Dampak Negatif Internet Atau Medsos Bisa Menggangu Waktu Belajar Anak


  • Rabu, 11 September 2019
  • 10:46 WIB
  • Dampak Negatif Internet Atau Medsos Bisa Menggangu Waktu Belajar Anak

    //DISKOMINFO-SGU//
    SANGGAU – Untuk kesekiankalinya Sosialisasi Internet Sehat dan Anti Hoax digelar bagi kalangan pelajar oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sanggau. Kali ini yang mendapat giliran program sosialisasi tersebut adalah SD Negeri Nomor 24 Tuan Desa Kedakas Kecamatan Tayan Hulu, Selasa (10/9/2019).

    Kegiatan dilaksanakan dalam rangkaian pembinaan desa fokus di Desa Kedakas tahun 2019, dihadiri oleh Ketua dan Pengurus Komite Sekolah, Kepala Sekolah dan dewan Guru, Kepala Dusun dan Kepala Desa.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Sekolah Ibu Fathonah Nila Widia, M.Pd menyambut baik kegiatan sosialisasi ini guna memberikan gambaran tentang penggunaan internet yang baik dan benar bagi kalangan pelajar.

    “Daerah kami sulit sekali untuk berkomunikasi dengan menggunakan handphone termasuk untuk menggunakan jaringan internet. Apabila saya mau mengirim data atau memperoleh informasi, saya harus nongkrong dulu di cafe untuk mendapatkan wifi, karena untuk sekarang ini terkait administrasi sekolah sebagian besar sudah diproses melalui online,” kata Kepala Sekolah SDN 24 Tuan Desa Kedakas.

    Dalam kesempatan yang sama Ketua Komite SDN 24 Tuan Desa Kedakas mengucapkan syukur dengan adanya sosialisasi anti hoax dari Dinas Komisi foto Kabupaten Sanggau ini, agar anak-anak lebih memahami lagi bagaimana penggunaan internet dengan cerdas hingga tidak terjebak dengan berita atau informasi yang tidak benar atau hoax.

    Sementara itu Kepala Desa Kedakas, Rusnadi Asui menggarisbawahi dengan yang disampaikan oleh Kepala Sekolah bahwa Desa Kedakas ini memerlukan jaringan internet.

    “Kami mohon kepada Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau untuk dapat memberikan solusi bagaimana caranya daerah kami ini dapat terpasang tower untuk jaringan internet, apakah kami harus membuat proposal atau bagaimana dan ditujukan kepada siapa,” ujar Kades Kedakas Rusnadi Asui.

    Atas beberapa permasalahan yang disampaikan tersebut, tertutama dari Kepala Sekolah SDN 24 Tuan Desa Kedakas dan Kepala Desa Kedakas tentang penyediaan tower untuk jaringan internet, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau dalam hal ini diwakili Kasi Pengelolaan Informasi Publik Ishak, S.Sos, M.A.P selaku narasumber menjelaskan bahwa Dinas Kominfo Kabupaten Sanggau sejak Tahun 2017 telah mengajukan pembangunan tower kepada Kementerian Kominfo RI dan telah direalisasikan sebanhak 11 unit termasuk salahsatu Desa di Kecamatan Tayan Hulu.

    “Untuk Desa Kedakas dan beberapa desa lainnya sudah diusulkan, namun belum ada informasi tentang tindaklanjutnya hingga saat ini,” jelas Kasi Pengelolaan Informasi Publik Ishak.

    Lanjut dikatakannya, terkait internet sehat, bahwa internet yang digunakan dengan mengikuti norma, etika dan mengikuti aturan dalam dunia ITE (Informasi Transaksi Elektronik). termasuk undang-undang yang mengatur tentang sangsi yang diberikan terhadap pelanggar penyebarluasan informasi yang tidak benar,” jelasnya.

    Ishak juga menjelaskan kepada siswa-siswi terkait dampak positif dari internet atau media sosial (Medsos).

    “Dampak positif dari internet atau media sosial, yakni komunikasi dan interaksi membuat yang jauh menjadi dekat, kreatifitas menghasilkan, memberikan peluang usaha dan kesempatan kerja, membangun relasi dan komunitas, menolong dan empati, berbagi ilmu pengetahuan dan destinasi wisata,” jelasnya.

    Adapun yang menjadi dampak negatif dari internet atau media sosial yakni menjauhkan yang dekat, minimnya sosialisasi dengan lingkungan sekitar, rawan terjadi perselisihan, kejahatan semakin banyak dan mengurangi waktu belajar.

    “Berpesan kepada anak-anak pelajar semuanya, untuk bisa menggunakan teknologi dengan bijak, yang bisa mendatangkan manfaat khususnya untuk menunjang pelajaran disekolah. Jangan sampai kesenangan dalam bermain game di HP tersebut akhirnya membuat anak-anak lupa, bahkan malas untuk belajar,” pesannya.

    Untuk itulah, Ishak mengajak kepada siswa-siswi SD Negeri 24 Tuan Desa Kedakas untuk berjanji menggunakan internet secara sehat, tidak update status yang berlebihan, tidak mengupload foto pribadi, serta tidak membuat dan menyebar berita bohong (hoax).

    Penulis : Ishak, S.Sos, M.A.P
    Editor : Alfian




    Like it? Share with your friends!