ASN Nakertrans Sanggau dan Supir Taksi Jalani Rapid Test Covid-19


  • Kamis, 25 Juni 2020
  • 14:41 WIB
  • ASN Nakertrans Sanggau dan Supir Taksi Jalani Rapid Test Covid-19

    ASN (PNS dan Tenaga Kontrak) di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kab. Sanggau bersama para Supir Taxi di Wilayah Kab. Sanggau di-Rapid test corona oleh Tim dari Puskesmas Tanjung Sekayam pada hari Jumat (12/06). Pemeriksaan ini berdasarkan atas permohonan dari Kepala Dinas Nakertrans Kab. Sanggau kepada Kepala Dinas Kesehatan Kab. Sanggau dalam rangka memberikan  perlindungan dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Hal ini dilaksanakan mengingat tugas pokok dan fungsi Disnakertrans Kab. Sanggau  di masa pandemi Covid-19 ini tetap aktif melakukan pelayanan terhadap masyarakat yang membutuhkan pembuatan Kartu Pencari Kerja, pendampingan untuk mendapatkan Kartu Pra Kerja, monitoring pemulangan PMI, penyelesaian Kasus-kasus Bidang Ketenagakerjaan dan Bidang Transmigrasi. Meskipun telah menerapkan protokol kesehatan, tidak menutup kemungkinan para ASN di dinas ini dapat terpapar virus Corona.

    Rapid test corona adalah salah satu jenis pemeriksaan untuk mendeteksi adanya infeksi virus Corona (COVID-19) dalam tubuh. Rapid test sebagai upaya screening atau seleksi orang yang berpotensi terinfeksi karena ada keluhan klinis seperti batuk, pilek, demam, gangguan pernapasan dan sakit tenggorokan.

    Tahapan pemeriksaan yang dilakukan yakni pertama, pengecekan suhu tubuh. Suhu tubuh dalam keadaan normal berada di kisaran 36,1 – 37,2 derajat Celcius. Ketika suhu tubuh berada di atas normal, berarti tubuh sedang berjuang melawan penyakit atau infeksi yang menyerang.

    Tahapan kedua rapid test adalah pengambilan sampel darah untuk menguji reaktif atau tidaknya darah terhadap reagen Covid-19. Apabila hasil tes dinyatakan positif, belum tentu orang tersebut menderita Covid-19. Hal ini perlu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut melalui Real-Time-PCR (RT-PCR) dengan swab tenggorokan. Jika hasil tes dinyatakan negatif, maka perlu dilakukan tes kembali setelah 10 hari kemudian. Seseorang dikatakan bebas Covid-19 bila hasil rapid test kedua juga negatif.

    “Puji Tuhan, hasil rapid tes kemarin (Jumat, 12/06) staf Disnakertrans dan para sopir taxi Sanggau semuanya non reaktif”, Paulus Usrin selaku Kepala Dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi menyampaikan kabar baik dari Puskesmas Tanjung Sekayam Kabupaten Sanggau.




    Like it? Share with your friends!