Komisi II DPRD Sanggau Inspeksi Mendadak di Tayan, Begini Hasilnya


  • Rabu, 8 April 2020
  • 16:02 WIB
  • Komisi II DPRD Sanggau Inspeksi Mendadak di Tayan, Begini Hasilnya

    radarkalbar.com,SANGGAU- Guna untuk mengetahui harga sembilan bahan.pokok (sembako) dan kesiapan perbankan terkait merebaknya Covid 19 sejak beberapa waktu belakangan ini.

    Komisi II DPRD Kabupaten Sanggau melaksanakan inspeksi mendadak (sidak), pada sejumlah pasar di Kota Tayan Hilir, Rabu (8/4/2020).

    Ketua Komisi 2 DPRD Sanggau Yeremias Marcelinus memimpin langsung sidak yang diikuti seluruh anggotanya, dan didampingi   Kabag Ekonomi Setda Sanggau Sikai, Kabid Pasar Dinas Perindagkop Ratih Pujiastuti, Camat Tayan Hilir Lovianus didampingi Sekcam Tayan Hilir Ahmad Surgama, Kapolsek Kapuas Iptu Sagi, Danramil Tayan Kapten Inf Demianus, dan Kades Pedalaman Sunarto.

    Tim gabungan ini awalnya mendatangi pasar tradisional Mentari Desa Kawat. Saat berada di pasar ini tim gabungan bukan hanya  memotoring harga sembako, daging serta ikan.

    Akan tetapi juga mengaku prihatin dengan kondisi pasar yang terlihat kotor dan kumuh, dikarenakan limbah dan sampah dibuang sembarangan.

    Setelah itu, tim meneruskan sidak itu ke sejumlah perwakilan bank yang ada di kota Tayan Hilir. Maksudnya untuk melihat kesiapan bank dalam penerapan protokol kesehatan, dan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat termasuk upaya pencegahan Covid  19.

    Usai itu, tim ini menuju agen sembako yang berada di jalan Gusti Jafar. Untuk mengecek pasokan, ketersediaan dan harga sembako.

    Ketua Komisi II DPRD Sanggau, Yeremias Marcelinus mengatakan sidak itu dilaksanakan, guna untuk melihat dan mengecek secara langsung perkembangan harga terutama sembako ditengah wabah Covid-19.

    “Kita dari Komisi II ini ingin melihat bagaimana kondisi harga barang kebutuhan masyarakat termasuk sembako ditengah virus ini. Nah, dari beberapa kali sidak, kami menemukan sejumlah harga mengalami kenaikan seperti gula seharga Rp 25 ribu per kilogram, bawang putih 42 ribu, bawang merah 47 ribu dan beberapa komoditi lainnya, mengalami kenaikan,” ungkapnya.

    Baca juga

    Menurut politisi PDI Perjuangan Sanggau ini, atas temuan di lapangan, maka DPRD Sanggau akan menindaklanjuti.

    “Hasil sidak kita di Tayan ini. Maka kami akan segera berkoordinasi dan menggelar rapat dengan pihak terkait. Tujuannya agar tahu upaya apa yang akan mereka laksanakan untuk menekan gejolak harga barang-barang kebutuhan ini,” jelasnya.

    Selain itu tegas pria yang akrab disapa Kocan ini, pihaknya akan memberikan saran dan masukan sesuai realita yang yang ditemui di lapangan.

    Pewarta : tim liputan.
    Editor : @dmin.


    Like it? Share with your friends!