Polres Sanggau – Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan
nyaman terus dilakukan di wilayah Kecamatan Jangkang, Kabupaten Sanggau. Salah
satunya melalui kegiatan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kekerasan
yang digelar di Aula SMAN 1 Jangkang, Selasa, 19 Mei 2026.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti para
siswa dan tenaga pendidik SMAN 1 Jangkang. Sosialisasi dilaksanakan sebagai
bentuk edukasi kepada pelajar terkait bahaya kekerasan serta langkah pencegahan
terhadap berbagai tindak kejahatan yang kerap terjadi di lingkungan sekolah.

Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kepala Sekolah SMAN 1 Jangkang,
Gugun Cahyadi, pihak Puskesmas Balai Sebut, personel Polsek Jangkang AIPDA M.
Suhendra, Korwil Kecamatan Jangkang, serta para siswa dan siswi SMAN 1
Jangkang.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pihak sekolah yang menekankan
pentingnya membangun budaya saling menghormati dan menjaga keamanan di
lingkungan pendidikan. Sekolah juga mengajak seluruh siswa untuk lebih peduli
terhadap sesama dan menghindari segala bentuk tindakan kekerasan maupun
perundungan.

Dalam sesi pemaparan materi, personel Polsek Jangkang memberikan edukasi
mengenai bentuk-bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekolah,
mulai dari perundungan, kekerasan fisik, kekerasan verbal, hingga pengaruh
negatif pergaulan yang dapat berujung pada tindakan melanggar hukum.

Selain itu, pihak Puskesmas Balai Sebut turut memberikan pemahaman
terkait dampak psikologis dan kesehatan mental akibat tindakan kekerasan di
kalangan pelajar. Para siswa juga diberikan motivasi agar berani melapor kepada
guru maupun pihak berwenang apabila mengalami atau menyaksikan tindakan
kekerasan.


Kapolsek Jangkang IPTU Sukarjo mengatakan kegiatan sosialisasi tersebut
merupakan langkah preventif untuk membangun kesadaran pelajar agar mampu
menjaga diri dan menciptakan lingkungan sekolah yang sehat serta aman dari
tindakan kekerasan.

“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan pemahaman kepada para
pelajar mengenai bahaya kekerasan dan dampak hukumnya. Kami berharap siswa
mampu menjadi generasi yang disiplin, saling menghargai, dan berani menolak
segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah,” ungkapnya.

Kapolsek Jangkang menambahkan, peran sekolah, orang tua, dan lingkungan
sekitar sangat penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu,
sinergi antara institusi pendidikan, aparat kepolisian, dan tenaga kesehatan
dinilai menjadi langkah strategis dalam upaya pencegahan kenakalan remaja.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab antara siswa
dengan narasumber. Para pelajar tampak antusias menyampaikan pertanyaan seputar
cara menghadapi perundungan, penyalahgunaan media sosial, hingga langkah yang
harus dilakukan ketika menjadi korban kekerasan.

Melalui sosialisasi tersebut, diharapkan para siswa memiliki pemahaman
yang lebih baik mengenai bahaya kekerasan serta mampu menerapkan sikap saling
menghormati dan menjaga keamanan bersama di lingkungan sekolah maupun dalam
kehidupan sehari-hari.

Polsek Jangkang menegaskan
komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan
pembinaan kepada generasi muda sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi
kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Jangkang.
(Dny Ard /
Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version