Polres Sanggau –
Wakapolres
Sanggau, Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Gerakan
Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan serta
Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Pasar Seroja, Jalan Gajah Mada,
Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (4/6/2026) pagi.
Wakapolres
Sanggau, Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Gerakan
Pangan Murah (GPM) dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan serta
Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar di Pasar Seroja, Jalan Gajah Mada,
Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kamis (4/6/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar
pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau
sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok sekaligus membantu
masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau
di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
pukul 08.00 WIB tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Sanggau
sebagai upaya menjaga ketersediaan bahan pangan pokok sekaligus membantu
masyarakat memperoleh kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau
di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
Gerakan Pangan Murah dibuka
secara langsung oleh Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., dan dihadiri
sejumlah unsur Forkopimda serta kepala perangkat daerah. Turut hadir Wakil
Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Asisten II Sekretariat Daerah
Kabupaten Sanggau Drs. Paulus Usrin, M.Si., Danramil Kapuas Kapten Infanteri
Eko Persetio Widido, serta masyarakat Kota Sanggau yang memanfaatkan kesempatan
tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
secara langsung oleh Bupati Sanggau, Drs. Yohanes Ontot, M.Si., dan dihadiri
sejumlah unsur Forkopimda serta kepala perangkat daerah. Turut hadir Wakil
Bupati Sanggau Susana Herpena, S.Sos., M.H., Asisten II Sekretariat Daerah
Kabupaten Sanggau Drs. Paulus Usrin, M.Si., Danramil Kapuas Kapten Infanteri
Eko Persetio Widido, serta masyarakat Kota Sanggau yang memanfaatkan kesempatan
tersebut untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga subsidi.
Kehadiran Wakapolres Sanggau
dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan Polri terhadap berbagai program
pemerintah daerah yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,
khususnya dalam sektor pangan yang menjadi kebutuhan dasar warga.
dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan Polri terhadap berbagai program
pemerintah daerah yang bertujuan menjaga stabilitas ekonomi masyarakat,
khususnya dalam sektor pangan yang menjadi kebutuhan dasar warga.
Dalam sambutannya, Bupati Sanggau
menegaskan bahwa menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan merupakan salah
satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus
mempertahankan daya beli masyarakat.
menegaskan bahwa menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan merupakan salah
satu langkah strategis pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi sekaligus
mempertahankan daya beli masyarakat.
Menurutnya, kondisi harga pangan
sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola panen, kondisi cuaca,
distribusi barang, biaya transportasi hingga ketersediaan pasokan dari tingkat
produsen. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan
kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari pola panen, kondisi cuaca,
distribusi barang, biaya transportasi hingga ketersediaan pasokan dari tingkat
produsen. Karena itu, diperlukan kolaborasi seluruh pihak untuk memastikan
kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.
Bupati Sanggau juga menyampaikan
apresiasi kepada Perum Bulog, distributor pangan, pelaku usaha, perangkat
daerah terkait, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung
pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat.
apresiasi kepada Perum Bulog, distributor pangan, pelaku usaha, perangkat
daerah terkait, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung
pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sehingga dapat berjalan dengan baik dan memberikan
manfaat nyata bagi masyarakat.
Pada kegiatan tersebut,
masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih
terjangkau dibandingkan harga pasar. Di antaranya Beras SPHP kemasan 5 kilogram
seharga Rp59.000, Beras Premium BerasKita 10 kilogram Rp152.000, gula konsumsi
Vit 1 kilogram Rp18.000, minyak goreng Tawon 1 liter Rp23.000, dan telur ayam
10 butir seharga Rp16.000.
masyarakat dapat membeli sejumlah komoditas pangan dengan harga lebih
terjangkau dibandingkan harga pasar. Di antaranya Beras SPHP kemasan 5 kilogram
seharga Rp59.000, Beras Premium BerasKita 10 kilogram Rp152.000, gula konsumsi
Vit 1 kilogram Rp18.000, minyak goreng Tawon 1 liter Rp23.000, dan telur ayam
10 butir seharga Rp16.000.
Antusiasme masyarakat terlihat
sejak kegiatan dimulai. Warga memadati lokasi penjualan untuk mendapatkan
berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah sehingga
membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
sejak kegiatan dimulai. Warga memadati lokasi penjualan untuk mendapatkan
berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang relatif lebih murah sehingga
membantu mengurangi beban pengeluaran rumah tangga.
Di sela kegiatan, Kompol Radian
Andy Pratomo menyampaikan bahwa program Gerakan Pangan Murah merupakan langkah
konkret yang sangat positif dalam menjaga keseimbangan harga kebutuhan pokok
sekaligus membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran.
Andy Pratomo menyampaikan bahwa program Gerakan Pangan Murah merupakan langkah
konkret yang sangat positif dalam menjaga keseimbangan harga kebutuhan pokok
sekaligus membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran.
“Kami dari Polres Sanggau
mendukung penuh program pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan
harga pangan. Ketersediaan bahan pokok yang cukup dan terjangkau merupakan
faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung kesejahteraan
masyarakat,” ujarnya.
mendukung penuh program pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pasokan dan
harga pangan. Ketersediaan bahan pokok yang cukup dan terjangkau merupakan
faktor penting dalam menjaga stabilitas sosial serta mendukung kesejahteraan
masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinergi antara
pemerintah daerah, TNI-Polri, Bulog, distributor, dan seluruh stakeholder
terkait menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, upaya tersebut harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan
secara luas oleh masyarakat.
pemerintah daerah, TNI-Polri, Bulog, distributor, dan seluruh stakeholder
terkait menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketahanan pangan daerah.
Menurutnya, upaya tersebut harus terus diperkuat agar manfaatnya dapat dirasakan
secara luas oleh masyarakat.
Setelah pembukaan kegiatan,
Bupati Sanggau bersama Wakapolres Sanggau dan rombongan melakukan peninjauan
langsung ke sejumlah kios dan lapak pedagang di kawasan Pasar Seroja.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan, distribusi, dan harga kebutuhan
pokok tetap stabil di tingkat pedagang maupun konsumen.
Bupati Sanggau bersama Wakapolres Sanggau dan rombongan melakukan peninjauan
langsung ke sejumlah kios dan lapak pedagang di kawasan Pasar Seroja.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi pasokan, distribusi, dan harga kebutuhan
pokok tetap stabil di tingkat pedagang maupun konsumen.
Melalui
Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama seluruh unsur
terkait berharap masyarakat dapat memperoleh akses pangan yang lebih mudah dan
terjangkau. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka
panjang dalam mengendalikan inflasi daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta
menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
Gerakan Pangan Murah ini, Pemerintah Kabupaten Sanggau bersama seluruh unsur
terkait berharap masyarakat dapat memperoleh akses pangan yang lebih mudah dan
terjangkau. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi jangka
panjang dalam mengendalikan inflasi daerah, memperkuat ketahanan pangan, serta
menjaga stabilitas ekonomi masyarakat Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
