Polres Sanggau Polsek Bonti terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program
ketahanan pangan melalui kegiatan pengecekan tanaman jagung hibrida di lahan
Demplot I tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 10 April 2026,
mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, berlokasi di Dusun Sami, Desa Sami,
Kecamatan Bonti, Kabupaten Sanggau.

Pengecekan
dilakukan terhadap tanaman jagung yang telah memasuki usia 79 hari setelah
tanam (HST). Kegiatan ini merupakan bagian dari Program 2 Ketahanan Pangan,
khususnya dalam pemanfaatan lahan produktif guna mendukung swasembada pangan
nasional.

Kapolsek Bonti,
Iptu Erpan Yudi Asmara, bersama anggota Bhabinkamtibmas turun langsung ke
lapangan untuk memastikan kondisi tanaman dan lahan tetap dalam keadaan
optimal.

Kehadiran aparat
kepolisian ini sekaligus menjadi bentuk pendampingan kepada petani mitra dalam
mengelola pertanian yang berkelanjutan.

Lahan yang
diperiksa merupakan milik petani bernama AB Suhadi yang tergabung dalam
Kelompok Tani Semangat Baru. Dengan luas kurang lebih satu hektare, lahan
tersebut ditanami jagung hibrida jenis Beltras 1 yang saat ini menunjukkan
pertumbuhan yang cukup baik.

Dalam kegiatan
tersebut, dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi lahan pasca
penyemprotan herbisida. Hasilnya menunjukkan bahwa gulma dapat dikendalikan
dengan baik menggunakan herbisida selektif, sehingga tidak mengganggu
pertumbuhan tanaman utama.


Secara umum,
kondisi tanaman jagung terpantau rata-rata sesuai dengan fase pertumbuhan di
usia 79 HST. Tanaman terlihat sehat, seragam, dan tidak ditemukan adanya
gangguan signifikan yang dapat menghambat produktivitas.

Kapolsek Bonti,
Iptu Erpan Yudi Asmara, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan
pengecekan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan keberhasilan
program ketahanan pangan.

“Kami terus
melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan tanaman tumbuh optimal.
Ini adalah bagian dari dukungan kami terhadap program ketahanan pangan nasional
dan upaya meningkatkan kesejahteraan petani,” ujarnya.

Ia juga
menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya petani,
menjadi kunci dalam menjaga stabilitas pangan di daerah. Menurutnya,
pemanfaatan lahan produktif harus terus didorong agar hasil pertanian dapat
maksimal dan berkelanjutan.

Berdasarkan
hasil pengecekan, tanaman jagung di lahan Demplot I dinilai dalam kondisi baik
dan siap untuk tahap pemupukan lanjutan guna mendukung peningkatan hasil panen.
Langkah ini diharapkan dapat menjaga kualitas serta kuantitas produksi jagung
di wilayah tersebut.

Seluruh rangkaian kegiatan
pengecekan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Polsek Bonti
memastikan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan
sebagai bentuk komitmen dalam mendukung program Asta Cita Presiden Republik
Indonesia, khususnya di sektor ketahanan pangan. (Dny Ard / Humas Res Sgu)


Share.
Exit mobile version