Polres Sanggau – Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Lintas
Malindo, tepatnya di kawasan Jembatan Suban, Dusun Paus, Desa Balai Karangan,
Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan dua remaja
meninggal dunia di lokasi kejadian.
Malindo, tepatnya di kawasan Jembatan Suban, Dusun Paus, Desa Balai Karangan,
Kecamatan Sekayam, Kabupaten Sanggau, Senin (1/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Peristiwa tersebut melibatkan dua sepeda motor dan mengakibatkan dua remaja
meninggal dunia di lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor
Yamaha Vixion warna merah tanpa nomor polisi yang dikendarai IS (36), warga
Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, dengan sepeda motor Honda Revo X
warna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai HM (15), warga Dusun Bakai
I, Desa Balai Karangan.
Yamaha Vixion warna merah tanpa nomor polisi yang dikendarai IS (36), warga
Dusun Balai Karangan III, Desa Balai Karangan, dengan sepeda motor Honda Revo X
warna merah hitam tanpa nomor polisi yang dikendarai HM (15), warga Dusun Bakai
I, Desa Balai Karangan.
Saat kejadian, HM tidak berkendara seorang diri. Ia berboncengan dengan
ARM (12), warga Dusun Entinuh, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam. Akibat
benturan keras yang terjadi, HM dan ARM dilaporkan meninggal dunia, sementara
IS mengalami luka ringan berupa nyeri pada kaki kanan serta lecet di bagian
siku kanan.
ARM (12), warga Dusun Entinuh, Desa Engkahan, Kecamatan Sekayam. Akibat
benturan keras yang terjadi, HM dan ARM dilaporkan meninggal dunia, sementara
IS mengalami luka ringan berupa nyeri pada kaki kanan serta lecet di bagian
siku kanan.
Peristiwa nahas tersebut terjadi di atas Jembatan Suban yang merupakan
salah satu jalur utama penghubung masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan
Sekayam. Lokasi kejadian sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar
area jembatan setelah terdengar suara benturan keras.
salah satu jalur utama penghubung masyarakat di wilayah perbatasan Kecamatan
Sekayam. Lokasi kejadian sempat menjadi perhatian warga yang berada di sekitar
area jembatan setelah terdengar suara benturan keras.
Dari hasil keterangan sejumlah saksi di lapangan, kecelakaan bermula
ketika sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai IS melaju dari arah Dusun
Balai Karangan III menuju Dusun Paus. Saat tiba di dekat Jembatan Suban, IS
berencana berbelok menuju lokasi pencucian kendaraan yang berada di sekitar
jembatan tersebut.
ketika sepeda motor Yamaha Vixion yang dikendarai IS melaju dari arah Dusun
Balai Karangan III menuju Dusun Paus. Saat tiba di dekat Jembatan Suban, IS
berencana berbelok menuju lokasi pencucian kendaraan yang berada di sekitar
jembatan tersebut.
Pada saat yang bersamaan, dari arah yang sama melaju sepeda motor Honda
Revo X yang dikendarai HM dengan membonceng ARM. Kendaraan tersebut diduga
melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan berusaha mendahului sepeda motor
Yamaha Vixion yang berada di depannya.
Revo X yang dikendarai HM dengan membonceng ARM. Kendaraan tersebut diduga
melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan berusaha mendahului sepeda motor
Yamaha Vixion yang berada di depannya.
Namun karena jarak yang sudah terlalu dekat serta ruang manuver yang
terbatas, pengendara Honda Revo X diduga tidak mampu mengendalikan
kendaraannya. Sepeda motor tersebut kemudian kehilangan keseimbangan dan
menghantam pembatas Jembatan Suban dengan keras.
terbatas, pengendara Honda Revo X diduga tidak mampu mengendalikan
kendaraannya. Sepeda motor tersebut kemudian kehilangan keseimbangan dan
menghantam pembatas Jembatan Suban dengan keras.
Benturan tersebut mengakibatkan ARM terpental ke bawah jembatan,
sementara HM terlempar ke badan jalan. Kedua korban mengalami luka berat dan
diduga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan
medis lebih lanjut.
sementara HM terlempar ke badan jalan. Kedua korban mengalami luka berat dan
diduga meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum sempat mendapatkan penanganan
medis lebih lanjut.
Mendapatkan laporan dari masyarakat, personel Piket Regu II Polsek
Sekayam segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan evakuasi
korban, pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah
terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.
Sekayam segera mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan evakuasi
korban, pengamanan lokasi, serta mengatur arus lalu lintas guna mencegah
terjadinya kemacetan maupun kecelakaan lanjutan.
Petugas kemudian membawa para korban ke Puskesmas Balai Karangan untuk
proses pemeriksaan medis. Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat
kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang
bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
proses pemeriksaan medis. Selain itu, polisi juga melakukan olah tempat
kejadian perkara, mengumpulkan keterangan saksi-saksi, serta mengamankan barang
bukti yang berkaitan dengan kecelakaan tersebut.
Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., membenarkan
terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa tersebut. Ia
menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan
sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
terjadinya kecelakaan lalu lintas yang merenggut dua korban jiwa tersebut. Ia
menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan langkah-langkah penanganan
sesuai prosedur guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
“Kami turut menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga
korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu
mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi
lalu lintas di depan, serta mengedepankan kehati-hatian saat mendahului
kendaraan lain,” ungkapnya.
korban. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar selalu
mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan kendaraan, memperhatikan kondisi
lalu lintas di depan, serta mengedepankan kehati-hatian saat mendahului
kendaraan lain,” ungkapnya.
Menurutnya, faktor keselamatan berkendara merupakan tanggung jawab
bersama. Pengendara harus memastikan setiap manuver dilakukan dengan
memperhatikan jarak aman, kondisi jalan, dan situasi kendaraan lain agar
potensi kecelakaan dapat diminimalisir.
bersama. Pengendara harus memastikan setiap manuver dilakukan dengan
memperhatikan jarak aman, kondisi jalan, dan situasi kendaraan lain agar
potensi kecelakaan dapat diminimalisir.
Kapolsek juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk
meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja dalam penggunaan
kendaraan bermotor.
meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan remaja dalam penggunaan
kendaraan bermotor.
Kapolsek Sekayam berharap
peristiwa tragis yang terjadi di Jembatan Suban tersebut menjadi pelajaran
berharga agar seluruh pengguna jalan semakin disiplin dan mematuhi aturan lalu
lintas demi keselamatan bersama. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
peristiwa tragis yang terjadi di Jembatan Suban tersebut menjadi pelajaran
berharga agar seluruh pengguna jalan semakin disiplin dan mematuhi aturan lalu
lintas demi keselamatan bersama. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
