Polres Sanggau
Kegiatan
“Jumat Curhat” yang digelar Polres Sanggau kembali menjadi ruang dialog terbuka
antara kepolisian dan masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 24 April
2026, sekitar pukul 08.00 WIB di Warkop Sari, Jalan Ayani, Kecamatan Kapuas,
Kabupaten Sanggau, tepatnya di kawasan Terminal Oplet.

Kegiatan tersebut dipimpin
langsung oleh Kasat Binmas Polres Sanggau, Iptu Trisna Mauludi, didampingi KBO
Sat Binmas Iptu Sugianto serta personel Sat Binmas. Hadir dalam kegiatan itu
sejumlah tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Kabupaten Sanggau yang
antusias menyampaikan aspirasi.

Dalam sambutannya, Iptu Trisna
Mauludi mengawali dengan ungkapan syukur atas terselenggaranya kegiatan
tersebut. Ia menegaskan bahwa Jumat Curhat merupakan program rutin yang menjadi
sarana komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih
atas kehadiran para tokoh masyarakat dan pemuda. Kami juga menyampaikan
permohonan maaf karena Kapolres Sanggau belum dapat hadir. Namun demikian,
kegiatan ini tetap menjadi prioritas sebagai bentuk kepedulian Polri dalam mendengar
langsung suara masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, melalui forum
tersebut pihak kepolisian ingin mengetahui secara langsung berbagai persoalan
yang dihadapi masyarakat, mulai dari gangguan keamanan hingga kebutuhan akan
pelayanan kepolisian yang lebih optimal.

Menurutnya, Polri tidak dapat
bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh karena
itu, peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Sinergi antara kepolisian dan
masyarakat adalah kunci utama. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa
bersama-sama menjaga Kabupaten Sanggau tetap aman, damai, dan tertib,”
tegasnya.

Dalam kesempatan itu, pihak
kepolisian juga mengingatkan masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan
kejadian seperti kecelakaan lalu lintas, tindak pidana, maupun gangguan
kamtibmas lainnya melalui kantor polisi terdekat atau layanan call center 110.


Memasuki sesi dialog, sejumlah
perwakilan masyarakat menyampaikan berbagai keluhan. Perwakilan warga sekitar
Pasar Kartini, Aciap, berharap adanya penertiban pedagang kaki lima agar
kawasan pasar menjadi lebih tertata dan nyaman.

Sementara itu, perwakilan pemuda,
Maryadi, menyoroti maraknya penggunaan knalpot brong oleh pengendara sepeda
motor.

Dirinya meminta adanya sosialisasi penggunaan traffic cone di sekolah
serta penindakan terhadap kendaraan yang menggunakan lampu sorot atau laser
berlebihan yang membahayakan pengguna jalan lain.

Keluhan lainnya disampaikan oleh
tokoh masyarakat, Edi, yang meminta kepolisian lebih gencar dalam memberantas
penyalahgunaan narkoba.

Ia juga mengusulkan pemasangan baliho atau banner
imbauan yang dilengkapi nomor kontak petugas agar masyarakat lebih mudah
melapor.

Menanggapi berbagai masukan
tersebut, Kasat Binmas menegaskan bahwa seluruh aspirasi akan ditampung dan
ditindaklanjuti sesuai kewenangan. 

Iptu Trisna Mauludi juga memastikan bahwa jajaran Polres
Sanggau akan meningkatkan patroli serta kegiatan preventif di lapangan.

Melalui
kegiatan Jumat Curhat ini, Polres Sanggau berharap terbangun hubungan yang
semakin erat antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dengan
kolaborasi yang kuat, setiap permasalahan diharapkan dapat diselesaikan secara
bijak sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga dan kepercayaan masyarakat
terhadap Polri semakin meningkat.
(Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version