Polres Sanggau – Polsek Entikong, Polres Sanggau, melaksanakan
pengamanan ibadah Hari Minggu pada Minggu, 3 Mei 2026, sebagai bagian dari
upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah perbatasan.
Kegiatan tersebut berlangsung di Gereja St. Fransiskus Asisi Entikong mulai
pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Entikong yang disiagakan untuk
memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, tertib, dan lancar.
Kehadiran polisi di lokasi juga bertujuan memberikan rasa nyaman bagi jemaat
yang melaksanakan ibadah.

Ibadah Minggu dipimpin oleh Flavianus Yosinarta, Pr., dan diikuti
sekitar 200 jemaat yang hadir dengan penuh kekhusyukan.

Selama pelaksanaan ibadah, petugas melakukan pengawasan di area sekitar
gereja serta memantau situasi lingkungan guna mengantisipasi potensi gangguan
kamtibmas.

Ibadah berlangsung hingga pukul 10.00 WIB dalam suasana yang aman dan
kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan yang dapat menghambat jalannya
kegiatan keagamaan tersebut.

Kapolsek Entikong, AKP Donny Sembiring, SH., menyampaikan bahwa
pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin kebebasan beribadah.


“Kami hadir untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan
aman dan nyaman. Ini adalah bagian dari tugas kami sebagai pelindung, pengayom,
dan pelayan masyarakat,” ujarnya.

AKP Donny Sembiring mengungkapkan kegiatan pengamanan rumah ibadah akan
terus dilakukan secara rutin, terutama pada hari besar keagamaan maupun ibadah
mingguan.

Menurutnya, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat tidak
hanya berfungsi sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai bentuk pendekatan
humanis untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Polsek Entikong juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk
bersama-sama menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama demi
terciptanya situasi yang harmonis.

Dengan terlaksananya
pengamanan ini, diharapkan stabilitas kamtibmas di wilayah Entikong tetap
terjaga, serta masyarakat dapat beraktivitas, termasuk beribadah, dengan rasa
aman dan damai. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version