Polres Sanggau – Polsek Bonti, Polres Sanggau, melaksanakan pengiriman
sekaligus penjualan Jagung Pipil Kering (JPK) ke Bulog Cabang Sanggau pada
Selasa, 21 April 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini
menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta
optimalisasi hasil pertanian di wilayah hukum Kabupaten Sanggau.
sekaligus penjualan Jagung Pipil Kering (JPK) ke Bulog Cabang Sanggau pada
Selasa, 21 April 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini
menjadi bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta
optimalisasi hasil pertanian di wilayah hukum Kabupaten Sanggau.
Proses pengiriman dilakukan melalui Koperasi Sono Agung Jaya (SAJ)
sebagai mitra penyalur, dengan total jagung yang dikirim mencapai 750 kilogram.
Jagung tersebut merupakan hasil pengelolaan lahan binaan Polsek Bonti yang
sebelumnya telah melalui tahapan panen dan pengeringan sesuai standar.
sebagai mitra penyalur, dengan total jagung yang dikirim mencapai 750 kilogram.
Jagung tersebut merupakan hasil pengelolaan lahan binaan Polsek Bonti yang
sebelumnya telah melalui tahapan panen dan pengeringan sesuai standar.
Sebelum diterima oleh pihak Bulog Cabang Sanggau, Jagung Pipil Kering
tersebut menjalani proses pengecekan kualitas. Pemeriksaan meliputi kadar air
dan kandungan aflatoksin guna memastikan komoditas memenuhi standar kelayakan.
tersebut menjalani proses pengecekan kualitas. Pemeriksaan meliputi kadar air
dan kandungan aflatoksin guna memastikan komoditas memenuhi standar kelayakan.
Dari hasil pengujian, diketahui kadar air jagung berada pada angka 11,70
persen, sementara kandungan aflatoksin tercatat sebesar 16,00 PPB. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa jagung yang dikirim telah memenuhi syarat mutu yang
ditetapkan oleh Bulog, sehingga layak untuk diterima dan dipasarkan lebih
lanjut.
persen, sementara kandungan aflatoksin tercatat sebesar 16,00 PPB. Hasil
tersebut menunjukkan bahwa jagung yang dikirim telah memenuhi syarat mutu yang
ditetapkan oleh Bulog, sehingga layak untuk diterima dan dipasarkan lebih
lanjut.
Dalam transaksi tersebut, Bulog Cabang Sanggau menetapkan harga
pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram. Harga ini dinilai kompetitif dan
memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian yang dikelola oleh jajaran Polsek
Bonti bersama masyarakat.
pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram. Harga ini dinilai kompetitif dan
memberikan nilai tambah bagi hasil pertanian yang dikelola oleh jajaran Polsek
Bonti bersama masyarakat.
Meskipun proses administrasi berupa Purchase Order (PO) dari Bulog masih
dalam tahap penyelesaian, pihak terkait memastikan dokumen tersebut akan segera
dikirimkan kepada Koperasi Sono Agung Jaya sebagai bagian dari mekanisme resmi
transaksi.
dalam tahap penyelesaian, pihak terkait memastikan dokumen tersebut akan segera
dikirimkan kepada Koperasi Sono Agung Jaya sebagai bagian dari mekanisme resmi
transaksi.
Setelah melalui proses penerimaan, seluruh jagung yang telah dibeli
selanjutnya disimpan di Gudang Tanjung Kapuas yang berada di kompleks Bulog
Cabang Sanggau. Penyimpanan ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta
distribusi lanjutan sesuai kebutuhan.
selanjutnya disimpan di Gudang Tanjung Kapuas yang berada di kompleks Bulog
Cabang Sanggau. Penyimpanan ini dilakukan untuk menjaga kualitas serta
distribusi lanjutan sesuai kebutuhan.
Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, menyampaikan bahwa kegiatan ini
merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan
nasional. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan produktif menjadi salah satu
upaya strategis dalam membantu stabilitas pasokan pangan.
merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan
nasional. Ia menegaskan bahwa pengelolaan lahan produktif menjadi salah satu
upaya strategis dalam membantu stabilitas pasokan pangan.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan potensi pertanian melalui
pemanfaatan lahan yang ada. Hasil ini bukan hanya untuk mendukung ketahanan
pangan, tetapi juga sebagai contoh bahwa Polri hadir dan berperan aktif bersama
masyarakat,” ujarnya.
pemanfaatan lahan yang ada. Hasil ini bukan hanya untuk mendukung ketahanan
pangan, tetapi juga sebagai contoh bahwa Polri hadir dan berperan aktif bersama
masyarakat,” ujarnya.
Iptu Erpan juga menambahkan bahwa ke depan, Polsek Bonti akan terus
mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan
koperasi, guna meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian di
wilayahnya.
mendorong kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan
koperasi, guna meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil pertanian di
wilayahnya.
Kegiatan ini diharapkan
dapat menjadi inspirasi bagi jajaran lainnya dalam mengoptimalkan sumber daya
yang ada, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat
dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
dapat menjadi inspirasi bagi jajaran lainnya dalam mengoptimalkan sumber daya
yang ada, sekaligus memperkuat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat
dalam mewujudkan kemandirian pangan di daerah. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
