Penjelasan:
Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang mengeklaim tidak ada kapal Pertamina yang tertahan di Selat Hormuz. Angkatan Laut Iran disebut mengizinkan dua kapal Pertamina bermuatan minyak melintas di Selat Hormuz pada 12 Maret 2026.
Faktanya, klaim bahwa lolosnya dua kapal Pertamina di Selat Hormuz membuktikan tak ada kapal tertahan adalah hoaks. Dilansir dari tempo.co, hingga 10 Maret 2026, dua kapal lain milik Pertamina yaitu, VLCC Pertamina Pride dan VLCC Gamsunoro masih tertahan di Selat Hormuz. Kapal Gamsunoro tengah mengangkut kargo pihak ketiga, sementara VLCC Pertamina Pride membawa minyak mentah jenis light crude oil untuk kebutuhan dalam negeri. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, menjelaskan bahwa Pertamina International Shipping (PIS) Paragon dan PIS Rinjani tidak sedang mengirim BBM ke Indonesia. Satu kapal berlayar menuju Kenya dan lainnya ke India. Guna menjamin pasokan energi domestik tetap aman, grup Pertamina mengoperasikan 345 kapal pengangkut BBM. Pertamina juga mendiversifikasi pemasok dengan membeli minyak dari Afrika dan Amerika.
Link Counter :
- https://www.tempo.co/cekfakta/menyesatkan-klaim-tak-ada-kapal-pertamina-tertahan-di-selat-hormuz-2121753
![[HOAKS] Tidak Ada Kapal Pertamina Tertahan di Selat Hormuz -22/3/2026](https://kabar.sanggau.go.id/wp-content/uploads/2026/03/ISU-HOAX-78.jpg)