Polres Sanggau – Kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida usai
pemupukan tahap ketiga pada lahan Demplot I Tahun 2026 Polsek Bonti berlangsung
di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Sabtu
(18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 2
Ketahanan Pangan yang berfokus pada pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung
swasembada pangan nasional.
pemupukan tahap ketiga pada lahan Demplot I Tahun 2026 Polsek Bonti berlangsung
di Dusun Sami, Desa Sami, Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau, Sabtu
(18/4/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Program 2
Ketahanan Pangan yang berfokus pada pemanfaatan lahan produktif untuk mendukung
swasembada pangan nasional.
Pengecekan dimulai sekitar pukul 10.30 WIB hingga selesai, dipimpin
langsung oleh Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, bersama dua personel.
Kegiatan dilakukan di lahan milik petani mitra atas nama AB Suhadi, yang
tergabung dalam Kelompok Tani Semangat Baru dengan luas lahan sekitar satu
hektare.
langsung oleh Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, bersama dua personel.
Kegiatan dilakukan di lahan milik petani mitra atas nama AB Suhadi, yang
tergabung dalam Kelompok Tani Semangat Baru dengan luas lahan sekitar satu
hektare.
Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemantauan menyeluruh
terhadap kondisi tanaman jagung jenis Beltras 1 yang saat ini telah memasuki
usia 86 hari setelah tanam (HST). Pemeriksaan difokuskan pada kondisi lahan
pasca penyemprotan herbisida untuk pengendalian gulma serta pertumbuhan tanaman
secara umum.
terhadap kondisi tanaman jagung jenis Beltras 1 yang saat ini telah memasuki
usia 86 hari setelah tanam (HST). Pemeriksaan difokuskan pada kondisi lahan
pasca penyemprotan herbisida untuk pengendalian gulma serta pertumbuhan tanaman
secara umum.
Hasil pengecekan menunjukkan bahwa kondisi lahan dalam keadaan baik dan
terkendali, di mana gulma dapat diatasi dengan penggunaan herbisida selektif.
Hal ini berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman yang terlihat rata-rata
sesuai dengan fase perkembangan umur tanaman.
terkendali, di mana gulma dapat diatasi dengan penggunaan herbisida selektif.
Hal ini berdampak positif terhadap pertumbuhan tanaman yang terlihat rata-rata
sesuai dengan fase perkembangan umur tanaman.
Meski demikian, ditemukan sejumlah tanaman jagung yang mengalami rebah
akibat terpaan angin kencang dan curah hujan tinggi yang melanda wilayah
tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian bersama
antara petani dan pihak kepolisian dalam upaya menjaga produktivitas lahan.
akibat terpaan angin kencang dan curah hujan tinggi yang melanda wilayah
tersebut dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini menjadi perhatian bersama
antara petani dan pihak kepolisian dalam upaya menjaga produktivitas lahan.
Kapolsek Bonti, Iptu Erpan Yudi Asmara, dalam keterangannya menyampaikan
bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung
program ketahanan pangan.
bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung
program ketahanan pangan.
Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak hanya hadir dalam aspek keamanan,
tetapi juga berperan aktif dalam pendampingan sektor pertanian.
tetapi juga berperan aktif dalam pendampingan sektor pertanian.
“Kami terus mendorong pemanfaatan lahan produktif secara maksimal.
Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan program ini berjalan
optimal, sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat
dalam mengelola lahan,” ujar Iptu Erpan Yudi Asmara.
Kehadiran kami di lapangan adalah untuk memastikan program ini berjalan
optimal, sekaligus memberikan motivasi kepada para petani agar tetap semangat
dalam mengelola lahan,” ujar Iptu Erpan Yudi Asmara.
Kapolsek mengungkapkan bahwa sinergi antara kepolisian dan
masyarakat, khususnya kelompok tani, menjadi kunci keberhasilan dalam
mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal hingga
nasional.
masyarakat, khususnya kelompok tani, menjadi kunci keberhasilan dalam
mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di tingkat lokal hingga
nasional.
Program ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung visi
besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam hal penguatan
sektor pangan dan peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan lahan
secara produktif.
besar Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam hal penguatan
sektor pangan dan peningkatan kesejahteraan petani melalui pemanfaatan lahan
secara produktif.
Secara keseluruhan,
kegiatan pengecekan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Diharapkan, hasil yang dicapai dari demplot ini dapat menjadi contoh bagi
petani lain dalam mengembangkan pertanian jagung hibrida secara lebih optimal
di wilayah Kecamatan Bonti dan sekitarnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
kegiatan pengecekan berlangsung dalam situasi aman, tertib, dan kondusif.
Diharapkan, hasil yang dicapai dari demplot ini dapat menjadi contoh bagi
petani lain dalam mengembangkan pertanian jagung hibrida secara lebih optimal
di wilayah Kecamatan Bonti dan sekitarnya. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
