Polres Sanggau – Komitmen Polsek Kapuas Polres Sanggau dalam mendukung
program ketahanan pangan nasional kembali membuahkan hasil. Pada Jumat
(10/7/2026), Polsek Kapuas melaksanakan pengiriman sekaligus penjualan Jagung
Pipil Kering (JPK) ke Perum Bulog Cabang Sanggau setelah melalui serangkaian
proses pemeriksaan mutu sesuai standar yang telah ditetapkan.

Pengiriman tersebut merupakan bagian dari upaya nyata Polri dalam
mendukung program swasembada pangan melalui pemanfaatan sektor pertanian.
Jagung Pipil Kering yang diproduksi Polsek Kapuas berhasil dipasarkan ke Bulog
sebagai mitra penyerapan hasil panen petani maupun kelompok binaan.

Dalam proses penerimaan, Bulog Cabang Sanggau terlebih dahulu melakukan
pengujian kualitas terhadap Jagung Pipil Kering yang dikirim. Hasil pemeriksaan
menunjukkan kadar air (KA) sebesar 12,9 persen dan kandungan aflatoksin sebesar
12 PPB. Berdasarkan hasil uji tersebut, sebanyak 350
Kilogram Jagung Pipil Kering dinyatakan memenuhi
spesifikasi mutu dan layak diterima oleh Bulog.

Atas hasil tersebut, Bulog Cabang Sanggau membeli Jagung Pipil Kering
Polsek Kapuas dengan harga Rp6.400 per kilogram. Penjualan tersebut menjadi
bukti bahwa hasil budidaya yang dikelola dengan baik mampu memenuhi standar
kualitas yang dipersyaratkan oleh lembaga pemerintah sebagai offtaker hasil
pertanian.

Di sisi lain, proses pengujian mutu juga menunjukkan pentingnya menjaga
kualitas pascapanen. Sebanyak 1.500
Kilogram atau 1,5 Ton Jagung Pipil Kering belum dapat diterima
Bulog karena belum memenuhi standar kadar air dan kandungan aflatoksin. Hasil
pemeriksaan mencatat kadar air mencapai 15 persen dengan kandungan aflatoksin
sebesar 140 PPB, sehingga komoditas tersebut harus ditunda penjualannya hingga
memenuhi persyaratan mutu.


Kapolsek Kapuas Iptu Marianus, SH mengatakan bahwa proses seleksi kualitas yang dilakukan Bulog menjadi
pembelajaran penting dalam meningkatkan mutu hasil panen. Menurutnya,
keberhasilan menjual sebagian hasil produksi merupakan motivasi untuk terus
memperbaiki tata kelola budidaya maupun penanganan pascapanen agar seluruh
hasil panen dapat memenuhi standar yang ditetapkan.

“Kami mendukung penuh program ketahanan pangan nasional, namun kami juga
memahami bahwa kualitas menjadi faktor utama dalam pemasaran hasil pertanian.
Oleh karena itu, kami akan terus melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap
proses budidaya, pengeringan, hingga penyimpanan agar hasil panen berikutnya
memiliki kualitas yang lebih baik dan seluruh produksi dapat terserap oleh
Bulog,” ujar
nya.

Iptu Marianus
menambahkan, keberhasilan
pengiriman Jagung Pipil Kering yang memenuhi standar Bulog merupakan bukti
bahwa sinergi antara Polri, pemerintah, dan para pelaku pertanian mampu
menghasilkan komoditas yang memiliki daya saing. Sementara hasil yang belum
memenuhi spesifikasi akan menjadi bahan evaluasi untuk dilakukan perbaikan
secara berkelanjutan.

Program ketahanan pangan yang dijalankan Polsek Kapuas tidak hanya
berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga menekankan pentingnya
kualitas hasil panen agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Melalui
pengelolaan yang baik, hasil pertanian diharapkan mampu memberikan manfaat bagi
masyarakat sekaligus mendukung stabilitas pangan di Kabupaten Sanggau.

Polsek Kapuas berkomitmen
terus memperkuat pendampingan di sektor pertanian sebagai bagian dari
implementasi Polri Presisi yang hadir mendukung pembangunan nasional. Langkah
tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas, menjaga kualitas
hasil panen, serta memperkuat ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah
Kabupaten Sanggau.
(Dny Ard / Hms Res Sgu)


Share.
Exit mobile version