Polres Sanggau – Upaya mendukung program ketahanan pangan terus
dilakukan jajaran Polri di wilayah Kabupaten Sanggau. Salah satunya melalui
kegiatan panen jagung hibrida yang dilaksanakan di lahan demplot Polsek Batang
Tarang, Dusun Senyabang, Desa Senyabang, Kecamatan Balai, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan dipimpin Wakapolsek Batang Tarang IPDA Roni Yakin dan
melibatkan personel Polsek Batang Tarang. Panen turut didampingi oleh Penyuluh
Pertanian Lapangan (PPL) Desa Senyabang, Anju, S.P., yang melakukan pengukuran
hasil panen menggunakan metode ubinan.

Panen jagung hibrida ini merupakan bagian dari program pembinaan dan
pemanfaatan lahan produktif yang dikembangkan Polsek Batang Tarang sebagai
bentuk dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di
wilayah hukum Polres Sanggau.

Dalam proses penghitungan hasil panen, PPL Desa Senyabang mengambil dua
sampel plot untuk dilakukan pengukuran produktivitas. Dari hasil ubinan, sampel
plot pertama menghasilkan 3,2 kilogram, sedangkan sampel plot kedua
menghasilkan 2,2 kilogram.

Berdasarkan hasil penghitungan tersebut, diperoleh rata-rata produksi
sebesar 2,7 kilogram per petak sampel. Setelah dikonversi menggunakan metode
ubinan standar, estimasi produktivitas lahan mencapai sekitar 4,32 ton per
hektare dalam kondisi jagung belum dipipil atau masih berbentuk tongkol.


Penyuluh Pertanian Lapangan Desa Senyabang, Anju, S.P., menjelaskan
bahwa hasil tersebut menunjukkan pertumbuhan tanaman yang cukup baik dan
berpotensi memberikan kontribusi positif terhadap produktivitas pertanian di
wilayah setempat.

Kapolsek Batang Tarang IPDA Miskun, S.H., M.H., mengatakan bahwa panen
jagung hibrida ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program
ketahanan pangan nasional sekaligus upaya mendorong pemanfaatan lahan produktif
secara berkelanjutan.

“Melalui lahan demplot ini, kami ingin memberikan contoh bahwa setiap
lahan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menghasilkan
komoditas yang bernilai ekonomi. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan
ini juga menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi masyarakat untuk terus
mengembangkan sektor pertanian,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Batang Tarang akan terus
berkolaborasi dengan pemerintah desa, penyuluh pertanian, dan kelompok tani
dalam mendukung berbagai program pertanian yang berdampak langsung terhadap
kesejahteraan masyarakat.

Setelah proses panen
selesai, seluruh hasil jagung hibrida akan dibawa ke Polsek Batang Tarang untuk
menjalani tahapan pengeringan dan pemipilan sebelum dilakukan penimbangan akhir
guna mengetahui jumlah produksi secara keseluruhan. (Dny Ard / Humas Res
Sgu)


Share.
Exit mobile version