Polres Sanggau –
Pemerintah
Kabupaten Sanggau menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun
2026 dengan khidmat di halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman,
Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Senin pagi, 27 April 2026 sekitar pukul
07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen
bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan
akuntabel.
Pemerintah
Kabupaten Sanggau menggelar Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 Tahun
2026 dengan khidmat di halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman,
Kelurahan Beringin, Kecamatan Kapuas, Senin pagi, 27 April 2026 sekitar pukul
07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen
bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan
akuntabel.
Upacara tersebut dipimpin
langsung oleh Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, selaku Inspektur Upacara, dan
dihadiri sejumlah pejabat penting daerah. Tampak hadir Sekretaris Daerah
Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, serta
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., yang menjadi salah
satu figur utama dalam kegiatan tersebut.
langsung oleh Bupati Sanggau, Yohanes Ontot, selaku Inspektur Upacara, dan
dihadiri sejumlah pejabat penting daerah. Tampak hadir Sekretaris Daerah
Kabupaten Sanggau Aswin Khatib, Kasdim 1204/Sanggau Mayor Arm Duloh, serta
Wakapolres Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., yang menjadi salah
satu figur utama dalam kegiatan tersebut.
Selain itu, turut hadir
perwakilan Kejaksaan Negeri Sanggau, personel Brimob, kepala organisasi
perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta gabungan personel dari Polres
Sanggau dan Kodim 1204/Sanggau. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya
sinergi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah.
perwakilan Kejaksaan Negeri Sanggau, personel Brimob, kepala organisasi
perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, serta gabungan personel dari Polres
Sanggau dan Kodim 1204/Sanggau. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya
sinergi antar lembaga dalam mendukung pelaksanaan otonomi daerah.
Dalam amanat Menteri Dalam Negeri
yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi kepada seluruh
elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan
insan pers, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi
daerah di Indonesia.
yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, disampaikan apresiasi kepada seluruh
elemen bangsa, termasuk pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, dan
insan pers, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan otonomi
daerah di Indonesia.
Amanat tersebut menekankan bahwa
kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi pilar utama dalam
memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan
akuntabel. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sebagai kunci
dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
kolaborasi dan partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi pilar utama dalam
memperkuat tata kelola pemerintahan daerah yang responsif, transparan, dan
akuntabel. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dinilai sebagai kunci
dalam mencapai tujuan pembangunan nasional.
Lebih lanjut disampaikan,
Indonesia sebagai negara besar dengan keragaman budaya, sumber daya alam, dan
potensi daerah membutuhkan kerja sama yang solid antar tingkatan pemerintahan.
Tanpa koordinasi yang baik, potensi tersebut tidak akan memberikan hasil yang
optimal bagi kemajuan bangsa.
Indonesia sebagai negara besar dengan keragaman budaya, sumber daya alam, dan
potensi daerah membutuhkan kerja sama yang solid antar tingkatan pemerintahan.
Tanpa koordinasi yang baik, potensi tersebut tidak akan memberikan hasil yang
optimal bagi kemajuan bangsa.
Peringatan Hari Otonomi Daerah
ke-30 Tahun 2026 ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta
Cita”. Tema ini mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola
potensi lokal secara bertanggung jawab, sekaligus mendukung visi besar
pembangunan nasional.
ke-30 Tahun 2026 ini mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta
Cita”. Tema ini mencerminkan pentingnya kemandirian daerah dalam mengelola
potensi lokal secara bertanggung jawab, sekaligus mendukung visi besar
pembangunan nasional.
Dalam amanat juga ditegaskan
bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang
sinkron menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai
tantangan menuju Indonesia Emas, sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo
Subianto.
bahwa kesatuan visi, arah kebijakan strategis, serta langkah implementasi yang
sinkron menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai
tantangan menuju Indonesia Emas, sebagaimana ditekankan oleh Presiden Prabowo
Subianto.
Wakapolres Sanggau Kompol Radian
Andy Pratomo dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam
momentum ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung
stabilitas pemerintahan daerah. Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi fondasi
penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran pembangunan.
Andy Pratomo dalam keterangannya menegaskan bahwa kehadiran Polri dalam
momentum ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam mendukung
stabilitas pemerintahan daerah. Ia menyebut sinergi lintas sektor menjadi fondasi
penting dalam menjaga keamanan dan kelancaran pembangunan.
“Polri, khususnya Polres Sanggau,
siap mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan tata
kelola pemerintahan yang baik. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan
daerah harus diimbangi dengan stabilitas keamanan yang kondusif,” ujarnya.
siap mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah dalam rangka mewujudkan tata
kelola pemerintahan yang baik. Sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan
daerah harus diimbangi dengan stabilitas keamanan yang kondusif,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa
semangat otonomi daerah harus terus dijaga dengan meningkatkan koordinasi dan
komunikasi antar lembaga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak
terlepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan.
semangat otonomi daerah harus terus dijaga dengan meningkatkan koordinasi dan
komunikasi antar lembaga. Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak
terlepas dari peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk aparat keamanan.
Kegiatan
upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini diharapkan
dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Sanggau yang lebih
maju melalui pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
upacara berlangsung tertib dan lancar hingga selesai. Momentum ini diharapkan
dapat memperkuat komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Sanggau yang lebih
maju melalui pelaksanaan otonomi daerah yang efektif dan berkelanjutan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
