Polres Sanggau – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba terus
digencarkan di wilayah perbatasan Kabupaten Sanggau. Salah satunya melalui
kegiatan Penyuluhan dan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan
dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan di Kantor Desa Engkahan,
Kecamatan Sekayam, Kamis (21/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti oleh para
pelajar, perangkat desa, tenaga pendidik, serta unsur masyarakat sebagai bentuk
penguatan edukasi bahaya narkoba sejak usia dini.

Sosialisasi dibuka langsung oleh Kepala Desa Engkahan, Stefanus Sumadi.
Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh masyarakat, khususnya generasi muda,
untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dari penyalahgunaan
narkotika.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Camat Sekayam melalui Kasi Tata
Pemerintahan Khairul Fahruzy, S.IP., perwakilan Danramil 1204-02/Sekayam
melalui Babinsa Desa Engkahan SERDA Joko Tri Mulyono, serta Kapolsek Sekayam
yang diwakili Ps. Kanit Samapta AIPDA Bagiyo.

Turut hadir Ketua BPD Engkahan Yulius Ajis, pendamping desa, perangkat
desa, dewan guru, hingga perwakilan pelajar dari SMA Negeri 01 Sekayam, MTS
Al-Mizan, SDN 13 Pesing, dan SDN 18 Entubah. Jumlah peserta yang mengikuti
kegiatan tercatat sekitar 35 orang.

Dalam kesempatan tersebut, AIPDA Bagiyo menjadi narasumber utama yang
menyampaikan berbagai materi terkait bahaya penyalahgunaan narkoba, khususnya
di kalangan pelajar dan remaja.

Materi yang disampaikan meliputi pengertian narkotika, psikotropika, dan
zat adiktif lainnya, jenis-jenis narkoba yang kerap beredar di lingkungan
masyarakat, hingga dampak negatif narkoba terhadap kesehatan fisik, mental,
pendidikan, dan masa depan generasi muda.

Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai bahaya pergaulan
bebas, pengaruh lingkungan terhadap penyalahgunaan narkoba, serta pentingnya
peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap
perkembangan anak dan remaja.


AIPDA Bagiyo juga menyoroti potensi ancaman peredaran gelap narkoba di
wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia, khususnya di Kabupaten Sanggau yang
memiliki akses lintas negara cukup terbuka.

Dalam paparannya, ia mengajak seluruh pelajar agar tidak mudah
terpengaruh lingkungan negatif dan selalu berani menolak segala bentuk
penyalahgunaan narkoba demi menjaga cita-cita dan masa depan.

Kapolsek Sekayam, AKP Dr. Sutikno, S.Sos., M.A.P., mengatakan kegiatan
sosialisasi tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam
mendukung program nasional P4GN, khususnya di wilayah perbatasan.

“Wilayah perbatasan memiliki tantangan tersendiri terkait potensi
peredaran narkoba. Karena itu, edukasi kepada pelajar dan masyarakat harus
terus dilakukan agar kesadaran kolektif dalam memerangi narkoba semakin kuat,”
ujarnya.

Ia menegaskan bahwa generasi muda harus menjadi garda terdepan dalam
menjaga lingkungan sekolah dan masyarakat agar bebas dari penyalahgunaan
narkotika.

“Melalui kegiatan ini kami berharap para pelajar memahami dampak buruk
narkoba, baik terhadap kesehatan maupun masa depan mereka. Jangan sampai
generasi muda menjadi korban ataupun terlibat dalam jaringan peredaran gelap
narkoba,” tegasnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, sekolah,
orang tua, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman
dan sehat bagi tumbuh kembang generasi muda, terutama di kawasan perbatasan
negara.

Kegiatan sosialisasi
berlangsung dalam suasana interaktif dan mendapat antusiasme dari para peserta.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman, tertib, dan kondusif. (Dny
Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version