Polres Sanggau – Komitmen mendukung ketahanan pangan nasional
terus diwujudkan melalui sinergi antara kepolisian, kelompok tani, dan instansi
terkait. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen jagung hibrida yang
dilaksanakan Kelompok Tani (Poktan) Makmur, mitra Polsek Parindu, di Dusun
Tunas Lino, Desa Hibun, Kecamatan Parindu, Kabupaten Sanggau, Rabu (10/6/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut merupakan hasil
budidaya jagung hibrida yang ditanam pada 18 Februari 2026 di lahan seluas satu
hektare. Panen ini menjadi bagian dari program ketahanan pangan yang terus
didorong guna meningkatkan produktivitas sektor pertanian sekaligus mendukung
swasembada pangan nasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Poktan Makmur Hansip,
Bhabinkamtibmas Desa Hibun Brigpol Tri Wahyono yang mewakili Kapolsek Parindu,
perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Parindu Arby Pujiantoro
selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta seluruh anggota Poktan Makmur.

Panen jagung hibrida ini menjadi bukti nyata keberhasilan kolaborasi
antara petani dan berbagai pihak dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan
pertanian produktif. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi kelompok tani,
hasil panen juga berkontribusi terhadap upaya menjaga ketersediaan pangan di
daerah.

Untuk mengetahui potensi hasil panen secara objektif, dilakukan metode
ubinan oleh petugas yang mengacu pada standar pengukuran hasil pertanian. Dari
tiga plot sampel yang diambil, diperoleh hasil masing-masing sebesar 1,1 Kilogram,
3,5 kilogram, dan 2,6 kilogram.

Berdasarkan perhitungan rata-rata dari ketiga sampel tersebut, diperoleh
hasil ubinan sebesar 2,4 kilogram. Dengan menggunakan metode estimasi per
hektare, hasil panen jagung hibrida di lahan Poktan Makmur diperkirakan
mencapai 3,84 Ton tongkol basah per hektare.


Kapolsek Parindu IPTU Sutono menyampaikan apresiasi kepada seluruh
anggota Poktan Makmur yang telah bekerja keras mulai dari proses penanaman,
pemeliharaan hingga panen. Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa
sektor pertanian memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan
nasional.

“Polri melalui program ketahanan pangan terus memberikan dukungan kepada
kelompok tani agar produktivitas pertanian semakin meningkat. Hasil panen ini
menjadi bukti bahwa kolaborasi antara petani, pemerintah, dan kepolisian dapat
memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar IPTU Sutono.

Ia menambahkan, keberhasilan panen jagung hibrida tersebut sejalan
dengan upaya mendukung program swasembada pangan nasional serta implementasi
Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan sektor pangan sebagai
salah satu prioritas pembangunan nasional.

Menurut IPTU Sutono, ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab
pemerintah, tetapi juga memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen
masyarakat. Oleh karena itu, Polsek Parindu akan terus hadir mendampingi dan
mendorong kelompok tani agar mampu meningkatkan hasil produksi secara
berkelanjutan.

Melalui panen jagung
hibrida ini, diharapkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian semakin
meningkat. Keberhasilan Poktan Makmur juga diharapkan dapat menjadi motivasi
bagi kelompok tani lainnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai
fondasi utama ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten
Sanggau. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version