Polres Sanggau – Setelah dilakukan pencarian sejak dilaporkan hilang
sehari sebelumnya, tim gabungan akhirnya menemukan jenazah seorang perempuan
yang diduga tenggelam di perairan Sungai Kapuas, Dusun Meliau Hilir, Desa
Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Korban ditemukan pada Senin
(13/7/2026) sekitar pukul 16.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
sehari sebelumnya, tim gabungan akhirnya menemukan jenazah seorang perempuan
yang diduga tenggelam di perairan Sungai Kapuas, Dusun Meliau Hilir, Desa
Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau. Korban ditemukan pada Senin
(13/7/2026) sekitar pukul 16.05 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial LN (25), seorang ibu rumah tangga yang
merupakan warga Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau.
Sebelumnya, pada Minggu (12/7/2026) sore, korban dilaporkan diduga tenggelam
setelah terjatuh ke Sungai Kapuas saat berada di area belakang rumahnya.
merupakan warga Dusun Meliau Hilir, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau.
Sebelumnya, pada Minggu (12/7/2026) sore, korban dilaporkan diduga tenggelam
setelah terjatuh ke Sungai Kapuas saat berada di area belakang rumahnya.
Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh sejumlah anak-anak yang
sedang mandi di Sungai Kapuas. Mereka melihat sesosok tubuh mengapung di aliran
sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi awal korban diduga tenggelam.
sedang mandi di Sungai Kapuas. Mereka melihat sesosok tubuh mengapung di aliran
sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi awal korban diduga tenggelam.
Mengetahui adanya penemuan tersebut, warga segera melaporkan kepada
personel Polsek Meliau dan tim Basarnas Pontianak yang sejak sehari sebelumnya
melakukan upaya pencarian bersama unsur terkait dan masyarakat setempat.
personel Polsek Meliau dan tim Basarnas Pontianak yang sejak sehari sebelumnya
melakukan upaya pencarian bersama unsur terkait dan masyarakat setempat.
Menerima informasi tersebut, personel Polsek Meliau bersama Basarnas
Pontianak segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Dengan tetap
mengedepankan prosedur keselamatan dan penanganan korban, jenazah kemudian
dievakuasi dari perairan Sungai Kapuas dan dibawa ke rumah duka untuk proses
selanjutnya.
Pontianak segera menuju lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Dengan tetap
mengedepankan prosedur keselamatan dan penanganan korban, jenazah kemudian
dievakuasi dari perairan Sungai Kapuas dan dibawa ke rumah duka untuk proses
selanjutnya.
Setelah proses evakuasi selesai, tim medis melakukan pemeriksaan luar
terhadap jenazah korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya
tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
terhadap jenazah korban. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan adanya
tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Tim medis menyimpulkan bahwa penyebab meninggalnya korban diduga akibat
gagal bernapas atau kekurangan oksigen (asfiksia) yang terjadi saat korban
tenggelam di sungai. Temuan tersebut sejalan dengan hasil penyelidikan awal
yang dilakukan oleh aparat kepolisian di lokasi kejadian.
gagal bernapas atau kekurangan oksigen (asfiksia) yang terjadi saat korban
tenggelam di sungai. Temuan tersebut sejalan dengan hasil penyelidikan awal
yang dilakukan oleh aparat kepolisian di lokasi kejadian.
Hasil pengumpulan bahan keterangan dari pihak keluarga juga mengungkap
bahwa korban memiliki riwayat penyakit kejang atau epilepsi. Informasi tersebut
sebelumnya juga telah diperoleh petugas saat melakukan penyelidikan pada hari
pertama setelah laporan diterima.
bahwa korban memiliki riwayat penyakit kejang atau epilepsi. Informasi tersebut
sebelumnya juga telah diperoleh petugas saat melakukan penyelidikan pada hari
pertama setelah laporan diterima.
Dalam keterangannya kepada petugas, pihak keluarga menyatakan menerima
kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga menegaskan tidak menyalahkan maupun
menuntut pihak mana pun atas peristiwa yang menimpa korban.
kejadian tersebut sebagai musibah. Keluarga menegaskan tidak menyalahkan maupun
menuntut pihak mana pun atas peristiwa yang menimpa korban.
Selain itu, keluarga juga menyampaikan penolakan untuk dilakukan autopsi
terhadap jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi
yang dibuat sesuai prosedur dan disaksikan oleh pihak terkait sebagai bagian
dari administrasi penanganan perkara.
terhadap jenazah. Penolakan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan resmi
yang dibuat sesuai prosedur dan disaksikan oleh pihak terkait sebagai bagian
dari administrasi penanganan perkara.
Kapolsek Meliau Iptu Supar menyampaikan bahwa seluruh rangkaian
penanganan dilakukan secara profesional, mulai dari menerima laporan
masyarakat, melakukan pencarian bersama Basarnas Pontianak, mengumpulkan
keterangan para saksi, hingga proses identifikasi dan evakuasi korban.
penanganan dilakukan secara profesional, mulai dari menerima laporan
masyarakat, melakukan pencarian bersama Basarnas Pontianak, mengumpulkan
keterangan para saksi, hingga proses identifikasi dan evakuasi korban.
“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga
korban. Sejak menerima laporan, personel Polsek Meliau bersama Basarnas dan
masyarakat bergerak cepat melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,
sementara keluarga telah menyatakan bahwa kejadian ini merupakan musibah dan
menolak dilakukan autopsi. Seluruh proses penanganan kami laksanakan sesuai
prosedur yang berlaku,” ujar Kapolsek Meliau.
korban. Sejak menerima laporan, personel Polsek Meliau bersama Basarnas dan
masyarakat bergerak cepat melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,
sementara keluarga telah menyatakan bahwa kejadian ini merupakan musibah dan
menolak dilakukan autopsi. Seluruh proses penanganan kami laksanakan sesuai
prosedur yang berlaku,” ujar Kapolsek Meliau.
Iptu Supar juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat
beraktivitas di sekitar Sungai Kapuas, terutama pada lokasi yang memiliki arus
deras. Pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya yang memiliki riwayat
penyakit tertentu, dinilai sangat penting guna mencegah terulangnya peristiwa
serupa.
beraktivitas di sekitar Sungai Kapuas, terutama pada lokasi yang memiliki arus
deras. Pengawasan terhadap anggota keluarga, khususnya yang memiliki riwayat
penyakit tertentu, dinilai sangat penting guna mencegah terulangnya peristiwa
serupa.
Rencananya, jenazah LN akan dimakamkan pada hari yang sama di Tempat
Pemakaman Muslim Dusun Sungai Rambai, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan bersama keluarga, kerabat, dan masyarakat
setempat.
Pemakaman Muslim Dusun Sungai Rambai, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau.
Prosesi pemakaman akan dilaksanakan bersama keluarga, kerabat, dan masyarakat
setempat.
Dengan ditemukannya korban,
rangkaian pencarian resmi dinyatakan selesai. Polsek Meliau menyampaikan
apresiasi kepada Basarnas Pontianak, pemerintah setempat, para relawan, dan
masyarakat yang telah bersinergi dalam proses pencarian serta penanganan kejadian
hingga berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
rangkaian pencarian resmi dinyatakan selesai. Polsek Meliau menyampaikan
apresiasi kepada Basarnas Pontianak, pemerintah setempat, para relawan, dan
masyarakat yang telah bersinergi dalam proses pencarian serta penanganan kejadian
hingga berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
