Kepolisian
Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi
Prasetyo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama berkelanjutan
dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendukung misi perdamaian dunia,
dengan penekanan utama pada jaminan keamanan dan keselamatan personel yang
bertugas di wilayah konflik.
Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Wakapolri Komjen Pol Prof. Dr. Dedi
Prasetyo menegaskan komitmennya dalam memperkuat kerja sama berkelanjutan
dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna mendukung misi perdamaian dunia,
dengan penekanan utama pada jaminan keamanan dan keselamatan personel yang
bertugas di wilayah konflik.
Komitmen
tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police
Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar,
didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang
Perjamuan Mabes Polri, Jakarta.
tersebut disampaikan dalam pertemuan dengan delegasi United Nations Police
Division yang dipimpin oleh United Nations Police Adviser Faisal Shahkar,
didampingi Hai Nguyen serta Mehmet Ata Yenigun, yang berlangsung di Ruang
Perjamuan Mabes Polri, Jakarta.
Di
sisi lain, Faisal Shahkar menyampaikan apresiasi atas kontribusi Polri.
“Kami
mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Polri. Kami
akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan
kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” ujarnya.
mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan oleh Polri. Kami
akan terus mengembangkan dan memperkuat kerja sama ini guna meningkatkan
kontribusi bersama dalam misi perdamaian dunia,” ujarnya.
Ia
juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan di berbagai misi, personel Polri
menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam
memenuhi standar operasional PBB.
juga menyampaikan bahwa berdasarkan pengamatan di berbagai misi, personel Polri
menunjukkan profesionalisme, disiplin, serta kemampuan adaptasi yang baik dalam
memenuhi standar operasional PBB.
Disampaikan
bahwa kehadiran delegasi PBB merupakan bentuk nyata kesinambungan hubungan yang
telah terjalin erat. Kunjungan yang telah memasuki kali ketiga ini menjadi
bukti kuat erat dan berkesinambungannya kemitraan strategis antara Polri dan
PBB, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung pemeliharaan
perdamaian dunia.
bahwa kehadiran delegasi PBB merupakan bentuk nyata kesinambungan hubungan yang
telah terjalin erat. Kunjungan yang telah memasuki kali ketiga ini menjadi
bukti kuat erat dan berkesinambungannya kemitraan strategis antara Polri dan
PBB, sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam mendukung pemeliharaan
perdamaian dunia.
Kerja
sama Polri dengan United Nations Department of Peace Operations terus diperkuat
sejak penandatanganan Cooperation Action Points pada 26 Juni 2024 di New York,
sebagai bagian dari implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga
ketertiban dunia.
sama Polri dengan United Nations Department of Peace Operations terus diperkuat
sejak penandatanganan Cooperation Action Points pada 26 Juni 2024 di New York,
sebagai bagian dari implementasi amanat konstitusi Indonesia dalam menjaga
ketertiban dunia.
Sebagai
bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menyelenggarakan Annual FPU
Commanders Workshop (20–24 April 2026) serta akan melaksanakan Annual
Commanders Strategic Course pada Juli mendatang, sebagai upaya sistematis dalam
meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional.
bagian dari peningkatan kapasitas, Polri saat ini menyelenggarakan Annual FPU
Commanders Workshop (20–24 April 2026) serta akan melaksanakan Annual
Commanders Strategic Course pada Juli mendatang, sebagai upaya sistematis dalam
meningkatkan profesionalisme dan kesiapan personel dalam misi internasional.
Dalam
kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:
kontribusinya di lapangan, Polri saat ini menugaskan:
* 140
personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;
* 51
personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
* 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);
* 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);
* 9 personel di MONUSCO (Republik
Demokratik Kongo);
* 6 personel di UNFICYP (Siprus);
* 3 personel di UNISFA (Abyei).
personel Formed Police Unit (FPU) pada misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah;
* 51
personel Individual Police Officer (IPO) yang tersebar di lima misi, yaitu:
* 14 personel di MINUSCA (Afrika Tengah);
* 19 personel di UNMISS (Sudan Selatan);
* 9 personel di MONUSCO (Republik
Demokratik Kongo);
* 6 personel di UNFICYP (Siprus);
* 3 personel di UNISFA (Abyei).
Wakapolri
menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam
mendukung berbagai misi internasional.
menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang terus diberikan kepada Polri dalam
mendukung berbagai misi internasional.
“Kami
mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Polri dapat
terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman
personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Wakapolri.
mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, sehingga Polri dapat
terus berkontribusi aktif dalam misi perdamaian dunia, baik melalui pengiriman
personel maupun peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” ujar Wakapolri.
Lebih
lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa keselamatan personel merupakan prioritas
utama yang tidak dapat ditawar dalam setiap penugasan.
lanjut, Wakapolri menegaskan bahwa keselamatan personel merupakan prioritas
utama yang tidak dapat ditawar dalam setiap penugasan.
“Kami
akan terus menekankan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh personel yang
bertugas di daerah misi, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB
guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.
akan terus menekankan aspek keamanan dan keselamatan bagi seluruh personel yang
bertugas di daerah misi, serta memperkuat koordinasi dan kerja sama dengan PBB
guna memastikan efektivitas pelaksanaan tugas di lapangan,” tegasnya.
“Keselamatan
personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin
erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga
perdamaian dunia,” lanjut Wakapolri.
personel adalah prioritas utama. Kami berharap melalui kerja sama yang semakin
erat dan berkelanjutan, tidak ada lagi korban jiwa di kalangan penjaga
perdamaian dunia,” lanjut Wakapolri.
Sejalan
dengan itu, Polri juga terus meningkatkan kesiapan operasional melalui
persiapan FPU Level 3 guna menjawab tantangan konflik modern yang semakin
kompleks.
dengan itu, Polri juga terus meningkatkan kesiapan operasional melalui
persiapan FPU Level 3 guna menjawab tantangan konflik modern yang semakin
kompleks.
Pertemuan
ini menegaskan bahwa kerja sama Polri dan PBB akan terus diperkuat secara
berkelanjutan, dengan fokus utama pada perlindungan, keamanan, dan keselamatan
personel sebagai fondasi keberhasilan misi perdamaian dunia.
ini menegaskan bahwa kerja sama Polri dan PBB akan terus diperkuat secara
berkelanjutan, dengan fokus utama pada perlindungan, keamanan, dan keselamatan
personel sebagai fondasi keberhasilan misi perdamaian dunia.
Ke
depan, Polri optimistis kemitraan strategis ini akan semakin solid, adaptif,
dan memberikan manfaat nyata bagi perdamaian dunia serta kemanusiaan global.
depan, Polri optimistis kemitraan strategis ini akan semakin solid, adaptif,
dan memberikan manfaat nyata bagi perdamaian dunia serta kemanusiaan global.
