Polres Sanggau – Komitmen Polri dalam
mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui berbagai
kegiatan di lapangan. Salah satunya dilakukan Polsek Tayan Hilir yang
melaksanakan pengubinan sekaligus panen jagung di lahan mitra milik Jenia yang
berlokasi di Dusun Lais, Desa Lalang, Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau,
Rabu (15/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB
tersebut dihadiri Kapolsek Tayan Hilir Iptu Dr. Kusdarwanto, S.H., M.H. bersama
personel Polsek Tayan Hilir, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Lais Erwin,
S.P., pemilik lahan Jenia, serta anggota kelompok tani. Kehadiran seluruh unsur
tersebut menjadi bentuk kolaborasi dalam mengukur produktivitas lahan sekaligus
mendukung peningkatan hasil pertanian masyarakat.

Lahan jagung yang dipanen memiliki
luas sekitar dua hektare. Sebelum proses panen selesai, petugas bersama
penyuluh pertanian melaksanakan pengubinan atau pengambilan sampel hasil panen
sebagai metode untuk memperkirakan produktivitas jagung per hektare berdasarkan
standar perhitungan yang berlaku.

Dari hasil pengambilan sampel, plot
pertama menghasilkan 4,30 kilogram, sedangkan plot kedua memperoleh 1,50
kilogram. Berdasarkan hasil tersebut diperoleh rata-rata 2,90 kilogram per plot
yang kemudian dijadikan dasar perhitungan estimasi hasil panen.

Melalui metode ubinan, rata-rata hasil
panen diproyeksikan mencapai sekitar 4,6 ton jagung tongkol basah per hektare.
Dengan luas lahan mencapai dua hektare, total estimasi hasil panen diperkirakan
mencapai sekitar 9,2 ton, yang menunjukkan produktivitas lahan berada pada
kategori yang cukup baik.

Kapolsek Tayan Hilir mengatakan bahwa
kegiatan pengubinan tidak hanya bertujuan mengetahui potensi hasil panen,
tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan produktivitas pertanian
melalui pendampingan yang berkelanjutan kepada kelompok tani.


“Polri tidak hanya hadir menjaga
keamanan, tetapi juga berupaya mendukung kesejahteraan masyarakat melalui
penguatan sektor pertanian,” ungkap Iptu Kusdarwanto.

“Pengubinan ini menjadi bagian dari
evaluasi hasil budidaya sehingga petani memiliki gambaran yang lebih akurat
mengenai produktivitas lahannya. Kami berharap kemitraan yang telah terjalin
dengan kelompok tani dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi
ketahanan pangan di wilayah Tayan Hilir,” sambungnya.

Iptu Kusdarwanto menambahkan,
keberhasilan panen merupakan hasil dari kerja keras para petani yang didukung
sinergi antara kepolisian, penyuluh pertanian, dan pemerintah. Pendampingan
seperti ini diharapkan mampu memotivasi petani untuk terus meningkatkan
kualitas budidaya serta memanfaatkan lahan secara optimal.

Melalui kegiatan pengubinan dan panen
jagung ini, Polsek Tayan Hilir menegaskan komitmennya untuk terus mendukung
program ketahanan pangan nasional dengan memperkuat kolaborasi bersama petani
dan seluruh pemangku kepentingan.

Sinergi
tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat
perekonomian masyarakat, sekaligus mewujudkan kemandirian pangan di Kabupaten
Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version