Polres Sanggau – Polsek
Tayan Hulu, Polres Sanggau, menertibkan puluhan kendaraan yang menggunakan
knalpot brong atau racing di lingkungan sekolah, Senin (10/8/2026). Kegiatan
tersebut menyasar sejumlah sekolah di Kecamatan Tayan Hulu sebagai bagian dari
upaya menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pelajar maupun masyarakat.
Tayan Hulu, Polres Sanggau, menertibkan puluhan kendaraan yang menggunakan
knalpot brong atau racing di lingkungan sekolah, Senin (10/8/2026). Kegiatan
tersebut menyasar sejumlah sekolah di Kecamatan Tayan Hulu sebagai bagian dari
upaya menciptakan ketertiban dan kenyamanan bagi pelajar maupun masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung mulai
sekitar pukul 13.30 WIB hingga selesai itu dipimpin langsung Kapolsek Tayan
Hulu Iptu Trisna Mauludi bersama personel. Penertiban dilakukan sebagai respons
terhadap keresahan masyarakat terkait penggunaan knalpot dengan suara bising
yang dinilai mengganggu ketenteraman lingkungan.
sekitar pukul 13.30 WIB hingga selesai itu dipimpin langsung Kapolsek Tayan
Hulu Iptu Trisna Mauludi bersama personel. Penertiban dilakukan sebagai respons
terhadap keresahan masyarakat terkait penggunaan knalpot dengan suara bising
yang dinilai mengganggu ketenteraman lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas
menyasar SMK Bina Utama Sosok dan SMK PGRI Sosok. Dari hasil pemeriksaan dan
penertiban, sebanyak 23 unit kendaraan diamankan oleh personel Polsek Tayan
Hulu karena menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
menyasar SMK Bina Utama Sosok dan SMK PGRI Sosok. Dari hasil pemeriksaan dan
penertiban, sebanyak 23 unit kendaraan diamankan oleh personel Polsek Tayan
Hulu karena menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan.
Kapolsek Tayan Hulu mengatakan
penertiban tidak semata-mata berorientasi pada tindakan terhadap pelanggaran,
tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya
tertib berlalu lintas. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang
aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
penertiban tidak semata-mata berorientasi pada tindakan terhadap pelanggaran,
tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada para pelajar mengenai pentingnya
tertib berlalu lintas. Menurutnya, lingkungan sekolah harus menjadi ruang yang
aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
“Kami ingin memberikan pemahaman
kepada para pelajar bahwa kendaraan yang digunakan sehari-hari harus memenuhi
ketentuan dan tidak mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat. Penertiban ini
juga merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan
bersama,” ujar Iptu Trisna Mauludi.
kepada para pelajar bahwa kendaraan yang digunakan sehari-hari harus memenuhi
ketentuan dan tidak mengganggu pengguna jalan maupun masyarakat. Penertiban ini
juga merupakan bentuk kepedulian kami terhadap keselamatan dan kenyamanan
bersama,” ujar Iptu Trisna Mauludi.
Ia menjelaskan, penggunaan
knalpot brong atau racing yang menghasilkan suara berlebihan dapat menimbulkan
gangguan kenyamanan dan berpotensi memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Karena itu, kepolisian mengambil langkah preventif dengan memberikan sosialisasi
sekaligus melakukan penertiban di lingkungan sekolah.
knalpot brong atau racing yang menghasilkan suara berlebihan dapat menimbulkan
gangguan kenyamanan dan berpotensi memicu perselisihan di tengah masyarakat.
Karena itu, kepolisian mengambil langkah preventif dengan memberikan sosialisasi
sekaligus melakukan penertiban di lingkungan sekolah.
“Kami menerima adanya keresahan
masyarakat akibat suara knalpot brong yang dinilai mengganggu. Karena itu, kami
mengambil langkah dengan mendatangi lingkungan sekolah, memberikan edukasi,
kemudian menertibkan kendaraan yang ditemukan menggunakan knalpot tersebut,”
katanya.
masyarakat akibat suara knalpot brong yang dinilai mengganggu. Karena itu, kami
mengambil langkah dengan mendatangi lingkungan sekolah, memberikan edukasi,
kemudian menertibkan kendaraan yang ditemukan menggunakan knalpot tersebut,”
katanya.
Kapolsek juga mengingatkan para
pelajar agar tidak menjadikan kendaraan bermotor sebagai sarana untuk
menunjukkan gaya maupun mencari perhatian melalui suara knalpot yang keras. Ia
meminta siswa memilih perlengkapan kendaraan yang sesuai standar dan mengutamakan
keselamatan ketika berkendara.
pelajar agar tidak menjadikan kendaraan bermotor sebagai sarana untuk
menunjukkan gaya maupun mencari perhatian melalui suara knalpot yang keras. Ia
meminta siswa memilih perlengkapan kendaraan yang sesuai standar dan mengutamakan
keselamatan ketika berkendara.
Menurutnya, upaya menciptakan
ketertiban lalu lintas membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk sekolah,
orang tua, pelajar, dan masyarakat. Kepolisian akan terus membangun komunikasi
dengan pihak sekolah agar edukasi keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan
secara berkelanjutan.
ketertiban lalu lintas membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk sekolah,
orang tua, pelajar, dan masyarakat. Kepolisian akan terus membangun komunikasi
dengan pihak sekolah agar edukasi keselamatan berlalu lintas dapat diterapkan
secara berkelanjutan.
Kegiatan
sosialisasi dan penertiban tersebut berlangsung dengan tertib dan kondusif.
Polsek Tayan Hulu menegaskan akan terus melakukan langkah preventif dan
penertiban terhadap penggunaan knalpot brong atau racing, sekaligus mengajak
seluruh pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan turut menjaga
ketenangan lingkungan di Kecamatan Tayan Hulu. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
sosialisasi dan penertiban tersebut berlangsung dengan tertib dan kondusif.
Polsek Tayan Hulu menegaskan akan terus melakukan langkah preventif dan
penertiban terhadap penggunaan knalpot brong atau racing, sekaligus mengajak
seluruh pelajar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan turut menjaga
ketenangan lingkungan di Kecamatan Tayan Hulu. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
