Polres Sanggau
Upaya mendukung program ketahanan pangan nasional terus menunjukkan hasil
positif di wilayah Kabupaten Sanggau. Kelompok Sukarelawan Moh. Riadi bersama
mitra pendamping pertanian melaksanakan Panen Jagung Hibrida Kuartal II Tahun
2026 di Dusun Timaga, Desa Thang Raya, Kecamatan Beduai, Kabupaten Sanggau,
Kamis (18/6/2026).

Kegiatan panen
yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut merupakan hasil dari penanaman
jagung hibrida yang dilakukan pada Kuartal I Tahun 2026, tepatnya pada 25
Februari 2026. Lahan yang digunakan memiliki luas sekitar satu hektare dan
dikelola secara swadaya oleh kelompok tani setempat sebagai bagian dari
dukungan terhadap program swasembada pangan.

Turut hadir
dalam kegiatan tersebut Kapolsek Beduai AKP Heri Triyana, S.H., M.E., personel
Polsek Beduai, Staf Operator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Beduai
Herkulanus, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Mawang Muda Martinus Iwan,
A.Md., serta anggota Kelompok Sukarelawan Moh. Riadi dan rekan-rekan.

Pelaksanaan
panen tidak hanya dilakukan untuk memetik hasil produksi, tetapi juga disertai
kegiatan ubinan guna mengetahui estimasi produktivitas lahan. Proses ubinan
dilakukan oleh petugas BPP dan PPL sebagai metode pengukuran yang umum
digunakan untuk memperkirakan hasil panen per hektare secara lebih akurat.

Dari hasil
pengambilan dua sampel plot panen, diperoleh hasil masing-masing sebesar 5,9 Kilogram
dan 6,1 Kilogram. Berdasarkan perhitungan rata-rata, hasil ubinan mencapai 6
kilogram per plot sampel.

Melalui metode
perhitungan standar ubinan, hasil tersebut diproyeksikan menghasilkan panen
tongkol basah sekitar 9,6 ton per hektare. Angka tersebut menunjukkan
produktivitas yang cukup baik dan menjadi indikator keberhasilan budidaya
jagung hibrida yang dilakukan kelompok tani di wilayah Kecamatan Beduai.


Kapolsek Beduai
AKP Heri Triyana, S.H., M.E. mengatakan bahwa keberhasilan panen ini merupakan
hasil kerja keras para petani yang didukung sinergi berbagai pihak, termasuk
penyuluh pertanian dan unsur pemerintah yang terus mendorong penguatan sektor
pertanian di daerah.

“Panen jagung
hibrida ini menjadi bukti bahwa semangat masyarakat dalam mendukung ketahanan
pangan terus tumbuh. Kami sangat mengapresiasi kerja keras kelompok tani yang
telah berhasil mengelola lahan secara produktif sehingga menghasilkan panen
yang cukup menggembirakan,” ujarnya.

Menurutnya,
sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan
sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan
terhadap para petani harus terus diperkuat melalui pendampingan, pemanfaatan
teknologi pertanian, serta kolaborasi lintas sektor.

AKP Heri Triyana
menambahkan bahwa Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan
ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung berbagai program pemerintah yang
berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, termasuk penguatan ketahanan pangan
nasional.

“Kami berharap
hasil panen ini dapat memberikan motivasi bagi kelompok tani lainnya untuk
terus meningkatkan produktivitas pertanian. Ketahanan pangan merupakan tanggung
jawab bersama dan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan daerah
maupun nasional,” tambahnya.

Kegiatan panen jagung
hibrida ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung program swasembada
pangan dan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia. Melalui
penguatan sektor pertanian dari tingkat desa, diharapkan tercipta kemandirian
pangan yang berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten
Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version