Polres Sanggau – Upaya memperkuat
ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil positif. Panen Jagung Hibrida
Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan di lahan sukarelawan milik Kutipa,
S.AP, di Dusun Barage, Desa Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau,
Selasa (2/6/2026), menghasilkan estimasi panen mencapai 17 ton dari luas lahan
dua hektare.

Kegiatan panen yang dimulai sekitar
pukul 08.30 WIB tersebut merupakan hasil penanaman Jagung Hibrida Kuartal I Tahun
2026 yang sebelumnya dilakukan pada 14 Februari 2026. Program ini menjadi
bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus implementasi
program swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik
Indonesia.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek
Tayan Hulu IPTU Trisna Mauludi, perwakilan Camat Tayan Hulu yang diwakili Kasi
Trantib Kutipa, S.AP, Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Williem, S.P.,
personel Polsek Tayan Hulu, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Sosok Vinsen,
serta lima orang anggota sukarelawan yang selama ini terlibat dalam pengelolaan
lahan.

Panen dilaksanakan secara bersama-sama
sebagai bentuk sinergi antara pemerintah, kepolisian, penyuluh pertanian, dan
masyarakat dalam mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian di
wilayah Kecamatan Tayan Hulu.

Untuk mengetahui potensi hasil
produksi secara akurat, tim dari BPP melaksanakan metode ubinan pada beberapa
titik sampel lahan. Dari hasil pengukuran tersebut diperoleh berat tongkol
jagung basah masing-masing sebesar 5 kilogram pada sampel pertama, 5 kilogram
pada sampel kedua, dan 6 kilogram pada sampel ketiga.

Berdasarkan hasil ubinan tersebut,
diperoleh rata-rata hasil sebesar 5,33 kilogram. Dengan menggunakan standar
perhitungan ubinan pertanian, estimasi produktivitas lahan mencapai sekitar 8,5
ton per hektare.


Dengan luas areal tanam mencapai dua
hektare, total hasil panen Jagung Hibrida di lahan sukarelawan Dusun Barage
diperkirakan mencapai 17 ton. Capaian tersebut dinilai cukup menggembirakan dan
menunjukkan bahwa pengelolaan lahan pertanian secara optimal mampu menghasilkan
produktivitas yang baik.

Kapolsek Tayan Hulu IPTU Trisna
Mauludi mengatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan hasil kerja sama
seluruh pihak, mulai dari petani, penyuluh pertanian, pemerintah daerah hingga
jajaran kepolisian yang terus memberikan pendampingan dalam mendukung program
ketahanan pangan.

“Panen hari ini menjadi bukti bahwa
kolaborasi yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan Polri mampu
menghasilkan produktivitas pertanian yang maksimal. Kami berharap keberhasilan
ini dapat menjadi motivasi bagi kelompok tani dan masyarakat lainnya untuk
terus memanfaatkan lahan produktif guna mendukung ketahanan pangan daerah
maupun nasional,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Polri melalui jajaran
Polsek Tayan Hulu akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang
bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk melalui pendampingan
dan pengawasan program pertanian yang berorientasi pada swasembada pangan.

Melalui
keberhasilan panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 ini, diharapkan
semangat masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian semakin meningkat.
Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani, program tersebut juga menjadi
kontribusi nyata dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan mendukung
terwujudnya Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia yang lebih
mandiri di bidang pangan. (Dny Ard /
Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version