PAUD Al-Fatimah Tayan Wisudakan Anak Didiknya


FOTO : Momen wisuda PAUD Al – Fatimah (Ist)

TAYAN HILIR – radarkalbar.com

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Al-Fatimah, Desa Pedalaman, Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau melaksanakan wisuda sebanyak 23 anak didiknya, pada Minggu (12/6/2022).

Prosesi wisuda atau haflah akhirussanah (momen rutin akhir tahun ajaran, red) ini berlangsung di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Utin Wangi. Sementara, seremoni wisuda dilaksanakan Bunda PAUD Desa Pedalaman, Ny Emilga Dahara Sunarto.

Menariknya, sebelum digelar wisuda ini, terlebih dahulu dilaksanakan arak-arakan diiringi drumband oleh para santri Ponpes Agropolitan Al-Ma’arif Sintang. Kemudian sembari mengiringi para siswa PAUD ini menuju tempat pelaksanaan wisuda tersebut.

Seremoni wisuda ke – 4 PAUD Al-Fatimah ini dihadiri pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Agropolitan Nurul Ma’arif, Sintang, KH Muhammad Ghozali, Ketua STAIM Sintang Muhammad Faisal S Pd I, M Pd.

Selain itu, tampak hadir Camat Tayan Hilir, Lovianus A, Bunda PAUD Kecamatan Tayan, perwakilan Polsek Tayan, Kades Pedalaman Sunarto, Ketua PKG Tayan Hilir, Bunda Literasi, para tokoh masyarakat serta orang tua siswa.

Diketahui, PAUD Al-Fatimah ini dinaungi Ponpes Agropolitan Nurul Ma’arif, dengan kepala sekolah, Susila Rahmi A Md. Adapun wisuda kali ini sebanyak 23 orang, dengan siswa laki-laki sebanyak 10 orang dan perempuan 13 orang.

Pengasuh Ponpes Agropolitan Al Ma’arif, KH Muhammad Ghozali mengatakan PAUD penting karena tahap pertama untuk membentuk moral kepribadian pada anak. Dimana dalam kehidupan diutamakan ilmu bermanfaat,ekonomi yang ckup serta anak-anak yang shaleh.

Ditambahkan, pada masa golden age (usia emas, red), usia dini anak memiliki daya tangkap otak yang sangat baik. Sehingga ilmu apa saja yang diberikan sesuai tahapan perkembangannya mampu dicerna dengan baik.

“Oleh sebab itu, dalam mendidik anak-anak PAUD kita harus ekstra hati-hati. Jangan sampai hal yang belum pas untuk mereka ketahui tapi telah terlanjur dipelajarinya,” ujar pria yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan ini.

Kepada orang tua anak-anak yang diwisuda, KH Ghozali juga berpesan untuk tetap mendorong belajar Mengaji.

“Mengajinya harus lebih pintar dan rajin lagi agar jika sudah besar bisa memahami isi Alquran dan diamalkan,” pesannya.

Sementara, terpisah Kepala Desa Pedalaman, Sunarto mengatakan PAUD merupakan jawaban sekaligus membuka jalan bagi anak-anak dalam belajar ilmu pengetahuan khususnya dibidang keagamaan.

“Untuk itu saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PAUD Al-Fatimah, yang telah mewisudakan untuk keempat kalinya,” ucap pria yang akrab disapa Narto ini.

Kedepan Narto, berharap agar jajaran pengelola PAUD Al- Fatimah tetap konsisten dalam membina generasi di wilayah tersebut.

” Kepada anak – anak saya yang saat ini mengikuti wisuda saya mengucapkan selamat. Dan semoga ilmu yang diperoleh di lembaga ini akan dapat di manfaatkan sebaik-baiknya,” ungkap dia.

Pewarta : Tim redaksi.

Editor : Sery Tayan