Polres Sanggau – Kegiatan
penanaman jagung kuartal II Tahun 2026 hasil kerja sama Biro SDM Polda Kalbar
dan PTPN IV Regional V Kalbar resmi digelar pada Jumat, 10 April 2026, di
wilayah hukum Polsek Kembayan, Kabupaten Sanggau. Agenda ini menjadi bagian
dari upaya konkret mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus
mendorong swasembada jagung di Kalimantan Barat.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung
di Dusun Tanjung Selong, Desa Mobui, Kecamatan Kembayan, dengan titik awal
penanaman dimulai sekitar pukul 09.18 WIB. Program ini dirancang dengan total
luasan lahan mencapai 10 hektare yang akan ditanami secara bertahap.

Kegiatan tersebut dipimpin
langsung oleh Karo SDM Polda Kalbar Kombes Pol Bayu Dewantoro, S.I.K., M.M.,
yang turut melakukan penanaman jagung secara simbolis sebagai tanda dimulainya
program. Kehadiran pimpinan ini menegaskan komitmen Polri dalam mendukung
sektor pertanian.

Turut hadir dalam kegiatan
tersebut sejumlah pejabat dan stakeholder terkait, di antaranya Kabagbinkar
Biro SDM Polda Kalbar AKBP Suparno Agus Candra, S.H., S.I.K., perwakilan Bupati
Sanggau melalui Kepala Dinas Pertanian Kubin, serta Waka Polres Sanggau Kompol
Radian Andy Pratomo, S.I.K., M.H.

Selain itu, hadir pula Kabag SDM
Polres Sanggau AKP Nana Supriatna, para Kapolsek jajaran Polres Sanggau, serta
jajaran manajemen PTPN IV Regional V seperti GM UGKB Moh. Supryadi, Manajer
Kebun Kembayan Didi, hingga unsur teknis lainnya.

Kegiatan ini juga melibatkan
unsur pemerintah kecamatan yang diwakili Kasi Trantib Nur Eko Widodo, tokoh
masyarakat, tokoh adat, Kelompok Tani Bougenvil Kembayan, serta Koordinator
Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kembayan, Hendra Samudra.

Dalam sambutannya, GM UGKB PTPN
IV Moh. Supryadi menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen penuh mendukung
program penanaman jagung sebagai bagian dari peran BUMN dalam memperkuat
ketahanan pangan nasional.

Ia menegaskan bahwa langkah ini
sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait pentingnya
kemandirian pangan, serta menyebut bahwa penanaman jagung juga telah dilakukan
di wilayah lain seperti Kecamatan Meliau.


Sementara itu, Kombes Pol Bayu
Dewantoro menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Polri dan
PTPN IV. Ia menilai sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam mendorong
keberhasilan program pertanian yang berkelanjutan.

“Polri memiliki peran strategis
dalam mendukung ketahanan pangan. Kami tidak hanya menjaga keamanan, tetapi
juga hadir untuk memastikan program strategis nasional seperti swasembada
jagung dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya
pengelolaan pertanian yang baik mulai dari pengolahan lahan, pemilihan bibit
unggul, hingga perawatan tanaman agar hasil panen dapat maksimal.

Menurutnya, saat ini
produktivitas jagung di Kalimantan Barat masih perlu ditingkatkan karena
rata-rata hasil panen per hektare masih berada di kisaran 1 hingga 1,5 ton.
Oleh karena itu, diperlukan kerja bersama untuk mencapai target produksi yang
lebih tinggi.

“Kita harus terus berinovasi dan
bekerja sama. Dengan pendekatan yang adaptif, responsif, dan solutif, saya
yakin Kalimantan Barat mampu menjadi lumbung jagung yang kuat di masa depan,”
tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut juga
dilakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada Kelompok Tani Bougenvil
Kembayan berupa bibit jagung jenis Sumo Sakti dan Perkasa Sakti serta peralatan
semprot untuk mendukung kegiatan pertanian.

Program penanaman ini merupakan
bagian dari kesepakatan kerja sama antara Biro SDM Polda Kalbar dan PTPN IV
Regional V Kalbar dengan total luasan 10 hektare yang akan direalisasikan
secara bertahap dimulai sejak hari pelaksanaan.

Rangkaian
kegiatan ditutup dengan sesi ramah tamah sebagai bentuk penguatan hubungan
antara aparat, pemerintah, perusahaan, dan masyarakat dalam mendukung
pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.
(Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version