Polres Sanggau – Polsek Toba bersama Balai Penyuluh Pertanian (BPP)
Kecamatan Toba melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus pengambilan sampel
hasil panen jagung di lahan kelompok tani Desa Balai Belungai, Kecamatan Toba,
Kabupaten Sanggau, Kamis, 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka
mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2026.
Kecamatan Toba melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus pengambilan sampel
hasil panen jagung di lahan kelompok tani Desa Balai Belungai, Kecamatan Toba,
Kabupaten Sanggau, Kamis, 8 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka
mendukung program ketahanan pangan nasional tahun 2026.
Kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 WIB dan berlangsung di lahan
kelompok tani Desa Balai Belungai dengan luas area panen mencapai satu hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan panen jagung sekaligus penghitungan
ubinan untuk mengetahui estimasi hasil produksi panen jagung per hektare.
kelompok tani Desa Balai Belungai dengan luas area panen mencapai satu hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan panen jagung sekaligus penghitungan
ubinan untuk mengetahui estimasi hasil produksi panen jagung per hektare.
Hadir dalam kegiatan tersebut Koordinator BPP Kecamatan Toba Paulus
Emigo, S.TP., Kanit Binmas Polsek Toba Aipda Ishaq, Bhabinkamtibmas Desa Balai
Belungai, Penyuluh Pertanian Lapangan Hendriko, S.P., personel Polsek Toba,
perangkat Desa Balai Belungai serta kelompok tani setempat.
Emigo, S.TP., Kanit Binmas Polsek Toba Aipda Ishaq, Bhabinkamtibmas Desa Balai
Belungai, Penyuluh Pertanian Lapangan Hendriko, S.P., personel Polsek Toba,
perangkat Desa Balai Belungai serta kelompok tani setempat.
Penghitungan ubinan dilakukan dengan mengambil dua plot sampel hasil
panen jagung. Dari sampel pertama diperoleh berat tongkol kering panen sebesar
3,730 Kilogram dengan estimasi hasil panen tongkol kering mencapai 5,96 ton per
hektare. Sementara estimasi hasil jagung pipilan mencapai 2,98 ton per hektare.
panen jagung. Dari sampel pertama diperoleh berat tongkol kering panen sebesar
3,730 Kilogram dengan estimasi hasil panen tongkol kering mencapai 5,96 ton per
hektare. Sementara estimasi hasil jagung pipilan mencapai 2,98 ton per hektare.
Pada sampel kedua, petugas memperoleh hasil tongkol kering panen sebesar
5,080 kilogram. Dari hasil tersebut diperkirakan produksi tongkol kering
mencapai 8,12 ton per hektare, sedangkan hasil jagung pipilan diperkirakan
mencapai 4,06 ton per hektare.
5,080 kilogram. Dari hasil tersebut diperkirakan produksi tongkol kering
mencapai 8,12 ton per hektare, sedangkan hasil jagung pipilan diperkirakan
mencapai 4,06 ton per hektare.
Berdasarkan hasil penghitungan dua sampel tersebut, rata-rata hasil
panen ubinan tongkol kering mencapai 6,95 ton per hektare. Sementara rata-rata
hasil jagung pipilan diperkirakan mencapai 3,47 ton per hektare.
panen ubinan tongkol kering mencapai 6,95 ton per hektare. Sementara rata-rata
hasil jagung pipilan diperkirakan mencapai 3,47 ton per hektare.
Kapolsek Toba Iptu Arnold Roky Montolalu, S.H., M.H., mengatakan
keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap
program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah bersama masyarakat
dan kelompok tani.
keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap
program ketahanan pangan yang terus digalakkan pemerintah bersama masyarakat
dan kelompok tani.
“Kami dari Polsek Toba terus mendukung upaya peningkatan ketahanan
pangan di wilayah Kecamatan Toba. Kehadiran personel di lapangan diharapkan
dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus
meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.
pangan di wilayah Kecamatan Toba. Kehadiran personel di lapangan diharapkan
dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para petani untuk terus
meningkatkan produktivitas pertanian,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran penting dalam menjaga
stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, sinergi antara aparat kepolisian,
pemerintah desa, penyuluh pertanian dan kelompok tani perlu terus diperkuat
agar hasil pertanian masyarakat semakin meningkat.
stabilitas pangan masyarakat. Karena itu, sinergi antara aparat kepolisian,
pemerintah desa, penyuluh pertanian dan kelompok tani perlu terus diperkuat
agar hasil pertanian masyarakat semakin meningkat.
Menurutnya, kegiatan monitoring dan penghitungan hasil panen juga
menjadi langkah evaluasi guna mengetahui tingkat produktivitas lahan pertanian
di wilayah Kecamatan Toba. Dengan data tersebut, pemerintah dan kelompok tani
dapat menentukan langkah strategis untuk meningkatkan hasil panen ke depan.
menjadi langkah evaluasi guna mengetahui tingkat produktivitas lahan pertanian
di wilayah Kecamatan Toba. Dengan data tersebut, pemerintah dan kelompok tani
dapat menentukan langkah strategis untuk meningkatkan hasil panen ke depan.
Selama kegiatan
berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar. Polsek Toba berharap
kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk
dukungan nyata terhadap kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan
pangan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
berlangsung, situasi berjalan aman, tertib dan lancar. Polsek Toba berharap
kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk
dukungan nyata terhadap kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan
pangan di Kabupaten Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
