Polres Sanggau – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa
kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau. Seorang remaja berusia 16 tahun
meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan
sebuah truk di Jalan Raya Pasar Sosok, Dusun Sosok I, Desa Sosok, Kecamatan
Tayan Hulu, tepat di depan Masjid Ar-Rahman Sosok, Minggu (26/7/2026) dini
hari.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 02.25 WIB. Korban
diketahui berinisial A (16), warga Dusun Dangku, Desa Sosok, Kecamatan Tayan
Hulu. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra berwarna hitam
dengan nomor polisi KB 3601 DAM.

Sementara kendaraan yang terlibat merupakan truk Counter berwarna kuning
bernomor polisi KB 8852 EL yang dikemudikan oleh AA (23), warga Dusun Sidodadi,
Desa Binjai Hulu, Kecamatan Binjai Hulu, Kabupaten Sintang.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan awal yang
dihimpun petugas, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Pasar
Sosok menuju Kabupaten Landak. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan roda dua
tersebut diduga melebar ke lajur kanan hingga memasuki jalur berlawanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju truk Counter yang
dikemudikan AA. Karena jarak kedua kendaraan sudah sangat dekat, tabrakan tidak
dapat dihindarkan. Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor
mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban mengalami luka robek pada bagian mulut, luka robek pada lutut
kanan, serta patah pada tangan kanan. Petugas yang menerima laporan langsung
mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengevakuasi
korban, mengamankan barang bukti, serta mengatur arus lalu lintas agar situasi
tetap aman dan lancar.


Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Supra mengalami kerusakan
berat pada bagian depan, sayap kanan dan kiri, stang patah, serta bodi
kendaraan pecah dengan estimasi kerugian material sekitar Rp5 juta. Sementara
truk Counter mengalami kerusakan pada bumper kanan depan dan kaca depan pecah
dengan estimasi kerugian sekitar Rp10 juta.

Kapolsek Tayan Hulu Iptu Trisna Mauludi mengatakan bahwa pihak
kepolisian telah melakukan penanganan sesuai prosedur, mulai dari mendatangi
lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan awal, mengamankan kendaraan yang
terlibat, hingga melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan
tersebut.

“Kami turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban atas
musibah ini. Peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh pengguna jalan agar
selalu berkendara dengan penuh kehati-hatian, menjaga konsentrasi, mematuhi
aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan
layak sebelum melakukan perjalanan, terutama pada dini hari,” ujar Iptu Trisna
Mauludi.

Kapolsek menambahkan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung
jawab bersama. Ia mengimbau masyarakat, khususnya para pengendara usia muda,
agar tidak memacu kendaraan melebihi batas aman maupun mengambil jalur yang
dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.

Saat ini, Unit Lalu Lintas bersama personel Polsek Tayan Hulu masih
melakukan pendalaman terhadap penyebab pasti kecelakaan sebagai bagian dari
proses penyelidikan.

Kepolisian berharap
peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh masyarakat untuk selalu
mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan sehingga angka kecelakaan lalu
lintas di wilayah Kabupaten Sanggau dapat terus ditekan. (Dny Ard / Humas
Res Sgu)


Share.
Exit mobile version