BREAKING NEWS – Jembatan di Entikong Sanggau Ambruk, Akses Ke Tiga Kabupaten Terputus


  • Senin, 18 Mei 2020
  • 20:44 WIB
  • BREAKING NEWS - Jembatan di Entikong Sanggau Ambruk, Akses Ke Tiga Kabupaten Terputus

    TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU –  Sebuah jembatan paralel di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, yang menghubungkan 3 kabupaten, yakni Kabupaten Sanggau, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, ambruk pada, Senin (18/05/2020).

    Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Entikong AKP Novrial Alberti Kombo.

    Ia mengatakan, jembatan tersebut merupakan akses vital yang sering dilalui warga. 

    “Saat ini warga melewati jalan alternatif yang melewati jalan perkebunan kelapa sawit,” ujarnya.

    Siswa Terkendala Belajar Daring, Dinas Pendidikan Sekadau Andalkan Inisiatif Guru

    Kapolres Pastikan Situasi Kamtibmas di Sanggau Terkendali

    Sebuah jembatan paralel di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, yang menghubungkan 3 kabupaten, yakni Kabupaten Sanggau, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, ambruk pada Senin (18/05/2020)
    Sebuah jembatan paralel di Kecamatan Entikong Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat, yang menghubungkan 3 kabupaten, yakni Kabupaten Sanggau, Kabupaten Bengkayang dan Kabupaten Landak, ambruk pada Senin (18/05/2020) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA)

    Kombo menerangkan, peristiwa ambruknya jembatan pada Senin (18/5/2020) sekitar pukul 09.00 WIB.

    Saat itu, anggota kepolisian mendapat laporan ambruknya jembatan dari masyarakat setempat.

    “Dari laporan, sejauh ini tidak ada dikabarkan korban jiwa,” terang Kombo, sapaan akrabnya. 

    Menurutnya, jembatan itu ambruk karena terjangan banjir dan gorong-gorong tidak mampu menahan debit air. 

    “Ditambah lagi hujan deras pada Minggu (17/5/2020) yang menghanyutkan kayu dan menghantam jembatan,” lanjut Kombo.

    Polsek Pontianak Timur Bagikan Ratusan Paket Makanan Ke Warga yang Membutuhkan

    BREAKING NEWS-Senyum Bahagia 8 Pasien Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Ini Pesan Gubernur Sutarmidji

    Kombo juga menjelaskan, pihaknya telah melalukan langkah-langkah berupa mendatangi dan mengecek kondisi jembatan.

    Mereka juga menutup sementara akses jalan sampai ada perbaikan dari pemerintah daerah dan meminta masyarakat menggunakan jalur alternatif melalui jalan perkebunan. 

    “Imbauan kepada masyarakat supaya tidak melewati jalan itu masih terus dilakukan,” tukasnya. (*)

     Update Informasi Kamu Via Launcher Tribun Pontianak Berikut:
    https://play.google.com/store/apps/details?id=com.wTribunPontianak_10091838

    Update berita pilihan
    tribunpontianak.co.id di WhatsApp
    Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak




    Like it? Share with your friends!