Polres Sanggau – Semangat kompetisi dan sportivitas mewarnai pelaksanaan
Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Cup yang digelar Polres Sanggau dalam
rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026. Kegiatan tersebut
berlangsung di 180° Coffee & Eatery, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan
Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Sabtu (20/6/2026).

Turnamen yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara
tersebut mendapat antusiasme tinggi dari kalangan generasi muda. Sebanyak 16
tim dari komunitas pemuda dan pelajar di Kabupaten Sanggau turut ambil bagian
untuk memperebutkan Trophy Kapolres Cup dan uang pembinaan dengan total jutaan
rupiah.

Pembukaan kegiatan dilakukan secara resmi oleh Wakapolres Sanggau,
Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., yang hadir mewakili Kapolres Sanggau.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabag Ops Polres Sanggau AKP PSC. Kusuma
Wibawa, S.H., M.A.P., para Pejabat Utama dan perwira Polres Sanggau, personel
Polres Sanggau, Ketua Asosiasi Esport Indonesia (IESPA) Kabupaten Sanggau Youri
Fadilah, serta seluruh peserta turnamen.

Dalam sambutannya, Kompol Radian Andy Pratomo menyampaikan apresiasi
kepada seluruh panitia, komunitas esport, dan peserta yang telah mendukung
terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia juga menyampaikan permohonan maaf dari
Kapolres Sanggau yang berhalangan hadir karena mendapat tugas dan panggilan
kedinasan dari pimpinan di tingkat Polda Kalimantan Barat.

Menurutnya, turnamen tersebut bukan sekadar kompetisi hiburan, melainkan
bagian dari upaya pembinaan dan pencarian talenta muda di bidang olahraga
elektronik yang kini telah berkembang menjadi cabang olahraga resmi dengan
prospek prestasi yang menjanjikan.

“Turnamen ini memiliki jenjang yang berkelanjutan. Tim terbaik dari
Kabupaten Sanggau akan mewakili daerah untuk bertanding di tingkat Provinsi
pada ajang Kapolda Cup. Selanjutnya, para juara berkesempatan melaju hingga
tingkat nasional dalam Kapolri Cup. Ini merupakan peluang besar bagi
atlet-atlet muda daerah untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Kompol
Radian.

Ia menegaskan bahwa Mobile Legends saat ini bukan lagi dipandang sebagai
permainan biasa, melainkan olahraga elektronik yang membutuhkan strategi,
komunikasi, disiplin, kerja sama tim, serta kemampuan mengambil keputusan
secara cepat dan tepat dalam setiap pertandingan.

Lebih jauh, Wakapolres Sangau menjelaskan bahwa kehadiran Polri dalam
kegiatan esport merupakan bagian dari pendekatan pembinaan generasi muda
melalui aktivitas yang positif, produktif, dan kompetitif. Menurutnya,
komunitas esport dapat menjadi wadah yang efektif untuk mengembangkan
kreativitas sekaligus membangun karakter generasi muda.
“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin merangkul para pemuda agar
memiliki ruang berkegiatan yang positif. Kami berharap esport dapat menjadi
sarana pembinaan yang mampu menjauhkan generasi muda dari berbagai pengaruh
negatif, termasuk maraknya praktik judi online yang saat ini menjadi perhatian
bersama,” katanya.


Kompol Radian juga mengajak para peserta untuk menjadi generasi yang
cerdas dalam memanfaatkan teknologi dan media digital. Ia mengingatkan
pentingnya menjaga etika bermedia sosial serta menghindari berbagai tindakan
yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Kami ingin para pemuda lebih memilih menyalurkan energi dan
kreativitasnya melalui kompetisi yang sehat seperti ini daripada terlibat dalam
aksi negatif. Jadilah pemain yang berprestasi, bijak bermedia sosial, serta
ikut menjaga situasi Kabupaten Sanggau agar tetap aman, damai, dan kondusif,”
pesannya.

Usai memberikan sambutan, Wakapolres Sanggau secara resmi membuka
Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Cup yang ditandai dengan prosesi
pemukulan gong sebagai simbol dimulainya seluruh rangkaian pertandingan.

Pada pelaksanaannya, kompetisi menggunakan sistem gugur atau knockout
sejak babak kualifikasi. Seluruh pertandingan berlangsung dalam satu hari penuh
dengan menghadirkan persaingan yang ketat dan menarik antar tim peserta.

Selain memperebutkan gelar juara, para peserta juga berjuang untuk
mendapatkan kesempatan mewakili Kabupaten Sanggau pada ajang Kapolda Cup yang
dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026 di tingkat Provinsi Kalimantan Barat.

Adapun hadiah yang diperebutkan dalam turnamen tersebut berupa Trophy
Kapolres Cup serta uang pembinaan, yakni Juara I sebesar Rp2 juta, Juara II
sebesar Rp1 juta, dan Juara III sebesar Rp500 ribu.

Setelah melalui serangkaian pertandingan yang kompetitif dan penuh
sportivitas, Tim KIKI dari Kecamatan Kapuas berhasil keluar sebagai Juara I
sekaligus memperoleh tiket untuk mewakili Kabupaten Sanggau pada kompetisi
tingkat Provinsi. Posisi Juara II diraih oleh Tim Bintoro dari Kecamatan
Kapuas, sementara Juara III berhasil diraih oleh Tim Polsek Tayan Hulu.

Melalui penyelenggaraan Turnamen Esport Mobile Legends Kapolres Cup ini,
Polres Sanggau menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan
potensi generasi muda di bidang olahraga elektronik.

Selain menjadi sarana
pencarian bibit atlet esport berbakat, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu
memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menciptakan ruang
kompetisi yang sehat, kreatif, dan berprestasi menuju level yang lebih tinggi.
(Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version