Longsor dan Banjir di Sejumlah Kawasan Kota Sanggau, Sekretaris BPBD Pimpin Tim Terjun ke Lokasi


POTO : salah seorang personel BPBD Sanggau menunjukan retakan pada rumah warga yang terkena imbas tanah bergerak (Istimewa)

Pewarta/editor : Sery Tayan

SANGGAU – RADARKALBAR.COM

DAMPAK dari tingginya intensitas curah hujan, yang mengguyur Kota Sanggau, sejumlah kawasan ‘diterjang’ banjir dan longsor, pada Sabtu (11/3/2023).

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sanggau, Budi Darmawan S Tp, MM mengungkapkan ada beberapa kawasan yang terjadi banjir dan tanah longor. Untuk tanah longsor dua titik berada di jalan Dr Surono, Kelurahan Tanjung Sekayam dan Kelurahan Sungai Sengkuang, Jalan Agus Salim Kelurahan Beringin, Jalan Ahmad Yani lingkungan Kantu’, Kecamatan Kapuas. Kemudian, untuk banjir di Kelurahan Beringin

“Banjir akibat hujan lebat di wilayah Kota Sanggau terjadi melanda beberapa kawasan Jalan Mungguk Badan di Gang Mandiri 1 dan Mandiri 2 Kelurahan Beringin. Nah, untuk penanganan longsor dan pergerakan tanah terjadi di beberapa kawasan,” ungkap pria yang juga Ketua MABM Kabupaten Sanggau ini, Sabtu (11/3/2023).

Ditambahkan, untuk tanah longsor terjadi di beberapa kawasan masing-masing di Jalan Dr Surono, material longsor sempat menutupi badan jalan dan mengganggu akses lalu lintas dan mematahkan pipa jaringan PDAM. Untuk longsor terjadi di Jalan Ahmad Yani Lingkunagan Kantu’ menyebabkan barau pinggiran Sungai Kantu di belakang workshop PLN ambruk sepanjang sekitar 20 meter. Lantas, untuk longsor di jalan Agus Salim, Kelurahan Beringin sempat menutup akses akses Gang Zariah.

“Untuk di kawasan ini, material longsor sempat menutup akses Gang Kali Jati lingkungan Kantu dan terbentukmya retakan tanah sepanjang 80 meter. Pada lokasi ini berdampak pada 4 rumah warga, masing-masing milik H Syamsudin, Abang Wawan Kurniawan, Saparudin dan Alm Nek Teh,” paparnya.

Selanjut kata pria yang akrab disapa Bang Budi ini, longsor pada barau pasangan batu di jalan RE. Martadinata, Kelurahan Tanjung Kapuas atau depan asrama Kodim Bukit Permai.

“Material pada longsor ini sempat menutup drainase dan sebagian jalan raya,” timpalnya.

Menurut Bang Budi, untuk material longsor sudah dibersihkan tim gabungan terdiri dari TRC BPBD, anggota Kodim 1204 Sanggau, Koramil 1204/01 Kapuas, Polsek Kapuas, Damkar Sanggau, personil PDAM Sanggau, personil Bina Marga dan SDA serta sejumlah pihak lainnya.

“Material sudah dibersihkan. Dan saat ini akses lalu lintas sudah berjalan seperti biasa,” jelasnya.

Bang Budi mengimbau masyarakat di Kabupaten Sanggau untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat kondisi cuaca yang cukup ekstrem. Dimana sangat rawan terjadinya banjir, angin puting beliung dan tanah longsor (batingsor).

“Kita dari BPBD Sanggau mengimbau masyarakat untuk selalu waspada. Mengingat cuaca yang saat ini terbilang ekstrem. Jika bepergian hati-hati akan pohon tumbang dan yang berdiam di bantaran sungai, perhatikan gerakan debit air,” imbaunya.

Saat penanganan material longsor pada sejumlah kawasan ini. Untuk BPBD dipimpin langsung Sekretaris BPBD Sanggau Budi Darmawan S Tp, MM.

Tampak hadir juga Kepala Dinas BM-SDA Sanggau John Hendri dan sejumlah pihak lainnya.

Sepekan 2 kali longsor

Kawasan yang rentan dilanda longsor berada di ruas jalan Dr Surono, Kelurahan Sungai Sengkuang, Kecamatan Kapuas. Hal ini dikarenakan kontur tanah berupa tebing, baik yang berada di daratan maupun tepi sungai Sekayam.

Lurah Sungai Sengkuan, Gusti Syafarani mengatakan dalam sepekan belakangan ini sudah dua kali tanah longsor di Jalan Dr Surono. Bahkan kali ini terjadi di dua titik.

“Ya, ada dua titik lokasi tanah longsor, di Jalan Dr Surono. Jadi titik pertama tepat di bawah Instalasi PDAM. Kemudian dibawah asrama polisi,” ujarnya.