepat, tepat, dan komprehensif. Menurutnya,
komunikasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan menjadi
kunci dalam menyelesaikan setiap persoalan secara objektif.
Tayan Hulu Laurianus Yoka mengimbau agar setiap persoalan yang berkaitan dengan
lingkungan disampaikan melalui mekanisme koordinasi bersama Forkopimcam
sehingga dapat ditangani secara cepat, tepat, dan komprehensif. Menurutnya,
komunikasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan menjadi
kunci dalam menyelesaikan setiap persoalan secara objektif.
Dari hasil pengecekan awal di
lapangan, tim gabungan menemukan adanya endapan atau residu pada bagian akhir
saluran pembuangan. Untuk memastikan jenis material, sumber, serta kemungkinan
dampaknya terhadap kualitas air, tim mengambil sampel residu yang selanjutnya
akan dikirim ke laboratorium guna dilakukan pengujian secara ilmiah.
lapangan, tim gabungan menemukan adanya endapan atau residu pada bagian akhir
saluran pembuangan. Untuk memastikan jenis material, sumber, serta kemungkinan
dampaknya terhadap kualitas air, tim mengambil sampel residu yang selanjutnya
akan dikirim ke laboratorium guna dilakukan pengujian secara ilmiah.
Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna
Mauludi menegaskan bahwa kepolisian mengedepankan langkah profesional dan
berbasis fakta dalam menangani setiap laporan masyarakat. Menurutnya, seluruh
temuan di lapangan harus didukung hasil pemeriksaan teknis sehingga tidak
menimbulkan kesimpulan yang bersifat prematur.
Mauludi menegaskan bahwa kepolisian mengedepankan langkah profesional dan
berbasis fakta dalam menangani setiap laporan masyarakat. Menurutnya, seluruh
temuan di lapangan harus didukung hasil pemeriksaan teknis sehingga tidak
menimbulkan kesimpulan yang bersifat prematur.
“Polri hadir untuk memastikan
setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara objektif dan transparan. Hasil
pengecekan di lapangan menemukan adanya endapan yang perlu diuji lebih lanjut
di laboratorium. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil
pemeriksaan ilmiah sebelum menarik kesimpulan, sehingga setiap keputusan
nantinya benar-benar didasarkan pada fakta dan data yang dapat
dipertanggungjawabkan,” ujar IPTU Trisna Mauludi, Selasa (4/8).
setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti secara objektif dan transparan. Hasil
pengecekan di lapangan menemukan adanya endapan yang perlu diuji lebih lanjut
di laboratorium. Karena itu, kami mengajak seluruh pihak untuk menunggu hasil
pemeriksaan ilmiah sebelum menarik kesimpulan, sehingga setiap keputusan
nantinya benar-benar didasarkan pada fakta dan data yang dapat
dipertanggungjawabkan,” ujar IPTU Trisna Mauludi, Selasa (4/8).
Kapolsek juga mengajak seluruh
elemen masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak perusahaan untuk terus
membangun komunikasi yang terbuka selama proses pemeriksaan berlangsung.
elemen masyarakat, pemerintah desa, maupun pihak perusahaan untuk terus
membangun komunikasi yang terbuka selama proses pemeriksaan berlangsung.
Ia mengimbau masyarakat agar
tidak mudah terpengaruh ataupun menyebarluaskan informasi yang belum
terverifikasi karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu
situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
tidak mudah terpengaruh ataupun menyebarluaskan informasi yang belum
terverifikasi karena berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan mengganggu
situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.
Sementara itu, pihak manajemen PT
Sasmita Bumi Wijaya menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan standar
operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan limbah dan secara rutin melakukan
pengawasan terhadap sistem pengolahan yang dimiliki.
Sasmita Bumi Wijaya menjelaskan bahwa perusahaan telah menerapkan standar
operasional prosedur (SOP) dalam pengelolaan limbah dan secara rutin melakukan
pengawasan terhadap sistem pengolahan yang dimiliki.
Manajemen juga menegaskan tidak
ditemukan indikasi kebocoran maupun pembuangan limbah secara langsung ke Sungai
Lape, serta menyatakan siap mendukung seluruh proses pemeriksaan yang dilakukan
oleh pemerintah dan instansi terkait.
ditemukan indikasi kebocoran maupun pembuangan limbah secara langsung ke Sungai
Lape, serta menyatakan siap mendukung seluruh proses pemeriksaan yang dilakukan
oleh pemerintah dan instansi terkait.
Forkopimcam Tayan Hulu memastikan
seluruh proses penanganan dugaan pencemaran akan dilakukan secara terbuka,
profesional, dan berdasarkan hasil kajian teknis. Hasil uji laboratorium
terhadap sampel residu akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya,
termasuk apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
seluruh proses penanganan dugaan pencemaran akan dilakukan secara terbuka,
profesional, dan berdasarkan hasil kajian teknis. Hasil uji laboratorium
terhadap sampel residu akan menjadi dasar dalam menentukan langkah selanjutnya,
termasuk apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku.
Melalui sinergi antara
pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan pihak perusahaan, diharapkan
penyelesaian persoalan ini dapat berjalan secara adil, transparan, dan
mengedepankan kepentingan bersama.
pemerintah, aparat keamanan, masyarakat, dan pihak perusahaan, diharapkan
penyelesaian persoalan ini dapat berjalan secara adil, transparan, dan
mengedepankan kepentingan bersama.
Selain
menjaga kelestarian lingkungan hidup, koordinasi lintas sektor tersebut juga
menjadi upaya mempertahankan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta
meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penanganan setiap pengaduan
secara profesional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
menjaga kelestarian lingkungan hidup, koordinasi lintas sektor tersebut juga
menjadi upaya mempertahankan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, serta
meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses penanganan setiap pengaduan
secara profesional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
