Penjelasan:

Beredar unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim bahwa Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani disebut telah sepakat menyerahkan pengelolaan tanah bekas bencana alam kepada Cina.

Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, setelah dilakukan penelusuran menggunakan mesin pencari Google dengan memasukkan kata kunci “Presiden Prabowo dan Puan Maharani Sepakat Tanah Bekas Bencana Dikelola China”, tidak ditemukan pemberitaan kredibel yang membenarkan klaim. Mengutip dari kompas.com pada tanggal 1 Januari 2026, Presiden Prabowo memang mengatakan bahwa material lumpur pascabencana di Sumatra, khususnya banjir dan tanah longsor Aceh, diminati oleh pihak swasta. Menurut Presiden Prabowo, pemanfaatan lumpur tersebut tidak hanya mendukung percepatan normalisasi sungai, tetapi juga dapat memberikan manfaat langsung bagi pemerintah daerah. Selain itu, masih mengutip dari kompas.com, Puan Maharani juga mengatakan saat menerima kunjungan Ketua Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat Cina Wang Huning di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada 3 Desember 2025. Akan tetapi, tidak ada bukti Puan menyampaikan soal pengelolaan tanah bencana kepada Cina dalam pertemuan tersebut atau pada kesempatan lain.

 

Link Counter :
  • https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/03/30/153500482/-hoaks-prabowo-dan-puan-sepakat-tanah-bekas-bencana-dikelola-china?page=all#page2.
  • https://nasional.kompas.com/read/2026/01/01/17221571/prabowo-sebut-lumpur-bencana-sumatera-diminati-swasta-mau-dibeli-silakan
  • https://nasional.kompas.com/read/2025/12/04/15203681/puan-maharani-terima-kunjungan-ketua-mpr-china-minta-kemitraan-ri-china
Share.
Exit mobile version