Polres Sanggau – Polsek Jangkang, Polres Sanggau, memperkuat langkah pencegahan Kebakaran
Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar sosialisasi kepada masyarakat Desa
Semirau, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kamis (27/8/2026). Kegiatan
berlangsung di Aula Kantor Desa Semirau mulai pukul 17.30 hingga 20.30 WIB.
Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan menggelar sosialisasi kepada masyarakat Desa
Semirau, Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau, Kamis (27/8/2026). Kegiatan
berlangsung di Aula Kantor Desa Semirau mulai pukul 17.30 hingga 20.30 WIB.
Sosialisasi
tersebut dihadiri Kapolsek Jangkang Iptu Sukarjo, Danramil Jangkang Serma Sri
Mulyono, perwakilan Kecamatan Jangkang Charles Supadio, Kepala Desa Semirau
Rambo, perwakilan PT Finantara, Masyarakat Peduli Api (MPA), kepala wilayah,
tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Semirau.
tersebut dihadiri Kapolsek Jangkang Iptu Sukarjo, Danramil Jangkang Serma Sri
Mulyono, perwakilan Kecamatan Jangkang Charles Supadio, Kepala Desa Semirau
Rambo, perwakilan PT Finantara, Masyarakat Peduli Api (MPA), kepala wilayah,
tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Semirau.
Dalam pertemuan
tersebut, Polsek Jangkang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, terutama
di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan potensi munculnya titik api.
Masyarakat diajak meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar yang
berisiko menimbulkan kebakaran tidak terkendali.
tersebut, Polsek Jangkang menekankan pentingnya pencegahan sejak dini, terutama
di tengah kondisi musim kemarau yang meningkatkan potensi munculnya titik api.
Masyarakat diajak meninggalkan kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar yang
berisiko menimbulkan kebakaran tidak terkendali.
Kapolsek
Jangkang mengatakan, menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla membutuhkan
kesadaran bersama, bukan hanya mengandalkan aparat. Menurutnya, masyarakat
merupakan pihak yang paling dekat dengan wilayah sehingga memiliki peran
penting dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak awal.
Jangkang mengatakan, menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla membutuhkan
kesadaran bersama, bukan hanya mengandalkan aparat. Menurutnya, masyarakat
merupakan pihak yang paling dekat dengan wilayah sehingga memiliki peran
penting dalam mendeteksi dan mencegah kebakaran sejak awal.
“Jangan membuka
lahan dengan cara membakar, terlebih saat musim kemarau seperti sekarang. Satu
titik api yang tidak segera dikendalikan dapat berkembang dan meluas. Karena
itu, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera
melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda Karhutla,” ujar Iptu Sukarjo.
lahan dengan cara membakar, terlebih saat musim kemarau seperti sekarang. Satu
titik api yang tidak segera dikendalikan dapat berkembang dan meluas. Karena
itu, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan dan segera
melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda Karhutla,” ujar Iptu Sukarjo.
Dalam
sosialisasi tersebut, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi
hukum bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan atau lahan.
Polsek Jangkang mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat berhadapan dengan
ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
sosialisasi tersebut, masyarakat juga diberikan pemahaman mengenai konsekuensi
hukum bagi pihak yang dengan sengaja melakukan pembakaran hutan atau lahan.
Polsek Jangkang mengingatkan bahwa tindakan tersebut dapat berhadapan dengan
ketentuan pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan yang
berlaku.
Iptu Sukarjo
menegaskan, sosialisasi bukan dimaksudkan untuk menimbulkan kekhawatiran di
tengah masyarakat, melainkan sebagai upaya membangun pemahaman agar warga
mengetahui risiko serta tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
menegaskan, sosialisasi bukan dimaksudkan untuk menimbulkan kekhawatiran di
tengah masyarakat, melainkan sebagai upaya membangun pemahaman agar warga
mengetahui risiko serta tanggung jawab dalam menjaga lingkungan.
“Kami ingin
masyarakat memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada menghadapi
kebakaran yang sudah meluas. Mari saling mengingatkan dan bertindak cepat
ketika menemukan potensi api,” katanya.
masyarakat memahami bahwa pencegahan jauh lebih baik daripada menghadapi
kebakaran yang sudah meluas. Mari saling mengingatkan dan bertindak cepat
ketika menemukan potensi api,” katanya.
Danramil
Jangkang Serma Sri Mulyono menyampaikan bahwa TNI dan Polri saat ini terus
mengintensifkan sosialisasi serta langkah pencegahan Karhutla. Sinergi bersama
pemerintah kecamatan, perusahaan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting
untuk menjaga kawasan hutan dan lahan tetap aman.
Jangkang Serma Sri Mulyono menyampaikan bahwa TNI dan Polri saat ini terus
mengintensifkan sosialisasi serta langkah pencegahan Karhutla. Sinergi bersama
pemerintah kecamatan, perusahaan dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting
untuk menjaga kawasan hutan dan lahan tetap aman.
Sementara itu,
perwakilan Kecamatan Jangkang Charles Supadio berharap materi yang disampaikan
dapat dipahami dan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah
kecamatan bersama TNI dan Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
mengambil bagian dalam menjaga wilayah Jangkang dari ancaman Karhutla.
perwakilan Kecamatan Jangkang Charles Supadio berharap materi yang disampaikan
dapat dipahami dan diterapkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah
kecamatan bersama TNI dan Polri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
mengambil bagian dalam menjaga wilayah Jangkang dari ancaman Karhutla.
Selain mencegah
pembakaran, masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada aparat
apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Respons cepat terhadap informasi awal diharapkan dapat mencegah api membesar
sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan warga, kesehatan, lingkungan
dan aktivitas perekonomian.
pembakaran, masyarakat diminta segera menyampaikan informasi kepada aparat
apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Respons cepat terhadap informasi awal diharapkan dapat mencegah api membesar
sekaligus mengurangi risiko terhadap keselamatan warga, kesehatan, lingkungan
dan aktivitas perekonomian.
Polsek Jangkang berharap
kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri,
perusahaan, Masyarakat Peduli Api, tokoh masyarakat serta warga Desa Semirau.
Melalui kepedulian dan tanggung jawab bersama, upaya pencegahan Karhutla di
Kecamatan Jangkang diharapkan semakin efektif sehingga lingkungan tetap terjaga
dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
kegiatan tersebut memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI-Polri,
perusahaan, Masyarakat Peduli Api, tokoh masyarakat serta warga Desa Semirau.
Melalui kepedulian dan tanggung jawab bersama, upaya pencegahan Karhutla di
Kecamatan Jangkang diharapkan semakin efektif sehingga lingkungan tetap terjaga
dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
