Polres Sanggau Menjelang pelaksanaan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026,
jajaran Polsek Meliau bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) melakukan
pengecekan lokasi dan pengambilan sampel jagung di lahan pertanian Desa Kuala
Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang
dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari persiapan
panen raya yang direncanakan berlangsung pada 16 Mei 2026 mendatang. Selain
memastikan kesiapan lahan, tim juga melakukan penghitungan potensi hasil panen
jagung pada area seluas tiga hektare.

Hadir dalam
kegiatan itu Kepala Koordinator BPP Wilayah Meliau, Tayan Hilir dan Toba
Kabupaten Sanggau Yayat, S.P., Kapolsek Meliau Iptu Supar, Kanit Binmas Polsek
Meliau, Kanit Propam Polsek Meliau, Koordinator BPP Kecamatan Meliau, PPL
Kecamatan Meliau, Kepala Desa Kuala Buayan, serta TPK Desa Kuala Buayan.

Dalam
pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan kondisi tanaman jagung yang akan
dipanen sekaligus mengambil sampel dari beberapa titik lahan untuk mengetahui
estimasi hasil produksi jagung di lokasi tersebut. Pengambilan sampel dilakukan
menggunakan metode ubinan guna memperoleh data perkiraan tonase hasil panen.

Berdasarkan
hasil pengambilan sampel, plot pertama menghasilkan 9,9 kilogram jagung, plot
kedua 7,6 kilogram, dan plot ketiga 9,2 kilogram. Dari hasil tersebut diperoleh
rata-rata sampel sebesar 8,9 kilogram.

Hasil
perhitungan kemudian menunjukkan estimasi produksi jagung tongkol kering
mencapai 14,24 ton per hektare. Sementara untuk perkiraan hasil jagung pipilan
kering dengan kadar air 14 persen diperkirakan mencapai 7,97 ton per hektare.


Dengan luas
lahan mencapai tiga hektare, total estimasi hasil panen jagung pipilan kering
di lahan Desa Kuala Buayan diperkirakan mencapai 23,73 ton. Angka tersebut
dinilai cukup baik dan menunjukkan potensi pertanian jagung di wilayah
Kecamatan Meliau terus berkembang.

Kapolsek Meliau,
Iptu Supar, mengatakan kegiatan pengecekan dan pengambilan sampel dilakukan
guna memastikan kesiapan panen raya sekaligus mendukung program ketahanan
pangan yang tengah digencarkan pemerintah.

“Kegiatan ini
merupakan bentuk sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan instansi
pertanian dalam mendukung sektor pertanian masyarakat. Kami berharap hasil
panen nantinya dapat memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan memperkuat
ketahanan pangan daerah,” ujar Iptu Supar.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian siap mendukung seluruh rangkaian kegiatan
panen raya agar berjalan aman dan lancar. Menurutnya, sektor pertanian memiliki
peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah
pedesaan.

Kegiatan pengecekan dan
pengambilan sampel jagung berlangsung dalam suasana aman dan kondusif.
Pemerintah desa bersama kelompok tani berharap hasil panen raya mendatang mampu
meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani di Desa Kuala Buayan
dan sekitarnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version