Polres Sanggau – Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya
Bodok–Bonti, tepatnya di depan Puskesmas Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau,
Rabu (20/5/2026) malam. Peristiwa nahas tersebut melibatkan satu unit sepeda
motor Yamaha Mio M3 warna biru hitam bernomor polisi KB 3449 UX yang dikendarai
seorang pria berinisial MN (46).

Korban diketahui merupakan warga Dusun Terusan, Desa Bonti, Kecamatan
Bonti, Kabupaten Sanggau. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 22.15 WIB saat
kondisi arus lalu lintas di kawasan tersebut relatif sepi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, sebelum
kejadian korban mengendarai sepeda motor dari arah Kecamatan Bodok menuju
Kecamatan Bonti. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara diduga kehilangan
kendali sehingga sepeda motor yang dikendarainya keluar jalur dan menghantam
tembok semen di pinggir jalan.

Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka robek serius di bagian
kepala sebelah kiri dengan panjang sekitar lima sentimeter. Warga yang
mengetahui kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dan membawa korban
menuju Puskesmas Bonti untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun nahas, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan. Korban dinyatakan
meninggal dunia akibat luka berat yang dialaminya setelah kecelakaan tunggal
tersebut.

Petugas dari Polsek Bonti yang menerima laporan kejadian segera
mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mengamankan
barang bukti kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi
kecelakaan.


Kapolsek Bonti, IPTU Erpan Yudi Asmara, mengatakan pihaknya masih
melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tunggal tersebut. Dugaan
sementara, kecelakaan terjadi akibat pengendara kehilangan kendali saat
melintas di ruas jalan tersebut pada malam hari.

“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk
melakukan penanganan awal, membantu evakuasi korban, serta mengamankan
kendaraan yang terlibat kecelakaan. Saat ini kendaraan sudah diamankan di
Mapolsek Bonti untuk proses lebih lanjut,” ujarnya.

IPTU Erpan mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati saat
berkendara, terutama pada malam hari. Menurutnya, faktor kelelahan, kurang
konsentrasi, hingga kondisi jalan dapat menjadi pemicu terjadinya kecelakaan
lalu lintas apabila pengendara tidak waspada.

“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan untuk selalu mengutamakan
keselamatan berkendara, memastikan kondisi fisik dalam keadaan baik, mematuhi
aturan lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan agar kejadian serupa
tidak kembali terjadi,” tambahnya.

Peristiwa tersebut menambah
daftar kecelakaan lalu lintas tunggal di wilayah Kabupaten Sanggau. Kepolisian
berharap masyarakat semakin meningkatkan kesadaran dalam berlalu lintas guna
menekan angka kecelakaan dan korban jiwa di jalan raya. (Dny Ard / Humas Res
Sgu)


Share.
Exit mobile version