Polres Sanggau –
Kebakaran lahan terjadi di Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir,
Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (10/8/2026) siang. Mendapat
informasi mengenai kejadian tersebut, petugas gabungan langsung bergerak ke
lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.
Kebakaran lahan terjadi di Dusun Terentang, Desa Subah, Kecamatan Tayan Hilir,
Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Senin (10/8/2026) siang. Mendapat
informasi mengenai kejadian tersebut, petugas gabungan langsung bergerak ke
lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api meluas ke area sekitar.
Informasi
kebakaran diterima Bhabinkamtibmas Desa Subah sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah
menerima laporan tersebut, Pleton Siaga Regu 2 Polsek Tayan Hilir bersama tim
pemadam kebakaran Kecamatan Tayan Hilir segera menuju lokasi dengan membawa
sejumlah peralatan pemadaman.
kebakaran diterima Bhabinkamtibmas Desa Subah sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah
menerima laporan tersebut, Pleton Siaga Regu 2 Polsek Tayan Hilir bersama tim
pemadam kebakaran Kecamatan Tayan Hilir segera menuju lokasi dengan membawa
sejumlah peralatan pemadaman.
Pemadaman di
lapangan dipimpin langsung Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H.,
M.H. Penanganan melibatkan personel Polsek Tayan Hilir sebanyak delapan orang,
BPAT Desa Pulau Tayan Utara sebanyak 12 orang, KPH Region Sanggau Barat delapan
orang, serta satu personel Koramil.
lapangan dipimpin langsung Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H.,
M.H. Penanganan melibatkan personel Polsek Tayan Hilir sebanyak delapan orang,
BPAT Desa Pulau Tayan Utara sebanyak 12 orang, KPH Region Sanggau Barat delapan
orang, serta satu personel Koramil.
Sinergi lintas
instansi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus
memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali menyala. Petugas melakukan
penyisiran pada area yang terbakar dan mengarahkan proses pemadaman ke bagian
lahan yang masih berpotensi menimbulkan asap maupun titik panas.
instansi tersebut dilakukan untuk mempercepat pengendalian api sekaligus
memastikan tidak ada bara yang berpotensi kembali menyala. Petugas melakukan
penyisiran pada area yang terbakar dan mengarahkan proses pemadaman ke bagian
lahan yang masih berpotensi menimbulkan asap maupun titik panas.
Dalam penanganan
tersebut, petugas menggunakan sejumlah sarana pendukung, di antaranya satu unit
kendaraan roda empat Polsek Tayan Hilir, baby tank berkapasitas 1.000 liter,
satu set mesin Robin beserta peralatan pemadam milik Polsek Tayan Hilir, serta
kendaraan dan peralatan pemadam dari BPAT Desa Pulau Tayan Utara.
tersebut, petugas menggunakan sejumlah sarana pendukung, di antaranya satu unit
kendaraan roda empat Polsek Tayan Hilir, baby tank berkapasitas 1.000 liter,
satu set mesin Robin beserta peralatan pemadam milik Polsek Tayan Hilir, serta
kendaraan dan peralatan pemadam dari BPAT Desa Pulau Tayan Utara.
Selain itu, KPH
Region Sanggau Barat turut mengerahkan satu unit kendaraan roda empat, satu set
mesin Robin, dan peralatan pemadam kebakaran untuk mendukung proses penanganan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pemadaman
di tengah kondisi lahan yang relatif mudah terbakar.
Region Sanggau Barat turut mengerahkan satu unit kendaraan roda empat, satu set
mesin Robin, dan peralatan pemadam kebakaran untuk mendukung proses penanganan.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menjadi bagian penting dalam mempercepat pemadaman
di tengah kondisi lahan yang relatif mudah terbakar.
Kapolsek Tayan
Hilir mengatakan, respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima informasi
dari Bhabinkamtibmas. Menurutnya, langkah awal yang cepat sangat diperlukan
dalam penanganan kebakaran lahan agar api tidak merambat ke area yang lebih
luas.
Hilir mengatakan, respons cepat dilakukan setelah pihaknya menerima informasi
dari Bhabinkamtibmas. Menurutnya, langkah awal yang cepat sangat diperlukan
dalam penanganan kebakaran lahan agar api tidak merambat ke area yang lebih
luas.
“Begitu menerima
informasi dari Bhabinkamtibmas, kami langsung mengerahkan personel bersama
unsur terkait menuju lokasi. Prioritas kami adalah memastikan api dapat
dikendalikan dan tidak meluas, sekaligus melakukan pendinginan pada area yang
telah terbakar,” ujar Iptu Kusdarwanto.
informasi dari Bhabinkamtibmas, kami langsung mengerahkan personel bersama
unsur terkait menuju lokasi. Prioritas kami adalah memastikan api dapat
dikendalikan dan tidak meluas, sekaligus melakukan pendinginan pada area yang
telah terbakar,” ujar Iptu Kusdarwanto.
Berdasarkan
hasil pengecekan di lokasi, lahan yang terbakar ditumbuhi pohon-pohon kecil dan
semak-semak kering. Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau
membuat lahan relatif mudah terbakar. Di sebagian area juga terdapat tanaman
yang turut terdampak kebakaran.
hasil pengecekan di lokasi, lahan yang terbakar ditumbuhi pohon-pohon kecil dan
semak-semak kering. Kondisi vegetasi yang mengering akibat musim kemarau
membuat lahan relatif mudah terbakar. Di sebagian area juga terdapat tanaman
yang turut terdampak kebakaran.
Petugas
memastikan lahan yang terbakar merupakan tanah mineral dan api telah berhasil
dipadamkan. Hingga penanganan selesai, tidak ditemukan indikasi api masih
menyala di lokasi. Sementara itu, kepemilikan lahan tersebut masih belum
diketahui dan masih menjadi bagian dari pengumpulan informasi oleh pihak
kepolisian.
memastikan lahan yang terbakar merupakan tanah mineral dan api telah berhasil
dipadamkan. Hingga penanganan selesai, tidak ditemukan indikasi api masih
menyala di lokasi. Sementara itu, kepemilikan lahan tersebut masih belum
diketahui dan masih menjadi bagian dari pengumpulan informasi oleh pihak
kepolisian.
Iptu Kusdarwanto
mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi
kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan vegetasi dalam keadaan
kering. Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemukan titik api agar
dapat ditangani sedini mungkin.
mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi
kebakaran lahan, terutama ketika kondisi cuaca panas dan vegetasi dalam keadaan
kering. Ia juga meminta warga segera melapor apabila menemukan titik api agar
dapat ditangani sedini mungkin.
“Kami mengimbau
masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,
khususnya pembakaran lahan secara sembarangan. Sekecil apa pun api, jika berada
di lahan kering dapat berkembang dengan cepat. Mari bersama-sama menjaga
lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” tegasnya.
masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran,
khususnya pembakaran lahan secara sembarangan. Sekecil apa pun api, jika berada
di lahan kering dapat berkembang dengan cepat. Mari bersama-sama menjaga
lingkungan dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api,” tegasnya.
Polsek Tayan Hilir bersama
unsur terkait selanjutnya melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi
pascakebakaran dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan. Penanganan
tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran
hutan dan lahan sekaligus menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di
wilayah Kecamatan Tayan Hilir. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
unsur terkait selanjutnya melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi
pascakebakaran dan melaporkan perkembangan situasi kepada pimpinan. Penanganan
tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mencegah meluasnya kebakaran
hutan dan lahan sekaligus menjaga keamanan serta keselamatan masyarakat di
wilayah Kecamatan Tayan Hilir. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
