Polres Sanggau – Kegiatan penanaman jagung kembali digencarkan oleh
jajaran Polsek Batang Tarang sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan
pangan nasional. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 17 April 2026,
mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, berlokasi di lahan demplot IV yang berada
di Dusun Calong, Desa Kebadu, Kecamatan Balai, Kabupaten Sanggau.

Penanaman jagung ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Batang Tarang, Ipda
Miskun, S.H., M.H., bersama personel Polsek Batang Tarang. Kegiatan berlangsung
dengan penuh semangat kebersamaan, di mana seluruh personel turut
berpartisipasi aktif dalam proses penanaman di lahan yang telah disiapkan.

Dalam kegiatan tersebut, jenis bibit yang digunakan adalah jagung
hibrida Bisi 18 yang dikenal memiliki produktivitas tinggi. Lahan yang
dimanfaatkan untuk penanaman memiliki luas sekitar 1 hektare, yang diharapkan
mampu menghasilkan panen maksimal guna mendukung ketersediaan pangan di wilayah
setempat.

Kapolsek Batang Tarang, Ipda Miskun, S.H., M.H., dalam keterangannya
menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap
program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.

Ia menegaskan bahwa Polsek Batang Tarang tidak hanya berperan dalam
menjaga keamanan, tetapi juga hadir sebagai penggerak pembangunan di sektor
pertanian.

“Kegiatan ini adalah komitmen kami dalam mendukung program Presiden dan
Wakil Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam meningkatkan ketahanan
pangan nasional. Kami ingin memastikan bahwa Polri hadir memberikan kontribusi
nyata bagi masyarakat,” ujar Ipda Miskun.


Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan lahan demplot menjadi salah satu
strategi efektif dalam memberikan contoh kepada masyarakat tentang pengelolaan
pertanian yang produktif dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, diharapkan
masyarakat dapat terinspirasi untuk mengoptimalkan lahan yang dimiliki.

Penanaman jagung di Kecamatan Balai ini tidak hanya berorientasi pada
hasil panen semata, tetapi juga sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat
mengenai pentingnya kemandirian pangan. Dengan adanya demplot percontohan,
masyarakat dapat melihat langsung proses dan hasil yang dicapai.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara
aparat kepolisian dengan masyarakat. Kehadiran polisi di tengah aktivitas
pertanian menunjukkan pendekatan humanis Polri dalam membangun kedekatan dan
kepercayaan publik.

Program penanaman jagung yang dilaksanakan secara berkelanjutan ini
diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap stabilitas ekonomi
masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Sanggau. Dengan meningkatnya
produksi pangan lokal, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat
ditekan.

Melalui langkah konkret
seperti ini, Polsek Batang Tarang menegaskan komitmennya untuk terus
berkontribusi dalam pembangunan nasional, tidak hanya di bidang keamanan,
tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat melalui sektor pertanian. (Dny
Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version