Polres Sanggau – Satuan
Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sanggau terus memperkuat upaya edukasi kepada
generasi muda melalui program Police Go To School. Kali ini, kegiatan
dilaksanakan di Aula SMAN 3 Sanggau pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 09.30
WIB, dengan mengusung sosialisasi tertib berlalu lintas sebagai langkah
membangun budaya keselamatan di kalangan pelajar.

Kegiatan dipimpin langsung oleh
Kasat Lantas Polres Sanggau IPTU Andiet Tri Hatmojo, S.H., didampingi Ps. Kanit
Kamsel Satlantas Polres Sanggau AIPDA Suriansyah, S.H., bersama Bripka Restyo
Aji, Brigpol Tri Putri, S.H., dan Briptu Hendra. Kehadiran personel Satlantas
disambut antusias oleh para siswa dan dewan guru yang mengikuti kegiatan dengan
penuh perhatian.

Program Police Go To School
merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan edukasi sejak dini kepada
pelajar mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas. Melalui kegiatan ini, para
siswa dibekali pemahaman tentang aturan berkendara yang benar serta pentingnya
menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap perjalanan.

Dalam pemaparannya, personel
Satlantas menjelaskan bahwa tingginya mobilitas pelajar di jalan raya harus
diimbangi dengan pengetahuan yang memadai mengenai etika dan aturan berlalu
lintas. Edukasi tersebut diharapkan mampu membentuk karakter pelajar yang
disiplin, bertanggung jawab, dan menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di
lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Adapun materi yang disampaikan
kepada para siswa meliputi pentingnya mematuhi rambu-rambu dan marka jalan,
kewajiban menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda
motor, larangan mengemudi bagi pelajar yang belum memenuhi persyaratan memiliki
Surat Izin Mengemudi (SIM), bahaya menggunakan telepon genggam saat berkendara,
pentingnya melengkapi surat-surat kendaraan, etika berkendara yang mengutamakan
keselamatan pengguna jalan lain, serta dampak hukum dan risiko fatal akibat
pelanggaran lalu lintas.


Kasat Lantas Polres Sanggau IPTU
Andiet Tri Hatmojo mengatakan bahwa keselamatan berlalu lintas harus dibangun
melalui pendidikan dan kesadaran sejak usia sekolah. Menurutnya, pelajar
memiliki peran penting sebagai agen perubahan yang dapat menjadi contoh dalam
menciptakan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan keluarga maupun
masyarakat.

“Kami berharap melalui program
Police Go To School ini para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas,
tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Keselamatan adalah
tanggung jawab bersama. Jadilah pelopor keselamatan, patuhi aturan, gunakan
perlengkapan keselamatan, dan jangan pernah mengendarai kendaraan apabila belum
memenuhi persyaratan yang ditentukan,” tegasnya.

IPTU Andiet menambahkan, kegiatan
edukasi di sekolah akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk
upaya preventif untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang
melibatkan usia produktif, khususnya kalangan pelajar. Sinergi antara
kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat dinilai menjadi kunci
dalam membentuk budaya berlalu lintas yang aman dan tertib.

Melalui kegiatan ini, Satlantas
Polres Sanggau berharap para siswa SMAN 3 Sanggau semakin memahami pentingnya
mematuhi peraturan lalu lintas, memiliki kesadaran untuk selalu mengutamakan
keselamatan saat berada di jalan, serta mampu menjadi pelopor keselamatan
berlalu lintas yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitarnya.

Satlantas
Polres Sanggau berkomitmen untuk terus menghadirkan program edukatif yang
menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis dan
komunikatif, diharapkan tercipta generasi muda yang disiplin, bertanggung
jawab, dan mampu mewujudkan budaya tertib berlalu lintas demi terpeliharanya
keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kabupaten
Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version