Penjelasan:
Beredar unggahan di media sosial Facebook dengan narasi yang mengeklaim puluhan ribu peserta
Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)
statusnya dinonaktifkan karena efisiensi anggaran yang dilakukan oleh pemerintah.
Faktanya, klaim tersebut adalah tidak benar. Dilansir dari kompas.com, Kepala Dinas Sosial DIY Endang Patmintarsih menjelaskan puluhan ribu peserta BPJS gratis ini dicoret karena tidak masuk dalam Data
Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) terbaru yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Penonaktifan mengacu pada surat resmi Kemensos Nomor S-445/MS/DI.01/6/2025, yang mengatur
perubahan data berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Menurut Endang, verifikasi
dibutuhkan untuk memastikan apakah warga yang bersangkutan benar-benar sudah sejahtera atau
mereka yang tercoret masih dalam keadaan miskin.
Link Counter :
- https://www.kompas.com/cekfakta/read/2026/02/07/090647982/klarifikasi-pbi-jkn-nonaktif-di-diy-bukan-karena-efisiensi-anggaran?page=all#page2
- https://yogyakarta.kompas.com/read/2025/06/23/180902478/penyebab-57-ribu-wargadiy-dikeluarkan-dari-pbi jkn-dinsos-sampai?page=all
- https://money.kompas.com/read/2026/02/04/125159426/jangan-panik-kepesertaan-bpjs-kesehatan-tiba-tiba-nonaktif-begini-cara
![[HOAKS] PBI JKN Nonaktif di DIY karena Efisiensi Anggaran -9/2/2026](https://kabar.sanggau.go.id/wp-content/uploads/2026/02/ISU-HOAX-44.jpg)