Penjelasan:

Beredar sebuah unggahan video di media sosial Instagram yang mengeklaim narasi bahwa Indonesia memegang kendali atas harga beras dunia. Dalam video tersebut juga mengklaim penghentian impor beras oleh Indonesia mulai 2025 membuat eksportir Vietnam dan Thailand marah serta menurunkan harga beras global.

 

Faktanya, klaim tersebut tidak benar. Dilansir dari tempo.co, setelah dilakukan penelusuran menggunakan mesin pencari Google dengan memasukkan kata kunci “Indonesia Kendalikan Harga Beras Dunia”, hasilnya tidak ditemukan informasi valid dari media kredibel yang membenarkan klaim tersebut. Mengutip dari reuters.com, harga beras global anjlok setelah India membuka kembali keran ekspor biji-bijian, termasuk komoditas beras, pada April 2025 setelah dibatasi sejak 2022. Tren penurunan ini segera diikuti oleh harga beras Thailand dan Vietnam. Selain itu, data dari Departemen Pertanian AS melalui situs fas.usda.gov, menunjukkan posisi Indonesia tidak signi?kan dalam pasar perdagangan beras global. Lebih lanjut, menurut Dosen dan Peneliti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember (FEB UNEJ) Adhitya Wardhono menjelaskan Indonesia sebenarnya masih melakukan impor selektif pada 2025 untuk jenis beras pecah industri, basmati, hom mali, dan kebutuhan khusus. Menurutnya, penurunan harga komoditas ini dipicu oleh melimpahnya pasokan dunia, bukan akibat kebijakan domestik Indonesia.

 

 

Link Counter :

Share.
Exit mobile version