Penjelasan :
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim Duta Besar Amerika Serikat (AS) dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Gus Yahya, membahas masalah perang di Timur Tengah. Dubes AS tersebut diklaim memberikan mandat kepada Gus Yahya untuk mengajak masyarakat Indonesia mengecam serangan Iran yang terakhir.
Faktanya, unggahan dalam akun Facebook tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari tirto.id, setelah dilakukan pengecekan menggunakan pencarian gambar terbalik atau reverse image untuk menemukan gambar asli tidak ditemukan berita kredibel yang membenarkan klaim bahwa Gus Yahya menemui Dubes AS untuk mengecam tindakan Iran. Mengutip dari laman nu.or.id, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menemui Duta Besar Amerika Serikat (AS), Peter Mark Haymond, di Jalan Medan Merdeka Selatan, Kota Jakarta Pusat, pada Rabu, 1 April 2026. Dalam pertemuan itu, Gus Yahya tidak menyampaikan kecaman terhadap Iran ataupun ajakan kepada umat Islam untuk menolak tindakan Iran. Gus Yahya justru menyerukan dialog antara AS dan Iran agar dapat segera mengakhiri perang dan ketegangan karena kekhawatiran atas dampak perang yang dinilai sangat merugikan, terutama dari sisi ekonomi.
Link Counter :
![[HOAKS] Dubes AS & Gus Yahya Ajak Umat Islam Kecam Tindakan Iran – 07/04/2026](https://kabar.sanggau.go.id/wp-content/uploads/2026/04/pict-27.jpg)