Categories: Antaranews

Tingkat pertumbuhan penduduk di Pontianak menurun



Pontianak (ANTARA) – Laju pertumbuhan penduduk di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) kota itu per tahun 2010 hingga 2020 tercatat sebesar 1,7 persen per tahun atau menurun dibandingkan periode 2000 hingga 2010 yang mencapai 1,94 persen.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak, Multi Juto Bhatarendro di Pontianak, Senin mengatakan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari peran aktif dan dukungan dari stakeholder dan mitra kerja yang mendukung pelaksanaan program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana atau dikenal dengan nama Bangga Kencana.

“Selain upaya pengendalian jumlah penduduk, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga merupakan hal yang mutlak dilakukan untuk Program Bangga Kencana,” ujarnya usai membuka Advokasi Program Bangga Kencana.

Menurut dia, pemerintah bersama masyarakat khususnya stakeholder dan mitra kerja harus bekerja keras untuk memastikan pertumbuhan jumlah penduduk senantiasa seimbang dan menghasilkan keluarga yang berkualitas.

Terkait kualitas sumber daya manusia, saat ini tantangan terbesar berkaitan dengan prevalensi anak stunting. Berdasarkan hasil survei studi status gizi balita Indonesia yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan pada tahun 2021 menunjukkan bahwa prevalensi balita stunting di Kota Pontianak sebesar 24,4 persen.

“Apabila dibandingkan dengan target RPJM Nasional tahun 2024 maka Kota Pontianak masih harus menurunkan 10 persen kasus stunting pada balita dalam kurun waktu dua tahun mendatang,” kata Multi.

Semua itu, lanjutnya, harus dilakukan secara kolaborasi berbagai pihak dan komitmen yang kuat dari semua pihak, tidak hanya dilakukan oleh pemerintah saja, namun membutuhkan keterlibatan semua pihak.

“Termasuk akademisi, media, swasta, lembaga swadaya masyarakat dan mitra pembangunan yang diwadahi dalam District Working Group yang akan dibentuk,” ungkapnya.

District Working Group di Kota Pontianak akan dibentuk dengan tujuan mengadvokasi semua lapisan, baik itu unsur pemerintah maupun masyarakat secara luas untuk mendukung dan mengawal pelaksanaan Program Bangga Kencana.




Bagikan

Berita Terbaru

  • Disporapar

PEMBUKAAN PERAYAAN IMLEK DAN CAP GO MEH 2024 – DISPORAPAR

Sabtu, 24 Februari 2025 PJ Bupati Sanggau, Suherman, SH, MH membuka secara resmi perayaan Imlek dan Cap Go Meh 2024 dengan tema “Mengaribkan Kebhinekaan, Memperkokoh Kerukunan dan Sukacita Dalam Keberagaman”, bertempat di halaman Mall Pelayanan…

6 jam lalu
  • Dislh

Dukung Festival “Cap Go Meh” DLH Sanggau Lakukan Piket Kebersihan – Dinas Lingkungan Hidup

Dalam rangka perayaan Implek 2575 dan Festival Cap Go Meh 2024 di Kota Sanggau, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sanggau melalui Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 melakukan kegiatan piket kebersihan. Festival Cap Go Meh 2024…

10 jam lalu
  • Diskominfo

Perayaan Cap Go Meh ke-20 Kecamatan Tayan Hilir Dihadiri Oleh Penjabat Bupati Sanggau

//Diskominfo Sanggau// SANGGAU, Penjabat Bupati Sanggau, Suherman, S.H., M.H, bersama Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sanggau, Ny. Lusia Suherman, yang juga didampingi oleh Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Dewi Marlina, S.H., M.H, dan Ketua DPRD…

23 jam lalu
  • Radar Kalbar

Polres Sanggau Berikan Tali Asih Kepada Anggota KPPS yang Sakit, Pasca Pungut Hitung Suara

FOTO : PS Kasat Intelkam Polres Sanggau, Iptu Suhartoto saat menyerahkan tali asih kepada salah seorang anggota KPPS yang sakit pasca pemungutan suara (ist)SANGGAU – radarkalbar.comPOLRES Sanggau memberikan tali asih kepada anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan…

24 jam lalu