Polres Sanggau
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polsek
Tayan Hulu melalui pengelolaan lahan jagung hibrida di Dusun Barage, Desa
Sosok, Kecamatan Tayan Hulu, Kabupaten Sanggau. Pada Rabu, 20 Mei 2026,
personel Polsek Tayan Hulu melaksanakan pengecekan progres pertumbuhan tanaman
jagung hibrida yang saat ini memasuki usia 95 hari setelah tanam (HST).

Kegiatan
pengecekan dimulai sekitar pukul 13.00 WIB hingga selesai dengan tujuan
memastikan perkembangan tanaman tetap optimal menjelang masa panen. Dari hasil
pemantauan di lapangan, tanaman jagung terlihat tumbuh subur dan telah memasuki
fase berbuah.

Lahan jagung
seluas dua hektare tersebut dikelola oleh seorang sukarelawan bernama Pak
Kutipa yang bekerja sama dengan Polsek Tayan Hulu dalam mendukung program
ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Tayan Hulu. Kolaborasi tersebut menjadi
bentuk sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam mendukung sektor
pertanian.

Kondisi tanaman
yang sehat dan produktif diperkirakan akan memasuki masa panen pada awal Juni
2026. Keberhasilan pertumbuhan jagung hibrida tersebut dinilai menjadi
indikator positif dalam mendukung upaya peningkatan hasil pangan lokal di
Kabupaten Sanggau.

Kapolsek Tayan
Hulu, Iptu H. Pintor Hutajulu, mengatakan bahwa kegiatan pengecekan rutin
dilakukan guna memastikan proses pertumbuhan tanaman berjalan baik hingga masa
panen tiba. Menurutnya, program pertanian yang dijalankan bersama masyarakat
merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional.


“Pengecekan ini
penting untuk memastikan tanaman jagung tumbuh optimal dan siap panen sesuai
target. Kami ingin program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi
masyarakat dan mendukung ketahanan pangan di wilayah Tayan Hulu,” ujar Iptu H.
Pintor Hutajulu.

Ia menjelaskan,
keterlibatan Polsek Tayan Hulu dalam program pertanian merupakan implementasi
dukungan terhadap kebijakan pemerintah pusat dalam mewujudkan swasembada pangan
dan menjaga stabilitas ekonomi nasional melalui sektor pertanian.

Menurutnya,
ketahanan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kesejahteraan
masyarakat. Oleh sebab itu, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah, dan
masyarakat dinilai sangat diperlukan agar program pertanian dapat berjalan
berkelanjutan.

“Kami berharap
kegiatan seperti ini mampu memotivasi masyarakat untuk lebih aktif memanfaatkan
lahan produktif. Jika dikelola dengan baik, sektor pertanian dapat menjadi
kekuatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional,”
tambahnya.

Kegiatan pengecekan
berlangsung lancar dan situasi di lokasi terpantau aman serta kondusif. Polsek
Tayan Hulu memastikan akan terus melakukan pendampingan dan pemantauan terhadap
perkembangan tanaman hingga masa panen guna mendukung keberhasilan program ketahanan
pangan di Kecamatan Tayan Hulu. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version