Polres Sanggau – Pemerintah Kabupaten
Sanggau menggelar Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Tahun 2026 sebagai
bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh
masyarakat, serta seluruh pejuang Kalimantan Barat yang gugur dalam
mempertahankan bangsa dari kekejaman pendudukan Jepang. Upacara berlangsung
khidmat di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan
Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (29/6/2026) pukul 07.30
WIB.
Sanggau menggelar Upacara Peringatan Hari Berkabung Daerah Tahun 2026 sebagai
bentuk penghormatan kepada para pahlawan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh
masyarakat, serta seluruh pejuang Kalimantan Barat yang gugur dalam
mempertahankan bangsa dari kekejaman pendudukan Jepang. Upacara berlangsung
khidmat di Halaman Kantor Bupati Sanggau, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan
Beringin, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Senin (29/6/2026) pukul 07.30
WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung
oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., selaku Inspektur
Upacara. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di
antaranya Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf. Nur Rahman Gindha Drahizya, Wakapolres
Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten
Sanggau Drs. Aswin Khatib, M.Si., Danki Brimob Sanggau Ipda Flayianus, S.E.,
Danki Yon 883/TP Lettu Sunandi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),
serta tamu undangan lainnya.
oleh Wakil Bupati Sanggau, Susana Herpena, S.Sos., M.H., selaku Inspektur
Upacara. Hadir pula unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di
antaranya Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf. Nur Rahman Gindha Drahizya, Wakapolres
Sanggau Kompol Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H., Sekretaris Daerah Kabupaten
Sanggau Drs. Aswin Khatib, M.Si., Danki Brimob Sanggau Ipda Flayianus, S.E.,
Danki Yon 883/TP Lettu Sunandi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD),
serta tamu undangan lainnya.
Peringatan Hari Berkabung Daerah
menjadi momentum penting untuk mengenang tragedi sejarah yang terjadi di
Kalimantan Barat pada masa pendudukan Jepang antara tahun 1941 hingga 1945.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam karena ribuan putra-putri terbaik
daerah menjadi korban dalam perjuangan mempertahankan martabat bangsa.
menjadi momentum penting untuk mengenang tragedi sejarah yang terjadi di
Kalimantan Barat pada masa pendudukan Jepang antara tahun 1941 hingga 1945.
Peristiwa tersebut meninggalkan duka mendalam karena ribuan putra-putri terbaik
daerah menjadi korban dalam perjuangan mempertahankan martabat bangsa.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Sanggau
menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bukan sekadar agenda seremonial tahunan,
melainkan bentuk penghormatan atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan
jiwa dan raga demi mempertahankan kehormatan bangsa. Menurutnya, generasi masa
kini memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai perjuangan yang
telah diwariskan para pendahulu.
menyampaikan bahwa pelaksanaan upacara bukan sekadar agenda seremonial tahunan,
melainkan bentuk penghormatan atas jasa para pejuang yang telah mengorbankan
jiwa dan raga demi mempertahankan kehormatan bangsa. Menurutnya, generasi masa
kini memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai perjuangan yang
telah diwariskan para pendahulu.
Ia menegaskan bahwa ungkapan “Bangsa
yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya” harus menjadi
pedoman dalam membangun karakter generasi muda. Kemerdekaan yang dinikmati saat
ini merupakan hasil perjuangan luar biasa para pendahulu yang rela berkorban
demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya” harus menjadi
pedoman dalam membangun karakter generasi muda. Kemerdekaan yang dinikmati saat
ini merupakan hasil perjuangan luar biasa para pendahulu yang rela berkorban
demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Pada peringatan Hari Berkabung Daerah
Tahun 2026, tema yang diusung adalah “Tidak Cukup Sekadar Anda Kenang, Tapi
Kuharap Anda Teruskan Semangat Juangmu untuk Memerangi Segala Bentuk
Penjajahan.” Tema tersebut mengandung pesan agar semangat perjuangan tidak
berhenti pada mengenang sejarah, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata
dalam membangun bangsa serta menghadapi berbagai tantangan zaman.
