Polres Sanggau
Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus dilakukan hingga tingkat desa.
Personel Polsek Beduai bersama masyarakat melaksanakan kegiatan Penanaman
Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 milik Kelompok Sukarelawan Ignasius
Jeruden dan rekan-rekan di Dusun Muara Beduai, Desa Kasromego, Kecamatan
Beduai, Kabupaten Sanggau, Rabu (8/4/2026) pagi.

Kegiatan yang
dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi bagian nyata kolaborasi antara
kepolisian, penyuluh pertanian, serta kelompok masyarakat dalam mendukung
program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian lokal
berbasis komunitas.

Penanaman jagung
hibrida dilaksanakan di lahan seluas kurang lebih satu hektare milik kelompok
sukarelawan. Dalam kegiatan ini digunakan bibit jagung unggul merek Betras 1
yang dinilai memiliki produktivitas tinggi serta mampu beradaptasi dengan
kondisi lahan pertanian di wilayah Kecamatan Beduai.

Personel Polsek
Beduai turut turun langsung ke lapangan bersama Penyuluh Pertanian Lapangan
(PPL) Desa Kasromego serta anggota Kelompok Sukarelawan Ignasius Jeruden Dkk.
Sinergi lintas sektor tersebut mencerminkan keterlibatan aktif aparat
kepolisian dalam mendukung pembangunan ekonomi masyarakat melalui sektor
pertanian.

Kapolsek Beduai
AKP Heri Tiyana, SH mengatakan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan
pertanian merupakan bagian dari implementasi peran kepolisian sebagai penggerak
stabilitas sosial sekaligus mitra masyarakat dalam pembangunan daerah.

Menurutnya,
ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petani semata,
tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat termasuk aparat keamanan
agar produksi pangan tetap terjaga dan berkelanjutan.


“Kami hadir
bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong produktivitas masyarakat.
Melalui kegiatan penanaman jagung hibrida ini, Polsek Beduai ingin memastikan
masyarakat memiliki kemandirian pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan
petani di wilayah hukum kami,” ujar AKP Heri Tiyana di sela kegiatan.

Ia menambahkan,
program pertanian seperti ini selaras dengan kebijakan nasional dalam mendukung
Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan ketahanan pangan sebagai
salah satu prioritas strategis pembangunan bangsa.

Selain sebagai
langkah mendukung swasembada pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana
mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat desa. Kehadiran aparat
kepolisian di tengah aktivitas pertanian diharapkan mampu memberikan motivasi
sekaligus meningkatkan semangat gotong royong masyarakat.

Para petani dan
sukarelawan menyambut positif keterlibatan Polsek Beduai karena dinilai
memberikan dorongan moral serta rasa aman dalam mengembangkan sektor pertanian
produktif di wilayah pedesaan.

Dengan terlaksananya
penanaman Jagung Hibrida Kuartal II Tahun 2026 ini, diharapkan hasil panen
mendatang mampu meningkatkan produksi jagung lokal Kabupaten Sanggau sekaligus
memperkuat ketahanan pangan daerah sebagai kontribusi nyata menuju kemandirian pangan
nasional. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version