Wabup Sanggau Membuka Secara Resmi Bekudoung Poyo Tono Hibun ke-III


  • Sabtu, 20 Februari 2021
  • 15:44 WIB
  • Wabup Sanggau Membuka Secara Resmi Bekudoung Poyo Tono Hibun ke-III

    Wabup Sanggau Membuka Secara Resmi Bekudoung Poyo Tono Hibun ke-III

    SANGGAU – Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes Ontot, M.Si membuka secara resmi kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun Ke-III di Aula Tabor Kecamatan Parindu, Sabtu Pagi (20-02-2021).

    Hadir pada kegiatan tersebut Sekjen DAD Kabupaten Sanggau Urbanus, S.Sos, Kabag Hukum Setda Sanggau, Marina Rona, Ketua PDKS Kabupaten Sanggau Yuvenalis Krismono, Anggota DPRD Prov Kalbar Fransiskus Suwondo, Anggota DPRD Kabupaten Sanggau, Yance, Camat Parindu, Anggota Forkopimcam Kecamatan Parindu, tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

    Kedatangan rombongan Wakil Bupati Sanggau diiringi dengan musik dan tarian khas dayak menuju Aula Tabor dan kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

    Pada Kesempatan tersebut Wakil Bupati Sanggau berharap kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi positif seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan Pemerintah Daerah hingga ke tingkat nasional.

    “Saya berharap dengan adanya Kegiatan Bekudoung Poyo Tono Hibun ke-III ini tentu dapat melahirkan banyak hal, terutama bagi kepentingan masyarakat suku Dayak di Sanggau kemudian tentu hasilnya juga akan mampu memberikan kontribusi pada pembangunan daerah dan sampai di tingkat Nasional. Saya juga yakin bahwa adat dayak ini mampu memberikan kontribusi yang besar dalam rangka bagaimana kita membantu pemerintah dalam menjaga banyak hal seperti keamanan, kenyamanan, ketentraman dan ketertiban di berbagai aspek kegiatan pemerintah” Tuturnya.

    “Kemudian kita berharap nanti dari kegiatan ini akan mampu untuk melahirkan sebuah kesepakatan internal agar orang dayak Hibun ini tetap kompak, bersatu, dan bersinergi dengan sesama. Komitmen ini harus  tetap kita jaga untuk mencegah perkelahian antar sesama terutama dalam konteks politik”.

    Masyarakat Hibun harus mampu bersinergi dengan banyak sub suku/etnis yang ada di Kabupaten Sanggau sehingga dapat menjadi suku yang mampu disegani oleh masyarakat secara luas.

    “Orang segan sama kita ini bukan karena kekuatan tetapi bagaimana cara kita berkomunikasi dan mensinergikan banyak hal menjadi sesuatu kekuatan bersama untuk kita membangun Kabupaten Sanggau ini”, tegasnya.

    Penulis: Izar




    Like it? Share with your friends!