Tahun 2026, tema yang diusung adalah “Tidak Cukup Sekadar Anda Kenang, Tapi
Kuharap Anda Teruskan Semangat Juangmu untuk Memerangi Segala Bentuk
Penjajahan.” Tema tersebut mengandung pesan agar semangat perjuangan tidak
berhenti pada mengenang sejarah, tetapi diwujudkan melalui kontribusi nyata
dalam membangun bangsa serta menghadapi berbagai tantangan zaman.
Dalam amanatnya juga disampaikan bahwa
berbagai persoalan bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, pendidikan,
kesehatan, keterpencilan wilayah hingga bencana alam memerlukan semangat gotong
royong dan pengorbanan sebagaimana telah dicontohkan para pahlawan. Nilai-nilai
rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan sendiri serta
kepedulian terhadap sesama dinilai tetap relevan dalam kehidupan saat ini.
berbagai persoalan bangsa seperti kemiskinan, pengangguran, pendidikan,
kesehatan, keterpencilan wilayah hingga bencana alam memerlukan semangat gotong
royong dan pengorbanan sebagaimana telah dicontohkan para pahlawan. Nilai-nilai
rela berkorban, pantang menyerah, percaya pada kemampuan sendiri serta
kepedulian terhadap sesama dinilai tetap relevan dalam kehidupan saat ini.
Sementara itu, kehadiran Wakapolres
Sanggau dalam upacara tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam
mendukung pelestarian nilai-nilai sejarah, memperkuat nasionalisme serta
menjaga sinergitas bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Sanggau dalam upacara tersebut menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam
mendukung pelestarian nilai-nilai sejarah, memperkuat nasionalisme serta
menjaga sinergitas bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.
Usai kegiatan, Kompol Radian menegaskan
bahwa peringatan Hari Berkabung Daerah merupakan momentum penting untuk
memperkokoh persatuan bangsa sekaligus menanamkan kembali semangat patriotisme
kepada generasi muda.
bahwa peringatan Hari Berkabung Daerah merupakan momentum penting untuk
memperkokoh persatuan bangsa sekaligus menanamkan kembali semangat patriotisme
kepada generasi muda.
“Menghormati jasa para pahlawan bukan
hanya dilakukan melalui upacara, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga
persatuan, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, menaati hukum, serta bersama-sama
memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Semangat perjuangan para
pendahulu harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menghadapi tantangan
bangsa saat ini,” ugkapnya.
hanya dilakukan melalui upacara, tetapi juga diwujudkan dengan menjaga
persatuan, menjunjung tinggi nilai kebangsaan, menaati hukum, serta bersama-sama
memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat. Semangat perjuangan para
pendahulu harus menjadi inspirasi bagi kita semua dalam menghadapi tantangan
bangsa saat ini,” ugkapnya.
Menurut Kompol Radian, Polres Sanggau
akan terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau, TNI, serta
seluruh unsur Forkopimda dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat yang kondusif.
akan terus memperkuat sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Sanggau, TNI, serta
seluruh unsur Forkopimda dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban
masyarakat yang kondusif.
Ia menilai stabilitas keamanan
merupakan fondasi utama agar pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal
demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
merupakan fondasi utama agar pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal
demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Upacara Hari Berkabung Daerah Tahun
2026 di Kabupaten Sanggau berlangsung dengan aman, tertib dan penuh khidmat.
2026 di Kabupaten Sanggau berlangsung dengan aman, tertib dan penuh khidmat.
Melalui
kegiatan tersebut diharapkan semangat kepahlawanan, nasionalisme, persatuan
serta kecintaan terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus
tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai perjuangan para pendahulu
tetap hidup dan menjadi landasan dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju,
sejahtera, adil, demokratis, religius serta berwawasan lingkungan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
kegiatan tersebut diharapkan semangat kepahlawanan, nasionalisme, persatuan
serta kecintaan terhadap daerah dan Negara Kesatuan Republik Indonesia terus
tumbuh di tengah masyarakat, sehingga nilai-nilai perjuangan para pendahulu
tetap hidup dan menjadi landasan dalam mewujudkan Kalimantan Barat yang maju,
sejahtera, adil, demokratis, religius serta berwawasan lingkungan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
