Polres Sanggau – Polsek Sekayam bersama Koramil dan masyarakat
peduli api bergerak cepat melakukan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan
dan lahan (karhutla) di enam titik wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten
Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026). Penanganan dilakukan sebagai
langkah mencegah api kembali muncul dan meluas ke area di sekitarnya.
peduli api bergerak cepat melakukan pemadaman serta pendinginan kebakaran hutan
dan lahan (karhutla) di enam titik wilayah Kecamatan Sekayam, Kabupaten
Sanggau, Kalimantan Barat, Rabu (26/8/2026). Penanganan dilakukan sebagai
langkah mencegah api kembali muncul dan meluas ke area di sekitarnya.
Enam lokasi yang ditangani tersebar di Dusun Sei. Tekam, Desa Sei.
Tekam, serta Dusun Raut Muara, Desa Raut Muara, dan Dusun Malenggang, Desa
Malenggang. Berdasarkan hasil penanganan lapangan, luasan area yang terdampak
pada enam titik tersebut diperkirakan mencapai sekitar 3,4 hektare.
Tekam, serta Dusun Raut Muara, Desa Raut Muara, dan Dusun Malenggang, Desa
Malenggang. Berdasarkan hasil penanganan lapangan, luasan area yang terdampak
pada enam titik tersebut diperkirakan mencapai sekitar 3,4 hektare.
Di Dusun Sei. Tekam, Desa Sei. Tekam, terdapat tiga titik karhutla
dengan masing-masing luasan sekitar 0,5 hektare. Pemadaman di lokasi tersebut
melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Sekayam, personel Koramil serta relawan warga
setempat yang bersama-sama melakukan penanganan terhadap api.
dengan masing-masing luasan sekitar 0,5 hektare. Pemadaman di lokasi tersebut
melibatkan Bhabinkamtibmas Polsek Sekayam, personel Koramil serta relawan warga
setempat yang bersama-sama melakukan penanganan terhadap api.
Sementara itu, penanganan juga dilakukan di Dusun Raut Muara, Desa Raut
Muara, dengan luasan lahan terbakar sekitar 0,7 hektare. Tim gabungan bergerak
melakukan pemadaman dan dilanjutkan pendinginan guna memastikan tidak terdapat
bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Muara, dengan luasan lahan terbakar sekitar 0,7 hektare. Tim gabungan bergerak
melakukan pemadaman dan dilanjutkan pendinginan guna memastikan tidak terdapat
bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Dua titik lainnya berada di Dusun Malenggang, Desa Malenggang, dengan
masing-masing luasan sekitar 0,7 hektare dan 0,5 hektare. Bhabinkamtibmas,
personel Koramil dan relawan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman
menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.
masing-masing luasan sekitar 0,7 hektare dan 0,5 hektare. Bhabinkamtibmas,
personel Koramil dan relawan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman
menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.
Kapolsek Sekayam AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P. mengatakan,
keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan
karhutla, khususnya ketika api ditemukan di sejumlah titik yang membutuhkan
respons segera.
keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan
karhutla, khususnya ketika api ditemukan di sejumlah titik yang membutuhkan
respons segera.
“Kami bersama TNI dan masyarakat terus bergerak melakukan pemadaman dan
pendinginan. Setelah api berhasil dikendalikan, lokasi tetap dipantau untuk
memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” ujarnya.
pendinginan. Setelah api berhasil dikendalikan, lokasi tetap dipantau untuk
memastikan tidak ada bara yang kembali menyala,” ujarnya.
Dalam proses pemadaman, tim menggunakan lima unit alat penyemprot air
jenis solo manual. Peralatan tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau bagian
lahan yang masih mengeluarkan asap maupun titik-titik yang membutuhkan proses
pendinginan setelah api berhasil dipadamkan.
jenis solo manual. Peralatan tersebut dimanfaatkan untuk menjangkau bagian
lahan yang masih mengeluarkan asap maupun titik-titik yang membutuhkan proses
pendinginan setelah api berhasil dipadamkan.
AKP Sutikno menegaskan, penanganan karhutla tidak berhenti setelah api
padam. Monitoring dan koordinasi lintas sektoral terus dilakukan untuk
mengantisipasi kemunculan titik api baru.
padam. Monitoring dan koordinasi lintas sektoral terus dilakukan untuk
mengantisipasi kemunculan titik api baru.
“Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat asap
atau api di kawasan lahan maupun hutan. Semakin cepat informasi diterima,
semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” katanya.
atau api di kawasan lahan maupun hutan. Semakin cepat informasi diterima,
semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan,” katanya.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, Polsek Sekayam juga terus
melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah serta penyelidikan untuk
mengetahui kemungkinan adanya unsur tindak pidana yang berkaitan dengan
terjadinya karhutla. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya
penegakan hukum sekaligus pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang.
melakukan pemantauan terhadap kondisi wilayah serta penyelidikan untuk
mengetahui kemungkinan adanya unsur tindak pidana yang berkaitan dengan
terjadinya karhutla. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya
penegakan hukum sekaligus pencegahan agar kejadian serupa tidak berulang.
Seluruh
lokasi yang ditangani telah dilakukan pemadaman, pendinginan dan monitoring.
Kondisi pascapenanganan terpantau kondusif. Polsek Sekayam bersama TNI,
masyarakat dan unsur terkait akan terus memperkuat sinergi untuk mencegah
karhutla meluas serta menjaga keamanan, keselamatan masyarakat dan kelestarian
lingkungan di Kecamatan Sekayam. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
lokasi yang ditangani telah dilakukan pemadaman, pendinginan dan monitoring.
Kondisi pascapenanganan terpantau kondusif. Polsek Sekayam bersama TNI,
masyarakat dan unsur terkait akan terus memperkuat sinergi untuk mencegah
karhutla meluas serta menjaga keamanan, keselamatan masyarakat dan kelestarian
lingkungan di Kecamatan Sekayam. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
