AKBP Imam Riyadi : Karhutla Merupakan Tanggung Jawab Kita Bersama, Bukan Hanya Pemerintah


  • Jumat, 16 Agustus 2019
  • 15:54 WIB
  • AKBP Imam Riyadi : Karhutla Merupakan Tanggung Jawab Kita Bersama, Bukan Hanya Pemerintah


    Polres Sanggau – Bertempat di
    Ruang Musyawarah Lantai 1 Kantor Bupati
    , Dilaksanakannya
    Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten
    Sanggau, Kamis
    (15/8).

    Hadir pada
    kegiatan tersebut Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.
    IP,
    M.
    Si, Wakil Bupati Sanggau Drs. Yohanes
    Ontot, M.
    Si., Kapolres Sanggau AKBP Imam
    Riyadi, S.
    IK., MH., Dandim 1204 Sanggau Letkol
    Inf. Gede Setiawan, Kepala OPD, Camat Se-Kab. Sanggau, Kapolsek Se-Kab.
    Sanggau, Danramil Se-Kab. Sanggau serta seluruh perwakilan
    perusahaan-perusahaan se-Kab. Sanggau.

    Kegiatan ini
    merupakan tindak lanjut hasil Rakor Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan
    (Kahutla) di Balai Petitih Kantor Gubernur Provinsi Kalbar pada tanggal 12
    Agustus 2019.

    Saat
    ini titik-titik hot spot semakin meningkat di Kalimantan Barat terlebih di Kab.
    Sanggau, dengan demikian hal tersebut harus segera di tangani dan di tindak
    lanjuti bagaimana kita mencari solusi sehingga kebakaran hutan dan lahan ini
    dapat kita atasi,
    ujar Wabup Sanggau dalam paparannya.
    Hal tersebut
    di pertegas oleh Kapolsek dan Dandim Sanggau untuk sementara secara umum
    situasi di wilayah Kab. Sanggau selama proses penanggulangan Karhutla dalam
    keadaan aman dan kondusif.

    Kapolres Sanggau
    AKBP Imam Riyadi dalam arahannya mengatakan
    Karhutla bukan
    hanya tugas Pemerintah saja, tetapi tolong kita semua segenap pelaku usaha
    bersama-sama ikut membantu bagaimana menanggulangi kebakaran tersebut. 

    Sejauh
    ini yang kami rasakan di lapangan kami masih kekurangan pasukan untuk
    memadamkan api dampak dari pembakaran lahan ters
    ebut.
    Hukum bukan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah Karhutla ini, tapi jika
    sudah berlebihan saya bisa menindak lebih lanjut para pelaku yang sengaja
    membakar lahan tersebut.

    Untuk
    saat ini melakukan sosialisasi bukan lah solusi yang tepat lagi, karena di
    lapangan titik hot spot sudah semakin meningkat, yang kami butuhkan saat ini
    adalah aksi di lapangan. Kemudian kami juga masih kekurangan masker yang
    berkualitas standar untuk para anggota yang bertugas, sekiranya kami bisa
    diberikan bantuan berupa masker untuk anggota-anggota memadamkan
    api, karena sampai saat ini sudah ada beberapa anggota kami yang terbaring
    sakit akibat dari asap pembakaran pada saat bertugas memadamkan api
    ,
    ungkap Kapolres
    Sanggau.

    Menanggapi hal
    tersebut, Bupati Sanggau dengan tegas meminta para Camat, Perusahaan, khususnya
    BPBD Kab. Sanggau untuk meminta seluruh anggotanya turun membantu Dandim dan
    Kapolres untuk turun ke lapangan memadamkan api.


    “Kalian bisa
    dengar bahwa Kapolres dan Dandim keteteran dilapangan kekurangan pasukan, saya
    minta semua anggota Penanggulangan Bencana Kab. Sanggau supaya turun tanpa
    terkecuali, bantu Bapak Kapolres dan Dandim Bersama anggotanya untuk mengatasi
    Karhutla ini,”
    ucap Bupati Sanggau.

    Saya
    minta perusahaan menyumbangkan masker kualitas standar untuk teman-teman kita
    yang bertugas, satu perusahaan 100 masker, saya tunggu paling lambat tanggal 20
    masker itu sudah di serahkan.” tegasnya.

    Like it? Share with your friends!