Polres Sanggau – Semangat nasionalisme
dan pengabdian kepada bangsa dan negara kembali diteguhkan melalui Apel
Gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 yang
digelar di halaman Mapolsek Entikong, Desa Sontas, Kecamatan Entikong,
Kabupaten Sanggau, Jumat (17/7/2026) pagi.
dan pengabdian kepada bangsa dan negara kembali diteguhkan melalui Apel
Gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 yang
digelar di halaman Mapolsek Entikong, Desa Sontas, Kecamatan Entikong,
Kabupaten Sanggau, Jumat (17/7/2026) pagi.
Apel yang dimulai sekitar pukul 08.00
WIB tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam)
Entikong, jajaran Polsek Entikong, personel TNI, ASN dan Non-ASN, serta
sejumlah unsur masyarakat dan instansi terkait di wilayah Kecamatan Entikong.
WIB tersebut diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam)
Entikong, jajaran Polsek Entikong, personel TNI, ASN dan Non-ASN, serta
sejumlah unsur masyarakat dan instansi terkait di wilayah Kecamatan Entikong.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat
Entikong Miko Martoyo, S.Sos., M.A.P., Sekcam Entikong Asing, S.Hut., Kapolsek
Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., Danramil Entikong Kapten Warsidi,
Wakapolsek Entikong IPTU H. Pintor Hutajulu, Kepala Puskesmas Entikong Gatot Setiarno,
SKM., Kepala SMP Negeri 1 Entikong Iwan, Sekjen DAD Entikong Yono, Ketua
Paguyuban Jawa Sukur, serta peserta apel lainnya.
Entikong Miko Martoyo, S.Sos., M.A.P., Sekcam Entikong Asing, S.Hut., Kapolsek
Entikong AKP Donny Sembiring, S.H., Danramil Entikong Kapten Warsidi,
Wakapolsek Entikong IPTU H. Pintor Hutajulu, Kepala Puskesmas Entikong Gatot Setiarno,
SKM., Kepala SMP Negeri 1 Entikong Iwan, Sekjen DAD Entikong Yono, Ketua
Paguyuban Jawa Sukur, serta peserta apel lainnya.
Bertindak sebagai pembina apel, Camat
Entikong Miko Martoyo menyampaikan bahwa Hari Kesadaran Nasional merupakan
momentum untuk mengingatkan seluruh aparatur negara terhadap tugas, tanggung
jawab, dan fungsi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Entikong Miko Martoyo menyampaikan bahwa Hari Kesadaran Nasional merupakan
momentum untuk mengingatkan seluruh aparatur negara terhadap tugas, tanggung
jawab, dan fungsi pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
“Apel ini bukan hanya dilaksanakan di
Kecamatan Entikong, tetapi merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara
nasional. Melalui apel ini, kita diingatkan kembali bahwa kita adalah aparatur
negara yang memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan pelayanan serta
pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Miko dalam amanatnya.
Kecamatan Entikong, tetapi merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara
nasional. Melalui apel ini, kita diingatkan kembali bahwa kita adalah aparatur
negara yang memiliki tugas dan fungsi untuk memberikan pelayanan serta
pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ujar Miko dalam amanatnya.
Ia juga mengajak seluruh aparatur
untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan tidak
saling menjatuhkan. Menurutnya, soliditas dan sikap saling menghargai merupakan
bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus
meningkatkan kualitas pelayanan publik.
untuk membangun hubungan kerja yang harmonis, saling mendukung, dan tidak
saling menjatuhkan. Menurutnya, soliditas dan sikap saling menghargai merupakan
bagian penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat sekaligus
meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Marilah kita selalu bersyukur dan
saling memberikan dukungan. Jangan saling menjatuhkan, tetapi mari kita saling
menguatkan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik,” pesannya kepada
seluruh peserta apel.
saling memberikan dukungan. Jangan saling menjatuhkan, tetapi mari kita saling
menguatkan agar pelaksanaan tugas dapat berjalan dengan baik,” pesannya kepada
seluruh peserta apel.
Dalam kesempatan tersebut, Camat
Entikong juga menekankan pentingnya kedisiplinan, termasuk penguasaan terhadap
lagu Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bagi ASN dan Non-ASN. Hal
tersebut dinilai sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kebersamaan, dan
penguatan identitas sebagai aparatur yang mengabdi kepada negara.
Entikong juga menekankan pentingnya kedisiplinan, termasuk penguasaan terhadap
lagu Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bagi ASN dan Non-ASN. Hal
tersebut dinilai sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan, kebersamaan, dan
penguatan identitas sebagai aparatur yang mengabdi kepada negara.
Kapolsek Entikong AKP Donny Sembiring,
S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan apel gabungan tersebut menjadi ruang
penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam menjaga
stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan.
S.H., menyampaikan bahwa pelaksanaan apel gabungan tersebut menjadi ruang
penting untuk memperkuat sinergi antarinstansi, khususnya dalam menjaga
stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan.
“Apel gabungan ini bukan sekadar
kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan,
soliditas, dan komunikasi antarunsur pemerintahan serta seluruh elemen yang ada
di Kecamatan Entikong. Sinergi yang baik akan semakin memperkuat pelayanan
kepada masyarakat,” kata AKP Donny Sembiring.
kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan,
soliditas, dan komunikasi antarunsur pemerintahan serta seluruh elemen yang ada
di Kecamatan Entikong. Sinergi yang baik akan semakin memperkuat pelayanan
kepada masyarakat,” kata AKP Donny Sembiring.
Menurutnya, keberadaan Kecamatan
Entikong sebagai wilayah perbatasan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh
pihak. Karena itu, semangat kebersamaan dan kesadaran terhadap tugas harus
terus dipelihara agar setiap pelayanan dan pengabdian dapat dilaksanakan secara
profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Entikong sebagai wilayah perbatasan membutuhkan komitmen dan kolaborasi seluruh
pihak. Karena itu, semangat kebersamaan dan kesadaran terhadap tugas harus
terus dipelihara agar setiap pelayanan dan pengabdian dapat dilaksanakan secara
profesional, humanis, dan bertanggung jawab.
Apel
Gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 tersebut
selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan
aman, tertib, kondusif, dan terkendali. Momentum tersebut diharapkan semakin
memupuk semangat nasionalisme, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat
kualitas pengabdian aparatur kepada bangsa, negara, dan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
Gabungan dalam rangka memperingati Hari Kesadaran Nasional Tahun 2026 tersebut
selesai sekitar pukul 08.30 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan
aman, tertib, kondusif, dan terkendali. Momentum tersebut diharapkan semakin
memupuk semangat nasionalisme, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat
kualitas pengabdian aparatur kepada bangsa, negara, dan masyarakat. (Dny Ard / Humas Res Sgu)
